Language :

Mahasiswa UIB  Mewakili Kepri dan Indonesia Dalam Ajang Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN)



Mahasiswa UIB  Mewakili Kepri dan Indonesia Dalam Ajang  Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN)

elaPemerintah Republik Indonesia dibawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melaksanakan sebuah program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Program ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan beberapa negara mitra seperti Malaysia, viagra Kanada, recipe Australia, try Tiongkok, Korea dan Jepang. Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 1973 silam. Kerjasama yang dilakukan yaitu dengan mengirimkan pemuda pemudi terbaik Indonesia ke negara yang dituju dan begitupun sebaliknya. Tujuan dari pelaksaan program ini adalah mengembangkan potensi generasi muda Indonesia dan memperluas pengetahuan serta wawasan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Pengiriman pemuda dan pemudi terbaik yang akan di jadikan duta mewakili negara Indonesia dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi terlebih dahulu. Penyeleksian peserta PPAN ini dipercayakan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setiap provinsi yang dibantu melalui organisasi ikatan alumni PPAN dan KPN yang disebut PCMI (Purwa Caraka Muda Indonesia). Sebelum seleksi dilakukan Dispora Provinsi bekerjasama dengan PCMI setiap daerah biasanya terlebih dahulu melakukan Roadshow ke kampus – kampus untuk memberikan inforasi dan pengetahuan mengenai PPAN itu sendiri. Di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kegiatan Roadshow ini dilakukan oleh pengurus PCMI ke 2 kota yaitu Batam dan Tanjungpinang. Setelah roadshow dilakukan di beberapa kampus, pembukaan pendaftarann seleksi pun dilaksanakan di Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Batam dan Tanjungpinang.

rinaSelain seleksi PPAN, juga dilaksanakan secara bersamaan seleksi Kapal Pemuda Nusantara (KPN). Seleksi ini dilakukan dalam 2 tahap yaitu tahap awal dan final. Untuk peminat seleksi PPAN dan KPN di Kota Batam lebih sedikit dibandingkan Kota Tanjungpinang. Peserta seleksi di Batam yaitu sebanyak 22 orang sedangkan di Tanjungpinang 70 orang. Dari setiap kota diambil perwakilan yaitu 10 orang untuk masuk ke tahap final. Seleksi ditiap kota sama yaitu peserta harus melewati 3 sesi yaitu Tertulis, Wawancara dan Uji Bakat. “Untuk seleksi nya kita ada 3 tahap yaitu tertulis dengan menjawab soal 100 soal, lalu ada wawancara mengenai psikologi, bahasa inggris dan wawasan nusantara. Setelah kami diwajibkan untuk menampilkan bakat dan kemampuan yang kami punya di hadapan tim penilai baik seni maupun olahraga” ujar Ella Laraswati. Setelah melewati 3 jenis seleksi yang dilaksanakan, maka terpilih lah 10 orang kandidat perwakilan kota yang akan lanjut di seleksi final se Provinsi Kepri di Tanjungpinang. Total peserta yang masuk final berjumlah 20 orang. Dalam seleksi final ini juga dilakukan beragam seleksi seperti tes kemampuan berenang, group discussion, individual statemen dan penampilan bakat kelompok.

Dari segala macam seleksi yang dilaksanakan pada tanggal 14 sampai dengan 16 April 2017 tersebut maka terpilih lah 4 orang Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau sebagai Duta Pertukaran Pemuda Antar Negara Republik Indonesia. Pengumunan hasil seleksi dikeluarkan atas dasar Surat Keputusan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau yang ditandatangani oleh Drs. Maifrizon, M.Si yang memutuskan :

  1. Dodik Febriyanto

(Indonesia – Malaysia Youth Exchange Program)

  1. Rina Mustifany

(Indonesia – Australia Youth Exchange Program)

  1. Ella Laraswati

(Indonesia – Canada Youth Exchange Program)

  1. Putri Tiara

(Ship For South East Asia Youth Program)

Dari 4 orang tersebut 2 orang diantaranya adalah perwakilan dari Universitas Internasional Batam yaitu Ella Laraswati dan Rina Mustifany. Ella merupakan mahasiswa semester 6 Sarjana Akuntasi. Sedangkan Rina Mustifany merupakan mahasiswa semester 6 Sarjana Teknik Sipil. Menurut Ella, kegiatan ini merupakan suatu ajang bergengsi dan menarik yang belum banyak di ketahui oleh khalayak umum. Padahal melalui kegiatan ini mahasiswa atau pemuda mendapatkan keuntungan seperti menambah wawasan kebangsaan, budaya dan juga untuk menambah jaringan dan rekan baru dari seluruh Indonesia dan dari negara lainnya yang ikut serta dalam program ini. “Pokoknya banyak bangetlah kak keuntungan yang saya dapatkan dan saya senang bisa menjadi perwakilan Kepri untuk menjadi Duta Pemuda Indonesia di kancah Internasional” ujar Ella. (rkn)


ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInDigg thisPin on PinterestShare on RedditShare on Tumblr