Language :

SOSIALISASI 9 STANDAR AKREDITASI KEPADA SIVITAS AKADEMIKA DI LINGKINGAN UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM



         BATAM – Jumat (15/11/2018), Universitas Internasional Batam (UIB) menyelenggarakan sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh sivitas akademika mulai dari Tim Dekanat, Kepala Program Studi, Kepala Biro, Tenaga Pendidik dan Staf yang semuanya berjumlah 68 orang mengenai Pelatihan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 atau yang lebih sering disebut (9 Standar) versi 2018. Dalam sosialisasi yang dilaksanakan diisi oleh beberapa pemateri, diantaranya adalah Dr. Meiliana, SE., M.Si (Wakil Rektor I), Dr. Hepy Hefri Ariyanto, SE., M.M (Wakil Rektor III), Leil Badrah Zaki, S.Pd., M.Pd, Winsherly Tan, SH., MH, Toni Wibowo, S.Kom., MMSi,  dan Ridhayati, S.Psi.

             Sosialisasi yang sebelumnya telah dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), LLDIKTI Wilayah X yang dilaksanakan di Padang dan telah dihadiri oleh Leil Badrah Zaki, S.Pd., M.Pd, Winsherly Tan, SH., MH, Toni Wibowo, S.Kom., MMSi sebagai perwakilan dari Universitas Internasional Batam. Kemudian sosialisasi ini menjadi penting diteruskan kepada seluruh sivitas akademika karena UIB sadar bahwa kita telah memasuki era revolusi industri 4.0 dimana Perguruan Tinggi merupakan lembaga formal yang diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja kompeten yang siap menghadapi industri kerja yang kian berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

             Pelaksanaan akreditasi sendiri sangat penting dilakukan  karena merupakan sebuah penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan (pendidikan tinggi). Akreditasi juga merupakan proses evaluasi dan penilaian yang komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggara Tridharma perguruan tinggi.

                Dalam sosialisasi yang dilakukan pada hari Jumat pukul 14:00–17:00 WIB di Aula Universitas Internasional Batam tersebut bermaterikan bahwa IAPS yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2019 adalah yang berorientasikan pada output dan outcome, sementara pada IAPS sebelumnya yang lebih banyak mengukur pada aspek input. Dari sosialisasi yang disampaikan bahwa saat ini IAPS berorientasi pada output dan outcome bukan hanya karena 9 standar tetapi agar UIB bisa menjadi salah satu perguruan tinggi yang berkualitas  dan dapat menghasilkan kualitas dari para lulusannya agar dapat bersaing menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi pada era revolusi industri 4.0 secara berkelanjutan.



Comments are closed.