Language :

The 2nd ASEAN Youth Representatives in Experiencing The Philosophy Of Sufficiency Economy (AY-REPSE) 2018



The 2nd AY-REPSE merupakan program yang dirancang oleh Perdana Menteri Thailand dan Royal Government (Kerajaan Thailand) yang bertujuan untuk memahami Sufficiency Economy Philosophy (SEP) yang diterapkan di Thailand yang mengarah ke penerapan Sustainable Development Goals. SEP sendiri merupakan Philosophy yang diterapkan oleh King Rama IX (Bhumibol Adulyadej) ke masyarakat Thailand dan secara efektif serta signifikan memperbaiki perekonomian masyarakat Thailand. SEP – pun akan tetap dilanjutkan di masa King Rama X (Vajiralongkorn) yang mulai melanjutkan estafet perjuangan yang dimulai pada Oktober 2016 hingga saat ini.

Kami Delegasi Pemuda Indonesia, terdiri dari Provinsi Banten (Azzahra Mustika Herlambang), Jawa Timur (Austra Radityakanigara Basuki), Kalimantan Barat (Rahmat Ilahi), Gorontalo (Pipiet Irwansyah), Nusa Tenggara Barat (Muhamad Zurhalki), dan saya sendiri Ella Laraswati (Kepulauan Riau) merasa sangat bersyukur diberi kesempatan untuk belajar mengenal SEP dan mengenal sosok King Rama IX (Bhumibol Adulyadej) yang sangat menginspirasi. Bertemu dengan pemuda pemudi ASEAN (10 negara termasuk Indonesia) serta 2 Negara tamu Sri Lanka dan Bhutan juga merupakan point utama.

Saat tiba di Bangkok, kami disambut ramah dengan Liaison Officer (LO) yang selama 10 hari tersebut menjaga kami dengan sangat baik. Agenda kami dimulai dengan pembahasan mengenai Sustainable Development Goals dan presentasi setiap Negara mengenai apa point paling penting dari 17 point SDG’s yang bisa berpengaruh terhadap aspek lainnya, dan bagaimana peran pemuda untuk membantu mewujudkan hal tersebut.

Dilanjutkan dengan berkunjung ke Grand Palace , dan setelahnya terdapat diskusi umum mengenai Sufficiency Economy Philosophy.

Terdapat pembagian kelompok, Saya bersama teman dari Singapura, Cambodia, Malaysia, Myanmar, Vietnam merupakan teman seperjalanan yaitu Team Yellow. Setiap harinya schedule sangat full dan setiap harinya pula kami berpindah-pindah provinsi (Pathum Thani, Ang Thong, Ratchaburi, Saraburi, Samut Prakarn, Nakhon Pathom) adalah provinsi yang sempat kami kunjungi, Disanalah kami mengenal tentang area bisnis, rumah sakit, floating market, tempat tampungan air, jembatan, sistem pertanian, kerajinan tangan, museum, serta bagaimana kehidupan tradisional masyarakat Thailand yang sejalan dengan konsep SEP yang dimana terdapat 3 elemen penting (Moderation, Reasonableness, dan Self Immunity).

Diakhir kegiatan kami mempresentasikan perjalanan apa yang telah kami dapat semacam Country Report dan Post Program Activity, lalu penutupan kegiatan diakhiri dengan pembagian sertifikat, dan makan malam perpisahan diatas kapal. Disana juga terdapat tetesan mata, pelukan hangat dan tidak menyangka 10 hari terlewati begitu cepat. Masing – masing Negara juga menampilkan Cultural Performance yang membuat semaraknya makan malam tersebut. Sungguh Pengalaman yang sangat Menyenangkan, Program telah berakhir tapi hingga saat ini kami tetap saling menjaga komunikasi satu sama lain, dan menjaga kebersamaan sebagai Pemuda ASEAN dan terus meningkatkan kapasitas untuk menjadi Agent Change Maker di masa depan.