Language :

WISUDA KE XIII MAGISTER, SARJANA DAN DIPLOMA UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM



WISUDA KE XIII MAGISTER, SARJANA DAN DIPLOMA UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM

Universitas Internasional Batam (UIB) kembali mengadakan sidang senat terbuka dan acara Wisuda angkatan ke-13 jenjang Magister (S-2), Strata satu (S-1) dan Diploma (D3). Tahun ini UIB berhasil meluluskan 476 Wisudawan/wati yang terdiri dari 31 Wisudawan program Magister Manajemen, 21 Wisudawan program Magister Hukum, 422 Wisudawan Strata satu, dan 2 Wisudawan Diploma. Acara Wisuda ini diadakan di Swissbel Hotel, tepatnya di Balroom lantai24, Kamis (30/11) dan berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, yang diwakili oleh Ketua Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Bpk Arifin Nasir, Ketua YMTI Batam, Soehendro Gautama, SH. M.Hum., Sespel Kopertis X, Drs. Hanafi, Konjen Singapura di Batam, Mr. Gavin Chay serta partner sertifikasi internasional UIB dari ACCA Singapura dan Multimatics Jakarta.

Para wisudawan/wati Program Strata satu (S-1) UIB terdiri dari 15 Wisudawan  Prodi Teknik Sipil, 8 Wisudawan Prodi Teknik Elektro, 72 Wisudawan Prodi Sistem Informasi, 172 Wisudawan Prodi Manajemen, 95 Wisudawan Prodi Akuntansi, 60 Wisudawan Prodi Ilmu Hukum.

            UIB memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari bidang eksakta dan sosial. Untuk bidang eksakta, disandang oleh Fenia Yulinda, S.Kom dari prodi Sistem Informasi dengan nilai IPK 3,85 dan nilai TOEIC 795 sedangkan bidang sosial jatuh ke tangan Then Triyanto, S.E, BEc dari prodi Akuntansi dan IPK sebesar 3,97 dan nilai TOEIC mencapai 770. Untuk mahasiswa terbaik dari program Magister, adalah Kennardi Tanujaya, SE., MM., ACPAI dari prodi Magister Manjemen dengan nilai IPK 4,00 dan nilai TOEIC 795, kemudian dari Magister Hukum diraih oleh Putri Andini, S.H., M.H., LLM dengan nilai IPK 3,97 dan nilai TOEIC 875. Selain wisudawan terbaik, UIB juga memberikan penghargaan kepada Wisudawan Berprestasi, Linda, SE., CISMA yang saat ini berhasil mendapat beasiswa penuh studi lanjut S-2 dari Tunghai University Taiwan. Nilai IPK Linda mencapai 4,00 dengan nilai TOIEC 860 dan telah mendapat HSK 5.

            Berdasarkan laman pemeringkatan.ristekdikti.go.id, UIB berada pada peringkat 164 diantara 3.244 perguruan negeri dan swasta seluruh Indonesia. Dengan kata lain UIB masuk dalam Top 5% universitas di Indonesia. Pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemenristek DIKTI ini menilai empat komponen, yaitu SDM, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Penelitian dan Publikasi. Dilihat dari komponen kemahasiswaan, UIB berada pada peringkat 41. Sedangkan dari komponen penelitian dan publikasi UIB berada pada peringkat 146.  UIB bertekad masuk kedalam 100 besar universitas di Indonesia pada lima tahun mendatang. Untuk itu, UIB akan lebih meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM. (Humas UIB)