Bahasa :

Arsitektur


Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UIB Menyediakan Program Sarjana Arsitektur dengan gelar lulusan S.Ars (Sarjana Arsitektur). Program Studi Arsitektur telah resmi dibuka berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 23/KPT/I/2018 tentang izin pembukaan Program Studi Arsitektur Program Sarjana pada Universitas Internasional Batam.

 

Visi Program Studi Arsitektur

Menjadi program studi arsitektur maritim berbasis kearifan lokal dengan daya saing global yang mendukung pembangunan wilayah pesisir berkelanjutan.

 

Misi Program Studi Arsitektur

  1. Memberikan pendidikan arsitektur yang dinamis dan berdaya saing global.
  2. Melaksanakan penelitian yang kritis, analitis, inovatif dan aplikatif dalam bidang Arsitektur berkelanjutan pada konteks lokal, nasional maupun internasional.
  3. Menerapkan ilmu pengetahuan di bidang arsitektur yang berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
  4. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang memupuk jiwa entrepreneur.

 

Tujuan Program Studi Arsitektur

  1. Menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam berimajinasi, berfikir kreatif, berinovasi dan mengintegrasikan pengetahuan serta ketrampilan dalam membuat solusi desain arsitektur.
  2. Menghasilkan publikasi terkait fenomena global arsitektur pada wilayah pesisir yang sesuai dengan standar nasional dan internasional.
  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan manajerial dan kesadaran mengelola sumber daya alam dan memperhitungkan risiko bencana alam.
  4. Menghasilkan lulusan berjiwa entrepreneur yang kreatif dan inovatif.

 

Profil Lulusan dan Deskripsinya

No. Profil Lulusan Deskripsi Profil Lulusan
1. PRAKTISI ARSITEKTUR

Arsitek Profesi/ Konsultan/ Desainer Interior/ Desainer Lansekap/ Perancang Kota/Kawasan (Urban Designer)

1)    Mampu memformulasikan konsep dan mentransformasikan ke dalam bentuk yang layak dan fungsional serta menerapkan architectural related issues;

2)    Memiliki kemampuan dalam menentukan penggunaan struktur dan sistem bangunan yang relevan dalam teknologi arsitektur;

3)    Mampu meramu architectural related issues ke dalam perancangan;

4)    Mampu merancang desain arsitektur yang sesuai dengan kearifan lokal, sifat/karakteristik pengguna dan kesesuaian prinsip sustainable;

5)    Memiliki keahlian dalamperancanganarsitektur yang bercirikan Arsitektur maritime;

6)    Mampu mentransformasikan ide, gagasan, konsep kedalam bentuk desain gambar dan wujud nyata berupa bangunan, furniture, taman/lansekap dan perancangan suatu kawasan;

7)    Menguasai teknik presentasi dari gagasan/konsep dan hasil rancangan;

8)    Memiliki ilmu pengetahuan dan keahlian dibidang manajerial, komunikasi dan negosiasi untuk mendapat kesepakatan dengan klien.

2. KONTRAKTOR

Pelaksana dan Pengawas di bidang jasa konstruksi

1)    Memiliki kemampuan dalammelakukan perencanaan pelaksaan proyek konstruksi;

2)    Mampu melakukan manajerial proyek, mampu bekerjasama dalam tim dan mampu memberikan arahan kepada tim dalam pelaksanaan proyek konstruksi;

3)    Menguasai ilmu konstruksi sehingga mampu memberikan pengawasan secara cermat dan teliti pada setiap tahapan pekerjaan konstruksi;

4)    Memiliki kemampuan untuk memberikan keputusan dan solusi terkait permasalahan yang terjadi dan dapat memberikan gagasan terkait mitigasi resiko pada proyek konstruksi;

5)    Memiliki ilmu pengetahuan dan keahlian dibidang manajerial, komunikasi dan negosiasi untuk dapat memenangkan tender proyek kontraktor.

3. PENELITI/AKADEMISI

Peneliti/ Pendidik/ Akademisi

1)    Mampu mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki untuk kemajuan ilmu dan teknologi serta bermanfaat bagi masyarakat melalui penelitian-penelitan yang bermanfaat secara akademisi maupun praktisi;

2)    Mampu mengembangkan kemampuan dan keahlian diri, dapat menuangkan ide-ide yang dimiliki melalui research/penelitian pada tingkat nasional maupun internasional.

3)    Memiliki pengabdian dan pelayanan dalam dunia pendidikan dengan memberikan pengajaran dari ilmu dan pengetahuan yang dimiliki.

4)    Memiliki ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan bertambah dengan pembelajaran yang berkelanjutan dijenjang pendidikan yang lebih tinggi.

5)    Mampu memberikan pengarahan dan bimbingan terkait karya ilmiah dan penelitian dalam lingkup nasional dan internasional.

4. PENGAMBIL KEBIJAKAN

Manajerial/Instansi Pemerintah/ Pembuat kebijakan/ Perusahaan Non Jasa Konstruksi

1)    Memiliki kemampuan dalam pembuatan kebijakan dibidang perancangan, pembangunan, pengembangan kawasan;

2)    Mampu memberikan solusi secara tepat dan cermat terhadap permasalahan/fenomena yang terjadi dalam bidang pembangunan/konstruksi dan perancangan/pengembangan wilayah;

3)    Memiliki kemampuan pengorganisasian dan kerjasama tim, mampu melakukan negosiasi, komunikasi dan keikutsertaan dalam tender;

4)    Mengembangkan keahlian yang dimiliki melalui pengetahuan hukum/legal, ilmu-ilmu teknis dan ilmu manajerial perusahaan.

5. ENTREPRENEUR

Wirausaha/ Pengembang/ Penyedia Jasa Konstruksi mandiri/ Penyedia Layanan Pendukung Jasa Konstruksi/ Penyedia Layanan Jasa Desain

1)    Memiliki semangat dan jiwa kewirausahan dengan menciptakan lapangan usaha dari ilmu arsitektur yang dimiliki;

2)    Mampu mengaplikasikan ilmu arsitektur untuk pengembangan kawasan, perumahan dan permukiman dengan khaidah-khaidah arsitektur yang sustainable;

3)    Mampu mengembangkan ilmu dan potensi diri yang dimiliki melalui pemberian layanan sekaligus  mampu dalam membangun jaringan bisnis secara mandiri;

4)    Memiliki ilmu dan kemampuan dalam menciptakan teknik presentasi desain yang menarik yang dapat dinikmati secara visual sehingga makna sebuah karya dapat tersampaikan dan memiliki nilai apresiasi yang tinggi.

6. PELAKU INDUSTRI MANUFAKTUR

(Produsen Furnitur, Produsen Maket, Produsen Bahan bangunan)

1)    Memiliki inovasi dalam mengembangkan ilmu arsitektur dengan menciptakan produk-produk bahan bangunan yang baru sesuai kemajuan teknologi dan merupakan bahan bangunan yang sustainable;

2)    Memiliki kesadaran untuk mendukung jalannya pembagunan melalui penyediaan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk proses pembangunan.

3)    Mampu mengembangkan ilmu arsitektur yang dimiliki kedalam bidang industri produksi manukfaktur dengan mengedepankan prinsip psikologi dan ergonomi arsitektur.

4)    Mampu menciptakan produk presentasi desain arsitektur ke dalam bentuk model  (tiga) dimensi secara nyata berupa miniatur desain yang memberikan citra sebuah desain arsitektur dapat dirasakan secara nyata.

7. PENILAI BANGUNAN (Appraiser)/ Analis Properti/ Estimator / Pemeliharaan Bangunan (Building Maintenance) 1)    Mampu menggunkan ilmu arsitektuk yang dimiliki untuk menunjang keberlangsungan bidang/sektor usaha lain diluar arsitektur, seperti penilaian bangunan yang dibutuhkan oleh sektor perbankan/lembaga keuangan dalam hal penilaian asset jaminan bank, pembiayaan proyek oleh bank dan likuidasi/lelang asset.;

2)    Memiliki kemampuan dalam penilaian investasi dibidang properti dan memiliki analisa yang tajam dalam penentuan harga jual/beli properti;

3)    Memiliki pengetahuan tentang biaya yang diperlukan dalam suatu proyek sehingga tidak menyebabkan kerugian pada proyek yang dikerjakan, dapat melakukan perhitungan biaya/anggaran dan mampu membuat laporan anggaran/biaya dari proyek;

4)    Mampu menerapkan ilmu arsitektur yang dimiliki dengan memberikan pemeliharaan dan pemantauan kepada bangunan sehingga usia bangunan, nilai bangunan dan keselamatan pengguna bangunan dapat aman terjaga;