Bahasa :

Pembukaan Program Darmasiswa Tahun Akademik 2019/2020



UIB (10/09/2019) – Program Darmasiswa adalah suatu program beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang ditawarkan kepada warga negara asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar Bahasa dan Kebudayaan Indonesia selama satu tahun. Total 64 universitas di Indonesia yang dipercaya sebagai pengelola program ini. Tahun ini menjadi tahun ketiga bagi UIB menjadi pengelola program Darmasiswa. Untuk tahun akademik 2019/2020, UIB menerima enam orang peserta program Darmasiswa yang terdiri dari : Osei Enoch Aboagye dari Ghana, Pachara Chaicharoen dari Thailand, Manuel Fernando Rios Sanchez dari Kolombia, Ugne Karaliunaite dari Lituania, Cuauhtemoc Alfaro Munoz dari Meksiko dan Libourki Rachid dari Maroko.

Pembukaan program sekaligus penerimaan secara resmi 6 orang mahasiswa Darmasiswa Program Darmasiswa untuk belajar di Universitas Internasional Batam dilaksanakan di Aula Gedung B lantai 6. Kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 hingga pukul 12:00 WIB. Bapak Dr. Hepy Hefri Ariyanto selaku Wakil Rektor 3 Universitas Internasional Batam membuka acara dengan menjelaskan tentang apa itu Darmasiswa, program-program yang akan diikuti oleh mahasiswa Darmasiswa. “Target utamanya untuk mereka adalah untuk belajar Bahasa Indonesia,” ujar beliau. “Keuntungan untuk kami adalah Darmasiswa ini dapat menjadi ajang promosi bagi Universitas Internasional Batam untuk dapat lebih dikenal di mancanegara serta menguntungkan Kota Batam untuk menarik datangnya wisatawan asing,” tuturnya kembali.

Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow yang menghadirkan Sofia Widijakusuma Dewi – Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim kelas 1 khusus TPI Batam, Justinus Ronitua – Kasubbag Opsin Binda Kepri, dan Hendra Nugraha – Kepala UIB Center of Language and Culture dengan fokus pembahasan pada penjabaran mengenai program Darmasiswa serta hal – hal yang harus diperhatikan oleh pengelola  program Darmasiswa di UIB dalam melaksanakan program Darmasiswa. Talkshow dimoderatori oleh Rahmi Ayunda – Kepala UIB International Relation Office (IRO).

Justinus menjelaskan mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa Darmasiswa selama tinggal di Batam, seperti terlibat pada organisasi – organisasi ataupun paham – paham terlarang di Indonesia, Sofia Widijakusuma menjelaskan mengenai ketentuan visa yang harus dipatuhi dan izin tinggal yang dapat digunakan oleh mahasiswa Darmasiswa, sedangkan Hendra Nugraha menjelaskan mengenai program pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang akan diikuti oleh 6 peserta Darmasiswa selama di UIB .

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan dan pelantikan mahasiswa-mahasiswa Darmasiswa yang ditandai dengan penandatanganan kontrak, penyerahan kartu mahasiswa dan penyematan almamater UIB. Acara ditutup dengan persembahan penampilan Tari Poco-Poco dan pembacaan puisi yang berjudul “Atas Kemerdekaan” karya Sapardi Djoko Damono dalam 6 bahasa oleh keenam mahasiswa Darmasiswa. (UIB)



Comments are closed.