Bahasa :

UIB Management Academic 2019



Sabtu, 06 April 2019.

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen kembali menyelenggarakan kompetisi internal yang ditujukan untuk seluruh mahasiswa/i Manajemen Universitas Internasional Batam yang akrab disebut dengan UMA (UIB Management Academic). Tahun ini bertemakan “Show Your Skills as Millenial Generation of Economis”. Pada hari Sabtu (06/4), gedung Aula B Lt.1 diramaikan oleh 50 tim yang terdiri dari 3 orang pada masing-masing timnya dan tentunya diikuti oleh lebih kurang 60 anggota ORMEGA selaku panitia acara dan diketuai oleh Roro Mega Cahyaning ‘Azmi Riyandani yang juga menjabat sebagai Ketua ORMEGA Periode 2018/2019.

Registrasi dimulai pada pukul 07.00 WIB. Satu per satu tim datang dan dikumpulkan di Aula B Lt. 1 untuk pembukaan acara. Kompetisi UMA 2019 dipandu oleh Chelika Siagian, Aulia Rafael dan Fachri Suganda selaku MC acara. Acara dibuka dengan meriah dan mendapat respon positif serta antusiasme para peserta.

Seperti agenda kegiatan yang sudah direncanakan, sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 WIB, 50 tim dimobilasasi untuk masuk ke ruangan B309, B310 dan B311 untuk melaksanakan  sesi pertama yaitu The Quest, 50 tim dibagi ke dalam 3 ruang kelas dan mengerjakan 100 soal dalam waktu 100 menit.  Materi-materi yang diujikan berfokus pada 4 konsentrasi Program Studi Manajemen yaitu Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Alam, Manajemen Keuangan dan Bisnis Internasional.

Setelah sesi pertama selesai, 50 tim diarahkan kembali ke aula sedangkan panitia mengoreksi seluruh jawaban dan menyeleksi hasil nilai untuk mencari 30 tim terbaik dengan nilai tertinggi untuk mengikuti sesi kedua.

Memasuki babak kedua yaitu Mix&Match yang diikuti oleh 30 tim yang sudah diumumkan oleh tim panitia. 30 tim tersebut akan bertanding untuk memperebutkan posisi 10 besar agar bisa masuk ke babak selanjutnya.Pada sesi ini anggota tim akan dipecah sesuai dengan konsentrasi masing-masing; Finance, Human Resources, Marketing yang dilaksanakan di 3 ruang kelas berbeda. Masing-masing ruangan akan tersedia 30 papan dan 30 amplop berisi 10 pertanyaan esai dan 10 jawaban yang dipotong secara acak dan terpisah. Masing-masing anggota wajib menyusun pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan jawaban yang sesuai di papan yang telah disediakan. Pada sesi ini akan difokuskan pada kecepatan dan ketepatan peserta dalam menyelesaikan tantangan yang ada. Penilaian akan ditentukan oleh akumulasi ranking dari seluruh anggota. Pada sesi ini kemampuan dan wawasan masing-masing akan diuji, seberapa jauh mereka memahami teori ekonomi beserta aplikasinya.

(Babak Mix&Match)

Selama babak kedua berlangsung, peserta disuguhi hiburan dan diajak untuk melakukan beberapa game, online quiz dan ice breaking untuk menyairkan suasana sekaligus menyegarkan pikiran dan menghilangkan kepenatan selama proses kompetisi berlangsung.

Memasuki babak ketiga, yaitu Throw into the Box, 10 tim terbaik akan menempati pos masing-masing. 1 orang untuk melempar bola ke dalam 3 box dengan warna yang berbeda, di dalam box tersebut terdapat pertanyaan-pertanyaan dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Sedangkan 2 orang lainnya menempati zona khusus untuk menjawab pertanyaan yang didapatkan oleh anggota yang melempar. Cara pemilihan dan pengambilan pertanyaan dilakukan melempar ping-pong ke dalam box; box merah 5 poin, box kuning 3 poin, balon hijau 1 poin. Semakin besar nilai poin pada box, maka semakin tinggi pula kesulitan soalnya. Pertanyaan dengan poin 5 dan 3 terdiri dari soal essay, sedangkan pertanyaan dengan poin 1 terdiri dari pilihan berganda. Peserta memiliki waktu 5 detik untuk melempar bola ke dalam box, peserta hanya boleh mengambil pertanyaan di dalam box yang berhasil dimasuki ping-pong. Peserta memiliki waktu maksimal 1 menit untuk menyelesaikan seluruh pertanyaan yang diperoleh. Jawaban yang benar atau salah akan ditambahkan atau dikurangkan sesuai poin pada pertanyaan.

(Babak Throw into the Box)

Setelah diumumkan 5 tim yang berhasil maju ke sesi terakhir yaitu Solve the Case, kelima tim diarahkan panitia untuk mempersiapkan presentasi selama 20 menit. Sesi ketiga ini dinilai oleh 3 juri yang juga merupakan dosen Universitas Internasional Batam, yaitu Ibu Renny Christiarini, SE.,MM., Ibu Dewi Khornida Mahaerni, SE.,MM., dan Bapak Yuswardi, SE.,MM. Kelima tim mempresentasikan hasil diskusi mereka dan diberi beberapa pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri.

(Babak Final)

Hasil penilaian diakumulasikan oleh panitia dari babak pertama, kedua dan ketiga. Tim yang berhasil memenangkan kompetisi ini adalah Tim Cangciman sebagai Harapan 2, Tim TSC sebagai Harapan 1, Tim Lumut 2 berhasil menjadi Juara 3, Tim Chicdin yang berhasil merebut Juara 2, Tim KNN Selat yang menjadi Juara 1 dalam Kompetisi UMA tahun 2019 ini dan tak lupa Tim Revengers sebagai Pemenang Sosial Media yang berhasil mendapat jumlah like terbanyak dan jargon terbaik. Secara keseluruhan, Kompetisi UMA 2019 berjalan lancar sesuai rencana agenda dan mendapat respon luar biasa positif serta melebihi target maupun ekspetasi panitia acara. Luar biasa.

(Pemenang UMA 2019 bersama Dewan Juri)

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para mahasiswa/i dapat berperan aktif dalam mengembangkan kompetensi, skill dan tentunya daya saing tinggi karena tiga tim terbaik akan disiapkan untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional. Sampai jumpa di UMA 2020! Salam Ormega!



Comments are closed.