Language :

Lecturer of Industrial Technology Faculty of UIB Presents His Paper in Knorzeltreffen 2014 in RWTH Aachen University Germany



Lecturer of Industrial Technology Faculty of UIB Presents His Paper in Knorzeltreffen 2014 in RWTH Aachen University Germany

Foto_Dokumentasi_eka_kpn_1

Batam (26/09)- Salah satu mahasiswa Universitas Internasional Batam (UIB) ikut mensukseskan Sail Raja Ampat 2014 dengan mengikuti Program Nasional yaitu Kapal Pemuda Nusantara. Adalah Eka Damanas Febrianto Nasution, healing symptoms Mahasiswa semester VI dari Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen. Kebanggaan yang luar biasa dikarenakan acara Kapal Pemuda Nusantara ( KPN ) merupakan program yang tidak semua orang dapat mengikutinya. Perjalanan dimulai pada seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara ( PPAN ) dan Kapal Pemuda Nusantara ( KPN ) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2014 yang diadakan oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau. Seleksi diadakan di dua Kota yaitu Batam pada tanggal 4 April 2014 dan Tanjungpinang tanggal 5 April 2014 serta grand final pada Tanggal 6 April 2014 di Comfort Hotel Tanjungpinang. Penyeleksian dilakukan secara ketat dan banyak tahap, mulai dari tingkat Kota yaitu test tertulis, wawancara kebudayaan Kepri, wawancara bahasa Inggris, test psikologi, dan pertunjukkan seni bakat. Sedangkan, untuk tingkat Provinsi adalah Discussion Group, debat, tanya jawab dan drama seni budaya. Setelah melewati itu terpilihlah 4 orang perwakilan Provinsi Kepulauan Riau yaitu 2 putra & 2 putri, salah satu peserta adalah mahasiswa dari UIB. Tidak berhenti disitu mereka juga harus mengikuti training yang diberikan dari Alumni PPAN & KPN Kepri selama 3 bulan, mulai dari training presentasi, pembuatan proposal, seni budaya, table manner, cooking class, personal grooming, dinamika kelompok dll.

Kapal Pemuda Nusantara/Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (KPN/LRNPB) adalah program pengembangan kepemudaan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan dan TNI-AL. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kecintaan pemuda terhadap tanah air, meningkatkan wawasan kebangsaan dan nasionalisme, menggugah dan membangkitkan motivasi pemuda untuk kembali ke laut dan mengembangkan jiwa wirausaha dan industri kebaharian, serta meningkatkan persaudaraan dan kerjasama di kalangan pemuda. Ini merupakan penyelanggaraan Sail yang Ke-5 dimana sebelumnya Sail Banda 2010, Sail Bangka Belitung 2011, Sail Morotai 2012, Sail Komodo 2013 dan Sail Raja Ampat 2014. Sail Kali ini diselenggarakan dari tanggal 6 Agustus – 3 September 2014. Rute Pelayaran Jakarta – Makassar – Sorong – Waisai Raja Ampat Papua Barat – Ambon – Kupang NTT – Bali – Jakarta berlayar menggunakan kapal perang Indonesia KRI Surabaya 591.

Dalam Program ini hal yang luar biasa yang didapatkan lagi adalah bertemu dengan pemuda/pemudi terbaik Indonesia dari 33 Provinsi yang ada. Kami berkumpul dalam satu Kapal berlayar mengarungi samudra dengan segala aktifitas-aktifitas yang padat di atas Kapal. Kegiatanya yang diadakan diatas kapal mulai pagi hari yaitu Ibadah shalat berjamaah, Senam pagi dan dilanjutkan Seminar Nasional tentang Kebaharian, Wirausaha, Bela Negara, Konsensus Empat Pilar Kebangsaan, P3K , Pengenalan Kapal & Jaga Anjungan. Sedangkan malam harinya pentas seni budaya dari tiap-tiap propinsi, perlombaan yel-yel antar kelompok begitulah kegiatan rutin diatas kapal setiap harinya.

Kegiatan ini diselingi dengan kegiatan home stay dan kebetulan yang menjadi tuan rumah pada tahun ini adalah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros, tepatnya di Kecamatan Simbang dan Bontoa. Selama kegiatan home stay ini diharapkan peserta KPN dapat berbaur dengan masyarakat sekitar, mengetahui tentang adat istiadat dan kebudayaan yang ada disana. Kegiatan yang dilakukan di desa home stay yaitu acara kunjungan dengan bupati Maros, Bakti Sosial membersihkan mushala, membuka rumah baca, KPN berbagi yang terdiri dari kunjungan ke sekolah, kunjungan ke desa-desa terpencil untuk penyuluhan kesehatan, penanaman mangrove untuk mengatasi erosi pantai, perlombaan dengan masyarakat sekitar dan pentas seni budaya. Selain itu kita ada kegiatan pesiar seperti berkunjung ke monumen nasional perjuangan rakyat Bali, Istana Kepresidenan Tapak Siring Bali, Gong Perdamaian di Kupang dan Ambon, wisata pantai Alinda Tanjung Kasuari Sorong, Papua Barat serta kunjungan ke kantor Gubernur Kupang.

Untuk pentas seni budaya Delegasi Kepri berhasil menampilkan 3 tarian ( Zapin Muda Mudi, Rentak Bujang Dare dan Tari Balairung Sri ) , disertai dengan pantun dan gurindam 12 pada tanggal 18 Agustus 2014. Berhasil mengguncang helidack kapal, dengan lenggak lenggok dan ketangkasan menari pemuda/pemudi Kepri. Kemudian terpilih menampilkan seni budaya lagi dalam acara penyambutan Walikota Sorong tanggal 19 Agustus dengan membawakan Tarian Balairung Sri dan Zapin Muda Mudi yang berkolaborasi dengan Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Jawa Tengah serta Bali dengan waktu latihan 4 jam sebelum acara.

Acara puncak Sail Raja Ampat 2014 diadakan tepat tanggal 23 Agustus 2014 bertempat di Pantai Waisai Torang Cinta Papua Barat yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono. Dimana sebelumnya para peserta KPN/LNRPB menyambut beliau menggunakan pakaian daerah dari 33 provinsi termasuk Kepulauan Riau.

Program ini sangat baik dan luar biasa sebagai bentuk perkembangan karakter pemuda, memberikan motivasi dan kecintaan dalam segi kebaharian. Dikarenakan Indonesia adalah Negara Kepulauan terbesar di dunia dimana jumlah lautan lebih besar dari pada lautan. Untuk Provinsi Kepulauan Riau sendiri Wisata Bahari merupakan keunggulan yang menjadi potensi wisata bagi turis-turis berkunjung ke Kepri dan mempersiapkan Pemuda dalam Komunitas Asean 2015. ( Eka Damanas, Mahasiswa Menejemen UIB )
aa_1

Knorzeltreffen is supported by a network of universities and research institutions that foster scientific exchange and initiation of joint research projects. Knorzeltreffen offers a platform, information pills especially for doctoral students to present their research works to an expert audience which also includes the heads of research institutions. The fields of research covered are combustion, visit web high-temperature technology as well as industrial furnaces. These universities network and research institutions that have a strong interaction and jointly research projects involve The Institute of Fluid Dynamics and Thermodynamics of the University of Magdeburg, seek the Department for Industrial RWTH Aachen university, Department of Gas and Heat Equipment Technical University Freiberg and the oil-warmth Institute in Herzogenrath.  They alternately organize this annual meeting at their location. This year the meeting is held in RWTH Aachen University, Germany from 15 – 16 September 2014. Presentations, discussions, a guide tour through laboratories, and a city tour are the constituted parts of this program.

Dr. –Ing (can) Sabariman is the lecturer of Industrial Technology Faculty of UIB which is at the moment studying for his doctoral program under The Institute of Fluid Dynamics and Thermodynamics of the University of Magdeburg. He was invited to give a session in the discussion. The topic presented was the part of his research on the heat transfer analysis of metal quenching process. Quenching refers to a process of rapid cooling of the high temperature surface with the low temperature fluid by applying certain technique. It is widely used in the industrial applications. Some common areas which make use quenching application to produce quality products are e.g. in the metal processing industry, in the nuclear reactors system, and in the dicing process of silicon wafer. As we know that producing high quality product in the cost-effective framework is the important industrial objective. It then becomes a challenging task for the engineers as a failure to fulfill the product requirements will lead to an excessive rework which spends a lot of energy and cost. Therefore, the research developed should not only contribute scientifically but also address the practical problems in the related area. The result shared in the session was the summary of the industrial projects in which he was involved and from the research projects he has been working with. Some results of his research are already published in the International Journal of Heat and Mass Transfer and in Applied Mechanics and Materials.



Comments are closed.