Bahasa :

UIB LAKSANAKAN UJI COBA / TRY OUT UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER BAGI SISWA SMAK YOS SUDARSO



UIB LAKSANAKAN UJI COBA / TRY OUT UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER BAGI SISWA SMAK YOS SUDARSO

UIB-Dikemas dalam program Island Camp 2017, seek abortion berbagai budaya, rx bahasa dan hal-hal yang terkait dengan Indonesia telah dikenalkan oleh Universitas Internasional Batam (UIB)  selama sepuluh hari, unhealthy Selasa (21/2) telah dilangsungkan Seremoni Penutupan Island Camp 2017.

IMG_7300Acara yang dilaksanakan di Ruang Aula B Lantai 2 dihadiri oleh Purwanto Subroto, PhD selaku Wakil Direktur BPKLN, Dr.- Ing. AB Susanto dari SEAMOLEC serta Sophia dari ICATI Taiwan. Telah hadir pula tamu kehormatan dari berbagai universitas mitra seperti Prof. Meiling Chen dari Dayeh University Taiwan, Prof Wen Wen Ding dari Quanzhou Institute of Technology China, F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, perwakilan Universitas Riau, STISIPOL Raja Ali Haji Tanjungpinang, dan STIE Pembangunan Tanjungpinang, tak ketinggalan pula telah hadir tamu undangan dari sekolah mitra, yakni SMA Yos Sudarso, SMK 2 Tanjung Pinang, SMA Kallista, SMKN 2 Batam, dan SMK Kartini.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Internasional Batam (UIB), Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. “Island Camp dilakukan untuk mempromosikan pertemanan, budaya Indonesia, pertukaran budaya, dan belajar Bahasa Inggris. Ada juga petualangan yang dilakukan di Batam dan kota lainnya.” Ucap Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. Ia juga turut menyapa para peserta yang berasal dari berbagai negara dan universitas.

Seremoni penutupan tersebut diisi pula dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Internasional Batam (UIB) dengan Quanzhou Institute of Technology China, Universitas Riau dan Universitas Sanata Dharma. Kemudian penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dayeh University Taiwan dengan Universitas Sanata Dharma, Universitas Riau, STIE Pembangunan dan STISIPOL Raja Haji.

Karena Island Camp 2017 dan berbagai penandatanganan nota kesepahaman merupakan hasil kerjasama dari kerjasama universitas, Purwanto Subroto, Ph.D turut memberikan paparan bertajuk Optimalisasi Manfaat Kerjasama Internasional untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. “Globalisasi terhadap dunia perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja yang mumpuni sehingga harus membangun jaringan global dengan baik.” Jelas Purwanto Subroto, Ph.D. Ia berpendapat, program sejenis Island Camp sangat baik karena dapat memperkenalkan generasi muda dengan dunia luar sehingga siap menghadapi globalisasi.

Tidak hanya belajar, para peserta yang berprestasi dan menonjol juga diberikan penghargaan. Mereka yang mendapatkan penghargaan dalam beberapa kategori, yaitu Most Fluent English User diraih oleh Yi-Juo Ho (NTCUST), Participant with The Best Batik Craft diraih oleh Lee Ji Hyun (Woosong University), Mr. Friendship (Participant With Good Social Skills)  diraih oleh Lee Jong Hwa (Woosong Uni), Best Traditional Dancer diraih oleh Kohei Kamimura (KAIT), Best BIPA Learner diraih oleh Hsiang-Chu Chen (NTCUST), Ms. Enthusiast diraih oleh Zhang Bao Yuan, dan Ms. Helpful diraih oleh Shin Min Jeong.

“Indonesia itu indah, saya belajar tentang budaya dan menghargai budaya orang lain, sehingga nilai-nilai positif dari Island Camp ini harus saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Zhang Bao Yuan dari China. Mahasiswi yang meraih predikat Ms. Enthusiast juga mengatakan bila diberikan kesempatan ia tertarik untuk datang kembali ke Indonesia. (AS)

UIB-Dikemas dalam program Island Camp 2017, pill berbagai budaya, about it bahasa dan hal-hal yang terkait dengan Indonesia telah dikenalkan oleh Universitas Internasional Batam (UIB)  selama sepuluh hari, Selasa (21/2) telah dilangsungkan Seremoni Penutupan Island Camp 2017.

IMG_7300Acara yang dilaksanakan di Ruang Aula B Lantai 2 dihadiri oleh Purwanto Subroto, PhD selaku Wakil Direktur BPKLN, Dr.- Ing. AB Susanto dari SEAMOLEC serta Sophia dari ICATI Taiwan. Telah hadir pula tamu kehormatan dari berbagai universitas mitra seperti Prof. Meiling Chen dari Dayeh University Taiwan, Prof Wen Wen Ding dari Quanzhou Institute of Technology China, F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, perwakilan Universitas Riau, STISIPOL Raja Ali Haji Tanjungpinang, dan STIE Pembangunan Tanjungpinang, tak ketinggalan pula telah hadir tamu undangan dari sekolah mitra, yakni SMA Yos Sudarso, SMK 2 Tanjung Pinang, SMA Kallista, SMKN 2 Batam, dan SMK Kartini.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Internasional Batam (UIB), Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. “Island Camp dilakukan untuk mempromosikan pertemanan, budaya Indonesia, pertukaran budaya, dan belajar Bahasa Inggris. Ada juga petualangan yang dilakukan di Batam dan kota lainnya.” Ucap Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. Ia juga turut menyapa para peserta yang berasal dari berbagai negara dan universitas.

Seremoni penutupan tersebut diisi pula dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Internasional Batam (UIB) dengan Quanzhou Institute of Technology China, Universitas Riau dan Universitas Sanata Dharma. Kemudian penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dayeh University Taiwan dengan Universitas Sanata Dharma, Universitas Riau, STIE Pembangunan dan STISIPOL Raja Haji.

Karena Island Camp 2017 dan berbagai penandatanganan nota kesepahaman merupakan hasil kerjasama dari kerjasama universitas, Purwanto Subroto, Ph.D turut memberikan paparan bertajuk Optimalisasi Manfaat Kerjasama Internasional untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. “Globalisasi terhadap dunia perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja yang mumpuni sehingga harus membangun jaringan global dengan baik.” Jelas Purwanto Subroto, Ph.D. Ia berpendapat, program sejenis Island Camp sangat baik karena dapat memperkenalkan generasi muda dengan dunia luar sehingga siap menghadapi globalisasi.

Tidak hanya belajar, para peserta yang berprestasi dan menonjol juga diberikan penghargaan. Mereka yang mendapatkan penghargaan dalam beberapa kategori, yaitu Most Fluent English User diraih oleh Yi-Juo Ho (NTCUST), Participant with The Best Batik Craft diraih oleh Lee Ji Hyun (Woosong University), Mr. Friendship (Participant With Good Social Skills)  diraih oleh Lee Jong Hwa (Woosong Uni), Best Traditional Dancer diraih oleh Kohei Kamimura (KAIT), Best BIPA Learner diraih oleh Hsiang-Chu Chen (NTCUST), Ms. Enthusiast diraih oleh Zhang Bao Yuan, dan Ms. Helpful diraih oleh Shin Min Jeong.

“Indonesia itu indah, saya belajar tentang budaya dan menghargai budaya orang lain, sehingga nilai-nilai positif dari Island Camp ini harus saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Zhang Bao Yuan dari China. Mahasiswi yang meraih predikat Ms. Enthusiast juga mengatakan bila diberikan kesempatan ia tertarik untuk datang kembali ke Indonesia. (AS)

UIB-Dikemas dalam program Island Camp 2017, about it berbagai budaya, bahasa dan hal-hal yang terkait dengan Indonesia telah dikenalkan oleh Universitas Internasional Batam (UIB)  selama sepuluh hari, Selasa (21/2) telah dilangsungkan Seremoni Penutupan Island Camp 2017.

IMG_7300Acara yang dilaksanakan di Ruang Aula B Lantai 2 dihadiri oleh Purwanto Subroto, PhD selaku Wakil Direktur BPKLN, Dr.- Ing. AB Susanto dari SEAMOLEC serta Sophia dari ICATI Taiwan. Telah hadir pula tamu kehormatan dari berbagai universitas mitra seperti Prof. Meiling Chen dari Dayeh University Taiwan, Prof Wen Wen Ding dari Quanzhou Institute of Technology China, F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, perwakilan Universitas Riau, STISIPOL Raja Ali Haji Tanjungpinang, dan STIE Pembangunan Tanjungpinang, tak ketinggalan pula telah hadir tamu undangan dari sekolah mitra, yakni SMA Yos Sudarso, SMK 2 Tanjung Pinang, SMA Kallista, SMKN 2 Batam, dan SMK Kartini.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Internasional Batam (UIB), Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. “Island Camp dilakukan untuk mempromosikan pertemanan, budaya Indonesia, pertukaran budaya, dan belajar Bahasa Inggris. Ada juga petualangan yang dilakukan di Batam dan kota lainnya.” Ucap Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. Ia juga turut menyapa para peserta yang berasal dari berbagai negara dan universitas.

Seremoni penutupan tersebut diisi pula dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Internasional Batam (UIB) dengan Quanzhou Institute of Technology China, Universitas Riau dan Universitas Sanata Dharma. Kemudian penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dayeh University Taiwan dengan Universitas Sanata Dharma, Universitas Riau, STIE Pembangunan dan STISIPOL Raja Haji.

Karena Island Camp 2017 dan berbagai penandatanganan nota kesepahaman merupakan hasil kerjasama dari kerjasama universitas, Purwanto Subroto, Ph.D turut memberikan paparan bertajuk Optimalisasi Manfaat Kerjasama Internasional untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. “Globalisasi terhadap dunia perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja yang mumpuni sehingga harus membangun jaringan global dengan baik.” Jelas Purwanto Subroto, Ph.D. Ia berpendapat, program sejenis Island Camp sangat baik karena dapat memperkenalkan generasi muda dengan dunia luar sehingga siap menghadapi globalisasi.

Tidak hanya belajar, para peserta yang berprestasi dan menonjol juga diberikan penghargaan. Mereka yang mendapatkan penghargaan dalam beberapa kategori, yaitu Most Fluent English User diraih oleh Yi-Juo Ho (NTCUST), Participant with The Best Batik Craft diraih oleh Lee Ji Hyun (Woosong University), Mr. Friendship (Participant With Good Social Skills)  diraih oleh Lee Jong Hwa (Woosong Uni), Best Traditional Dancer diraih oleh Kohei Kamimura (KAIT), Best BIPA Learner diraih oleh Hsiang-Chu Chen (NTCUST), Ms. Enthusiast diraih oleh Zhang Bao Yuan, dan Ms. Helpful diraih oleh Shin Min Jeong.

“Indonesia itu indah, saya belajar tentang budaya dan menghargai budaya orang lain, sehingga nilai-nilai positif dari Island Camp ini harus saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Zhang Bao Yuan dari China. Mahasiswi yang meraih predikat Ms. Enthusiast juga mengatakan bila diberikan kesempatan ia tertarik untuk datang kembali ke Indonesia. (AS)

UIB-Dikemas dalam program Island Camp 2017, ed berbagai budaya, bahasa dan hal-hal yang terkait dengan Indonesia telah dikenalkan oleh Universitas Internasional Batam (UIB)  selama sepuluh hari, Selasa (21/2) telah dilangsungkan Seremoni Penutupan Island Camp 2017.

IMG_7300Acara yang dilaksanakan di Ruang Aula B Lantai 2 dihadiri oleh Purwanto Subroto, PhD selaku Wakil Direktur BPKLN, Dr.- Ing. AB Susanto dari SEAMOLEC serta Sophia dari ICATI Taiwan. Telah hadir pula tamu kehormatan dari berbagai universitas mitra seperti Prof. Meiling Chen dari Dayeh University Taiwan, Prof Wen Wen Ding dari Quanzhou Institute of Technology China, F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, perwakilan Universitas Riau, STISIPOL Raja Ali Haji Tanjungpinang, dan STIE Pembangunan Tanjungpinang, tak ketinggalan pula telah hadir tamu undangan dari sekolah mitra, yakni SMA Yos Sudarso, SMK 2 Tanjung Pinang, SMA Kallista, SMKN 2 Batam, dan SMK Kartini.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Internasional Batam (UIB), Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. “Island Camp dilakukan untuk mempromosikan pertemanan, budaya Indonesia, pertukaran budaya, dan belajar Bahasa Inggris. Ada juga petualangan yang dilakukan di Batam dan kota lainnya.” Ucap Prof. Dr. Handoko Karjantoro, CPA. Ia juga turut menyapa para peserta yang berasal dari berbagai negara dan universitas.

Seremoni penutupan tersebut diisi pula dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Internasional Batam (UIB) dengan Quanzhou Institute of Technology China, Universitas Riau dan Universitas Sanata Dharma. Kemudian penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dayeh University Taiwan dengan Universitas Sanata Dharma, Universitas Riau, STIE Pembangunan dan STISIPOL Raja Haji.

Karena Island Camp 2017 dan berbagai penandatanganan nota kesepahaman merupakan hasil kerjasama dari kerjasama universitas, Purwanto Subroto, Ph.D turut memberikan paparan bertajuk Optimalisasi Manfaat Kerjasama Internasional untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. “Globalisasi terhadap dunia perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan tenaga kerja yang mumpuni sehingga harus membangun jaringan global dengan baik.” Jelas Purwanto Subroto, Ph.D. Ia berpendapat, program sejenis Island Camp sangat baik karena dapat memperkenalkan generasi muda dengan dunia luar sehingga siap menghadapi globalisasi.

Tidak hanya belajar, para peserta yang berprestasi dan menonjol juga diberikan penghargaan. Mereka yang mendapatkan penghargaan dalam beberapa kategori, yaitu Most Fluent English User diraih oleh Yi-Juo Ho (NTCUST), Participant with The Best Batik Craft diraih oleh Lee Ji Hyun (Woosong University), Mr. Friendship (Participant With Good Social Skills)  diraih oleh Lee Jong Hwa (Woosong Uni), Best Traditional Dancer diraih oleh Kohei Kamimura (KAIT), Best BIPA Learner diraih oleh Hsiang-Chu Chen (NTCUST), Ms. Enthusiast diraih oleh Zhang Bao Yuan, dan Ms. Helpful diraih oleh Shin Min Jeong.

“Indonesia itu indah, saya belajar tentang budaya dan menghargai budaya orang lain, sehingga nilai-nilai positif dari Island Camp ini harus saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari.” ujar Zhang Bao Yuan dari China. Mahasiswi yang meraih predikat Ms. Enthusiast juga mengatakan bila diberikan kesempatan ia tertarik untuk datang kembali ke Indonesia. (AS)

Setiap tahun, medicine siswa-siswi Sekolah Menengah Atas atau setingkatnya akan disibukan dengan Ujian Nasional atau UN. Namun karena kemajuan teknologi yang semakin pesat, order Ujian Nasional pun berevolusi menjadi Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK. Menyadari kebutuhan tersebut, Universitas Internasional Batam (UIB) melalui program studi Sistem Informasi bekerjasama dengan SMAK Yos Sudarso menyelenggarakan Try Out Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Uji coba Ujian Nasional yang dilaksanakan pada Kamis (23/2) tersebut akan berlangsung hingga tiga hari kedepan. Kegiatan ini diikuti oleh 239 siswa dari SMAK Yos Sudarso.  Para siswa akan dibagi menjadi enam kelompok dengan enam ruang lab komputer. Bertempat di Universitas Internasional Batam (UIB), para siswa mengerjakan soal ujian di lab 207, 211, 212, 213, 214, dan 215.

Sebelum memasuki ruangan ujian, para siswa berkumpul dan diberikan pengarahan terlebih dahulu oleh Tony Wibowo, S.Kom., MMSI selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi. Bertempat di Aula B Lantai 2, Listia Nurjanah, S.E selaku Kepala Biro Hubungan Masyarakat Universitas Internasional Batam (UIB) juga memberikan potongan khusus bagi siswa Yos Sudarso yang akan daftar di Gelombang 4. Ia juga menawarkan hadiah menarik kepada siswa yang berada dalam peringkat lima besar Try Out UN tersebut.

“Tahun ini kita memilih sekolah Yos Sudarso dan sekolah Mondial karena keduanya kita pandang sebagai sekolah yang memiliki kontribusi besar dalam hal penerimaan mahasiswa.” Ujar Tony Wibowo, S.Kom., MMSI. Menurut Tony, dengan adanya UNBK, maka para siswa harus terlatih dari ujian yang berbasis manual menjadi berbasis komputer. Ia juga berpendapat kegiatan ini adalah bentuk pengabdian masyarakat program studi Sistem Informasi.

“Kami berharap para siswa lebih terlatih dengan UNBK, lebih santai dalam mengerjakan UNBK.” Harap Tony Wibowo, S.Kom., MMSI. Ia juga mengharapkan para siswa dapat lulus Ujian Nasional dengan nilai yang baik dan memuaskan.



Comments are closed.