Kita BERAKSI (Berbagi Dengan Aksi)

Written By Jodi Jodi

On Juli 8, 2021
  1. Andreas Yoshiro Ogawa / 1941055 / Manajemen (MN)
  2. Muhamad Saprudin / 1941026 / Manajemen (MN)
  3. Shellyna / 1941046 / Manajemen (MN)
  4. Jeri Liani / 1942044 / Manajemen (MN)
  5. Hana Putu Wijaya / 1941071 / Manajemen (MN)

Dosen Pembimbing : Dr. Johny Budiman,SE., SH., MM., M.Ak.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan serta tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi. Banyak sekali populasi penduduk usia kerja yang masih pengangguran, serta tingginya angka kemiskinan maupun masalah sosial yang menyebabkan kurangnya kesejahteraan untuk mereka yang kesulitan dalam hal ekonomi maupun jasmani. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang yang mempunyai jiwa empatik serta kewirausahaan untuk mampu melihat masalah sosial yang ada, kemudian menemukan sebuah solusi yang dapat menghilangkan kesenjangan sosial serta yang paling penting, yaitu tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Seseorang ini disebut sebagai Sociopreneur, dimana orang yang bisa mengerti suatu permasalahan sosial dan menggunakan kemampuan berwirausaha yang dimilikinya untuk melakukan perubahan sosial.

Angka kemiskinan serta kelaparan di Indonesia yang meningkat cukup serius juga merupakan salah satu dampak dari adanya COVID-19 yang tengah dihadapi seluruh dunia. Ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan makan merupakan salah satu masalah sosial yang dilirik untuk dapat diselesaikan melalui business plan ini, dimana juga merupakan salah satu cara bagi kami dalam mencari profit, serta mengembangkan dan melatih kemampuan berwirausaha yang kami miliki sehingga dapat membangun lapangan kerja bagi masyarakat kelak melalui usaha kerajinan tangan yang akan kami kembangkan begitu mendapatkan sampah daur ulang dari sebagian pembeli seperti judul proposal ini, dimana merupakan salah satu media pembayaran dalam program jual beli makan.

Seiring berjalannya waktu, banyak sekali pelaku usaha bidang kuliner, seperti membuka cafe, restoran ataupun rumah makan lainnya dengan harga yang tidak mampu dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Belum lagi, angka pengangguran yang juga semakin meningkat dalam kurun waktu beberapa bulan ini semenjak pandemi COVID-19. Hal ini juga menyebabkan daya beli masyarakat yang kian menurun sehingga pendapatan para pelaku usaha kuliner juga ikut merosot. Selain itu, kurangnya wisatawan di sektor industri pariwisata yang merupakan salah satu pengunjung rumah makan juga menjadi penyebab merosotnya pendapatan yang mereka dapatkan.

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas, diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang mengalami kebingungan dalam memenuhi kebutuhan makan selama pandemi yang terus berlanjut sampai dengan waktu yang masih tidak diketahui. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kelaparan dan pengangguran yang terus bertambah dalam jangkauan kami, serta dapat dikembangkan dalam sifat berkelanjutan bagi masyarakat. Dalam melakukan kegiatan bisnis sosial ini tentunya juga memperhatikan dari aspek sosial yang memberikan pengaruh cukup besar kepada masyarakat, adapun produk yang dijualkan adalah:

1. Produk Makanan

Merupakan produk utama dari usaha ini dengan menjualkan makanan yang sehat bernutrisi (ada sumber karbohidrat, protein, dan serat) agar dapat selalu membuat masyarakat selalu hidup sehat dan terjaga. Produk makanan ini pun dijual dengan pembayarannya dapat ditukarkan dengan sampah daur ulang dan juga uang sebesar Rp 10.000.

Gambar 1 Produk Makanan (nasi kotak)

Gambar 2 Kemasan  Produk Makanan (nasi kotak)

2.Produk Kerajinan Tangan

adalah produk yang dimana didapatkan dari hasil penukaran dengan sampah daur ulang, yang kemudian sampah-sampah daur ulang tersebut akan diolah kembali menjadi sebuah kerajinan tangan, merchandise, dll yang dapat menghasilkan nilai jual. Produk kerajinan tangan ini akan dijualkan ke tempat-tempat yang penitipan.

Gambar 3 Kerajinan Tangan Pot Bunga lucu

Gambar 4 Kerajinan Tangan Tas Plastik

Value Proposition

Usaha kami memiliki nilai yang menurut kami dapat membantu banyak pihak terutama teruntuk masyarakat menengah ke bawah, ada beberapa hal yang membuat proyek ini tepat dilaksanakan, diantaranya:

1. Produk makanan (nasi kotak) yang bergizi

Dengan adanya produk makanan yang bergizi dapat membantu konsumen menjaga Kesehatan daya tahan tubuh.

2. Harga yang murah dan terjangkau

Harga produk yang kami jual relatif murah dan efisien, sehingga konsumen tidak merasakan kemahalan dengan produk kami.

3. Konsumen dapat membayar dengan sampah daur ulang

Dengan melakukan pembayaran sampah daur ulang sampah, masyarakat sekitar juga dapat menjaga lingkungan sekitar alam.

4. Membuat kerajinan dan merchandise dari sampah daur ulang

Dengan adanya sampah daur ulang membuat nilai produk kerajinan tangan menjadi bernilai tinggi.

5. Lokasi yang fleksibel

Lokasi tempat jual tim kami sangat fleksibel sehingga mudah dicari konsumen dan orang sekitarnya  tentang produk bisnis yang kami jalankan.

Artikel Lainnya…

Ri_Coffee

Steven Shui /1911006 / Teknik Sipil (TS) Kian Richardoegan / 1911010 / Teknik Sipil (TS) Melvin             / 1911019 / Teknik Sipil (TS) Rico Winardo / 1911028 / Teknik Sipil (TS) Wishly Wijaya / 1911001 / Teknik Sipil (TS) Dosen Pengampu : Dr. Antony S   Coffee...

KEBOEN HIJOPONIK

Muhammad Naufal Dzaky / 1941021 / Manajemen (MN) Julia Rahayu Putri / 1941053 / Manajemen (MN) Dhifira Annisa Widyasari / 1941200 / Manajemen (MN) Dosen Pengampu : Dr. Agustina Fitrianingrum   Keboen Hijoponik merupakan jenis usaha di bidang sayuran yang berbasis...

Story.ID

Eva Noorliana / 1941367/ Manajemen (MN) Estina Sativa / 1941347/ Manajemen (MN) Estefania / 1941256 / Manajemen (MN) Dosen Pembimbing : Erilia Kesumahati,S.Si., M.M., Apt.   Usaha yang akan kami jalankan bernama Story.ID, usaha ini bergerak dibidang pembuatan...