LPPM

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Internasional Batam (LPPM) didirikan pada tahun 2004 sesuai dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Internasional Batam Nomor 018/REK/KEP-UIB/VII/2004, sebagai lembaga yang menyelenggarakan, mengelola dan menentukan arah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mencapai visi dan misi perguruan tinggi.

Berbagai hibah pernah LPPM-UIB dapatkan dari Kemenristekdikti. Pada tahun 2015 mendapatkan 3 judul penelitian hibah bersaing dan 1 judul penelitian hibah fundamental dan 2 judul pengabdian kepada masyarakat dalam skema IbM (Iptek bagi masyarakat). Pada tahun 2016 LPPM-UIB mendapatkan 7 hibah penelitian dosen pemula dan 1 judul penelitian fundamental serta 1 judul pengabdian masyarakat (IbM), tahun 2017 mendapatkan 1 hibah penelitian produk terapan, 8 penelitian dosen pemula dan 1 judul pengabdian kepada masyarakat (IbM). Pada tahun 2018 seiring dengan telah diperolehnya kluster penelitian madya, UIB mendapatkan 1 judul hibah penelitian terapan unggulan perguruan tinggi dan 1 hibah penelitian terapan serta 10 judul penelitian dosen pemula. Berbagai hibah dari Kemenristekdikti tersebut membuktikan bahwa program pengembangan penelitian di UIB merupakan salah satu program unggulan yang menjadi perhatian oleh manajemen UIB secara nyata.

Dalam pengembangan kemampuan dosen dalam bidang penelitian, di tahun 2015 LPPM- UIB telah melaksanakan program pelatihan pembuatan proposal ilmiah pelatihan yang dibiayai oleh Kemenristekdikti melalui program stimulus penulisan proposal Hibah Dikti 2015. Output dari kegiatan ini adalah setiap dosen atau peserta mampu membuat dan menyiapkan proposal untuk dikirim ke Kemenristekdikti melalui simlitabmas pada tahun 2016. Untuk menunjang pendanaan penelitian di luar pendanaan pendanaan eksternal, LPPM UIB melalui SK Rektor No. 003/REK/KEPUIB/III/2018 tentang Bantuan dan Penghargaan Publikasi, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di Universitas Internasional Batam.

VISI

Menjadi lembaga berdaya saing global yang menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis IPTEKS dan publikasi internasional, serta menghasilkan wirausahawan yang kreatif dan inovatif yang membawa dampak dalam pembangunan industri dan masyarakat khususnya di Kepulauan Riau.

MISI

  1. Mengembangkan penelitian dasar dan terapan berbasis ipteks yang bersifat analitis, aplikatif, inovatif dan terkini.
  2. Mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat humanis, berdaya guna dan berkelanjutan.
  3. Mendorong output hasil penelitian dan pengabdian masyarakat berorientasi publikasi internasional.
  4. Meningkatkan kerjasama nasional dan Internasional dibidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
  5. Meningkatkan kualitas kewirausahaan yang berdaya saing global.
  6. Meningkatkan standart mutu manajemen dan layanan lembaga di bidang penelitian.

Sub Divisi

Sentra Kekayaan Intelektual

Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Internasional Batam (Sentra KI UIB) pertama kali dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Rektor tentang Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual di Lingkungan Universitas Internasional Batam. Sentra KI UIB merupakan salah satu divisi yang berada dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam (LPPM UIB). Pembentukan Sentra KI UIB merupakan salah satu upaya universitas dalam membantu dan mempermudah sivitas akademika di lingkungan universitas dalam hal terkait pendaftaran serta pengelolaan karya intelektual yang dihasilkan, dimana hal tersebut merupakan salah satu fungsi dari institusi perguruan tinggi itu sendiri, khususnya dalam hal terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi.

VISI:
1. Sebagai lembaga yang mampu melayani dan mengelola Hak Kekayaan Intelektual secara terpadu dan professional.

MISI: 
1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas universitas di bidang penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi.
2. Mendukung pengelolaan inovasi yang dihasilkan sivitas akademika.

Pusat Studi ASEAN

Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi mengamanatkan lembaga perguruan tinggi untuk mengembangkan iklim sivitas Akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, serta mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora. Dengan semangat tersebut, kemitraan antara Kementerian luarngeri dan Universitas Internasional Batam diharapkan dapat bersinergi dalam program-program kerja yang relevan dengan usaha peningkatan pemahaman dan partisipasi publik terkait pilar Masyarakat ASEAN. Sebagai tindaklanjut dari kesepahaman tersebut Kemitraan tersebut, pada tanggal 03 November 2018 telah ditandatangani Nota Kesepahaman (MOU) antara Ditjen Kerja Sama ASEAN dengan Universitas Internasional Batam mengenai Kerja Sama Bidang Pendidikan, Penelitian/Pengkajian Ilmiah dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Berdasarkan Rencana Induk Penelitian UIB 2016-2020, peta jalan (roadmap) penelitian dan pemberdayaan masyarakat diarahkan untuk studi pengembangan kewilayahan dengan pendekatan interdisipliner baik dari rumpun sosial-humaniora, sains & teknologi, serta ekonomi. Sejalan dengan tujuan tersebut serta sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Nota Kesepahaman (MOU) antara UIB dan kementerian luar negeri maka dipandang perlu untuk membentuk suatu pusat studi yang dapat menjadi wadah bagi dosen peneliti UIB untuk melakukan kajian-kajian strategis ASEAN dengan pendekatan interdisipliner. Sehubungan dengan tujuan tersebut maka pada tanggal 10 November 2017, UIB membentuk Pusat Studi ASEAN (PSA-UIB) atau disebut juga ASEAN Research Center of UIB (ARCIB). PSA-UIB dibentuk sebagai wadah bagi peneliti sivitas akademika UIB yang memiliki minat kajian pada isu ASEAN. Dalam menjalankan otonomi keilmuannya, PSAUIB merupakan merupakan lembaga yang independen, nonpartisan, dan nirlaba yang sumber pendanaan utamanya berasal dari universitas, hibah dan sumbangan dari yayasan-yayasan, perusahaan-perusahaan, dan perorangan.

VISI:
Menjadi pusat penelitian utama di kawasan Regional dalam studi Asia Tenggara dengan fokus kajian pada masalah Indonesia dan Masyarakat ASEAN dengan pendekatan interdisipliner dan perbandingan

MISI:
1. Melaksanakan penelitian yang dapat diandalkan, independen, dan nonpartisan, serta menyalurkan hasil-hasil penelitian kepada para pembuat kebijakan, kalangan bisnis, dan masyarakat sipil dalam rangka penyikapan terhadap isu regionalisme dan globalisme di Indonesia.
2. Melaksanakan pendidikan dan pemberdayaan kepada masyarakat dengan dilandasi semangat regionalisasi dalam menghadapi tantangan integrasi Indonesia kedalam komunitas ASEAN.

Entreprenurship Center

Entrepreneur Center merupakan lembaga yang dibentuk dengan tujuan untuk menjadi katalisator dalam upaya peningkatan jumlah wirausaha di universitas. Hal ini sejalan dengan cita- cita Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk terus mengembangkan dan dan memperbanyak jumlah mahasiswa wirausaha.

Selain untuk mencetak mahasiswa wirausaha, Entrepreneur Center juga dapat menjadi pintu bagi universitas untuk berjejaring dengan para pelaku bisnis serta stakeholder yang berkaitan dengan operasional bisnis. Dengan adanya kolaborasi antara akademisi, para pelaku bisnis dan segenap stakeholdernya diharapkan adanya perkembangan yang berkelanjutan mengenai ilmu kewirausahaan.

VISI: 
Menjadi lembaga yang berdaya saing dalam membina dan menghasilkan wirausahawan yang kreatif, inovatif dan berdaya saing global yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

MISI: 
1. Penguatan kelembagaan dan jejaring bisnis.
2. Pengembangan pendidikan dan pengajaran mata kuliah
3. Leadership and Entrepeneurship Development (LED).
4. Pembinaan sistem usaha mitra bisnis
5. Peningkatan fasilitas kemitraan dalam pengembangan bisnis.
6. Peningkatan fasilitas pendanaan dalam pengembangan bisnis.
7. Membangun ekosistim kewirausahaan

UIB Open Journal

E-Journal Universitas Internasional Batam adalah sebuah sistem manajemen jurnal yang terintegrasi. Jurnal yang ada dipublikasikan oleh komunitas akademik UIB. Anda dapat menemukan berbagai jurnal melalui link di bawah ini:

Innovation Programs

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Internasional Batam (UIB), mengajak para calon mahasiswa baru UIB untuk menuangkan ide-ide kreatifitasnya untuk diwujudkan ke dalam sebuah proposal. Dalam membantu pembuatan proposal, LPPM melakukan kegiatan 

  1. Sosialisasi & Workshop Penulisan Proposal PKM-K dan PKM-KC

Ada 2 jenis Proposal yaitu PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) Kewirausahaan dan Karsa Cipta.

PKM-K (Kewirausahaan) adalah untuk memotivasi dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya kreatif, inovatif sebagai bekal berwirausaha sebelum atau setelah menyelesaikan studi. PKM-K diharapkan dapat menjadi cikal bakal kemunculan produk usaha di Indonesia sebagai karya mandiri bangsa. 

PKM-KC (Karsa Cipta) adalah untuk menumbuh kembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa berbasis iptek dalam upaya menghasilkan suatu produk baik itu berwujud sistem, desain, modal/barang, prototip, produk kesenian kontemporer, aplikasi, produk literasi atau jasa layanan yang bermanfaat bagi masyarakat luas atau instansi pemerintah atau dunia usaha.

  1. Sosialisasi & Workshop Sitasi Mendeley dan Turnitin

Hal yang paling di hindari dalam membuat proposal adalah terjadinya plagiarisme. Maka dari itu LPPM akan memberikan edukasi bagaimana cara menghindari terjadinya plagiarisme.

Semoga dengan kegiatan ini akan membantu dan memudahkan calon mahasiswa baru dalam membuat proposal yang dapat berguna baik untuk diri sendiri maupun orang lain. (as)