
Pariwisata memberikan kontribusi yang cukup besar bagi sektor perekonomian Indonesia, demikian juga halnya bagi Negara Singapura. Ketika fenomena Covid-19 muncul secara tiba-tiba dengan cepat di Indonesia maupun secara global, dampak utama yang dirasakan adalah pada lumpuhnya sektor perekonomian dan secara khususnya berdampak pada industri pariwisata. Program Sarjana Pariwisata UIB mengadakan Webinar Industri Pariwisata (Travel & Hotel) di Era New Normal yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran perencanaan dan mempersiapkan yang perlu dilakukan oleh pelaku bisnis tour & travel dan hotel dalam menyongsong era “New Nomal” dalam industri pariwisata.

Webinar ini dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2020 dengan menghadirkan pembicara yaitu Bapak A. Majid, M selaku direktur GEM Vacation & Travel Singapura dan Bapak Dicky Larson, B.Sc. selaku praktisi hotel dengan didampingi oleh moderator Ibu Dr. Oda Ignatius Besar Hariyanto. Kegiatan ini dihadiri oleh 262 peserta yang terdiri dari mahasiswa UIB dan peserta umum yang berasal dari luar UIB. Bapak Majid memaparkan perbandingan kondisi pariwisata di Singapura sebelum dan sesudah terjadinya fenomena Covid-19. Terdapat penurunan kunjungan wisatawan ke Singapura mulai dari Februari 2020. Sementara itu, Bapak Dicky Larson menjelaskan kondisi industri pehotelan di Kota Batam setelah Covid-19 menurun hingga 0-4%. Penurunan hunian hotel tidak hanya terjadi di Kota Batam saja, tetapi juga secara nasional, maupun secara global. Untuk mengatasi keberlangsungan operasional hotel, sebagian hotel ada yang beralih fungsi seperti; menerima tamu transit untuk isolasi, menangani catering, dan masih banyak lagi agar hotel dapat bertahan di masa Covid-19 ini.


