
Batam, 9 Juli 2024 – Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam (UIB) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional denga tema “Leading Sustainability for Architectural Design and Structure”. Seminar ini membahas mengenai desain dan projek arsitektural yang mengedepankan prinsip keberlanjutan/ sustainability. Seminar ini dilaksanakan secara offline di ruang Aula Gedung B, Lantai 2, UIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan tentang prinsip desain yang berkelanjutan dan contoh proyek yang menerapkan prinsip berkelanjutan tersebut. Seminar ini diikuti mahasiswa Prodi Arsitektur UIB, dan juga terbuka untuk umum. Pada seminar ini turut hadir beberapa tamu istimewa yakni mantan ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kepulauan Riau dan juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam.
Seminar ini menghadirkan dua orang narasumber dengan latar belakang praktisi dan akademisi yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam desain arsitektur, terutama proyek di Kota Batam. Narasumber pertama yaitu Bapak I Gusti Ngurah Anom Gunawan, S.T., M.Ars., arsitek sekaligus Direktur CV. Garis Dimensi Batam. Pak Anom juga merupakan dosen Program Studi Arsitektur UIB. Narasumber kedua yakni Bapak Ir. Pipin Harahap, direktur PT. Pena Hasta Rekacipta yang punya pengalaman proyek selama puluhan tahun di Kota Batam sekaligus salah satu peracang bangunan rektorat Universitas Internasional Batam.
Pada presentasi pertama, Pak Anom membawakan materi dengan judul “PENERAPAN GREEN ARCHITECTURE DI INDONESIA”. Pada presentasinya, Pak Anom menjelaskan apa pengaruh desain bangunan terhadap lingkungan dan pemansan global yang kemudian dampak negatifnya dapat dihindari dengan penerapan Green Architecture. Pak Anom menjelaskan apa prinsip Green Architecture dan tantangannya pada penerapan bangunan di Indonesia. Pada presentasinya, Pak Anom juga menjelaskan apa manfaat Green Architecture serta bagaimana penilaian Bangunan Hijau yang dilakukan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Tidak lupa, Pak Anom juga menjelaskan beberapa contoh bangunan yang menerapkan prinsip Green Architecture dan telah memperoleh Sertifikat Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

(Presentasi dari narasumber pertama)
Pada presentasi kedua, Pak Pipin membawakan topik yang lebih general. Pak Pipin mengajak teman-teman mahasiswa sekalian merenunkan kenapa mereka kuliah? Kenapa memilih arsitektur? Dan apa yang akan dilakukan setelah kuliah? Karena hal ini akan berpengaruh nantinya kepada apa yang harus mereka rencanakan dan laksanakan selama perkuliahan. Selain itu, Pak Pipin juga membawakan materi terkait bagaimana perbedaan perspektif desain dari kacama arsitek dan engineer, terutama Teknik Sipil yang nantinya akan berperan saat konsturksi bangunan. Pak Pipin juga membagikan pengalamannya selama merancang bangunan rektorat UIB dan menjelaskan sedikit konsep desain dan detail yang ada pada bangunan tersebut.

(Presentasi dari narasumber kedua)
Setelah pemaparan materi dari kedua narasumber, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dengan narasumber. Sesi tanya jawab dan diskusi berlangsung lancar dengan pertanyaan yang mengarah kepada kedua narasumber. Setelah sesi tanya jawab dilakukan penyerahan sertifikat sebagai tanda terima kasih kepada narasumber sekaligus penutup kegiatan. Sebagai bentuk dokumentasi, dilakukan juga sesi foto bersama dengan narasumber dan peserta yang berada di ruangan seminar.

(Penyerahan Sertifikat kepada Narasumber)

(Foto Bersama Narasumber dan Peserta)
Kegiatan seminar yang berlangsung selama satu dua jam ini berjalan dengan lancar. Peserta yang ikut hampir mencapai lebih dari 50 orang. Dari kegiatan ini diharapkan agar peserta dapat menerapkan prinsip sustainable untuk mencipatakan desain yang berkelanjutan dan ramah lingkungan Segenap panitia berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan sampai jumpa di seminar seri selanjutnya 😊
Sumber: Arsitektur UIB


