Expo Sistem Informasi UIB: Penayangan Film Pendek Karya Mahasiswa yang Sarat Makna

Penulis: Gilang Ananda, S.Kom

Program Sarjana Sistem Informasi Universitas Internasional Batam (UIB) akan menggelar sebuah expo yang tidak hanya menampilkan inovasi dan karya teknologi, tetapi juga sentuhan seni lewat mata kuliah Sinematografi dari para mahasiswanya. Salah satu agenda menarik dalam expo ini adalah penayangan film pendek karya mahasiswa. Empat film dengan tema dan genre berbeda akan diputar, masing-masing membawa pesan sosial, moral, dan budaya yang kuat.

Film pertama berjudul “Start to Give Up” dari kelompok Backbenchers Production, sebuah komedi yang ringan namun sarat pesan. Film ini mengisahkan sekelompok mahasiswa yang mencoba berbagai cara untuk memanipulasi tugas kuliah demi mendapatkan nilai baik tanpa bekerja keras. Cerita yang dibungkus dengan humor segar ini memberikan pesan penting tentang integritas dan kejujuran dalam dunia akademik. Di balik tawa, film ini menyadarkan penonton bahwa tidak ada jalan pintas untuk mencapai hasil yang baik, dan bahwa tugas kuliah seharusnya menjadi sarana pembelajaran yang harus disikapi dengan jujur.

Film kedua, “Dibalik Layar Kekuasaan” dari kelompok Smile Production, mengambil pendekatan yang jauh lebih serius. Dengan genre drama satire, film ini menyoroti kehidupan seorang pejabat fiktif bernama Tan Hong Kiat, seorang koruptor yang lihai menyembunyikan perilaku buruknya di balik citra publik yang bersih. Film ini merupakan kritik tajam terhadap realitas sosial-politik Indonesia, di mana masih banyak oknum pejabat yang terlibat dalam praktik korupsi. Melalui cerita yang menggugah dan penyajian yang satiris, film ini mengajak penonton untuk membuka mata terhadap penyalahgunaan kekuasaan dan pentingnya integritas dalam kepemimpinan.

Selanjutnya, film ketiga berjudul “Paralysis” dari kelompok Requiem Production membawa penonton ke dalam dunia horor psikologis yang mencekam. Diadaptasi dari kisah nyata, film ini menggambarkan fenomena “ketindihan” yang dialami seseorang saat tidur. Lewat sudut pandang tokoh utama, penonton diajak mengalami ketakutan dan rasa tidak berdaya yang timbul dari kejadian supranatural tersebut. Film ini tidak hanya menawarkan sensasi horor, tetapi juga menggambarkan bagaimana kepercayaan budaya lokal dan pengalaman spiritual masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita.

Film terakhir yang akan ditayangkan adalah “Almost Miracle” dari kelompok A.M Production, sebuah drama keluarga yang menyentuh hati. Kisahnya berfokus pada Bagas, seorang pemuda bermasalah yang hidup hanya berdua dengan kakaknya, Fajar, pengidap autisme. Meski dikenal sebagai pemabuk dan pengguna narkoba, Bagas perlahan berusaha mengubah hidupnya demi masa depan yang lebih baik, terutama karena tanggung jawab terhadap kakaknya. Film ini menyajikan dinamika keluarga, perjuangan hidup, dan tema pengorbanan dalam balutan narasi yang emosional dan inspiratif.

Keempat film ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Sistem Informasi UIB tidak hanya unggul dalam bidang teknologi dan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kreativitas yang tinggi dalam bidang seni. Expo ini menjadi panggung yang tepat bagi mereka untuk menyuarakan kritik, harapan, dan nilai-nilai kemanusiaan melalui medium film.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan karya-karya luar biasa ini di Expo Sistem Informasi UIB, yang akan berlangsung pada 21 Juni 2025 mendatang. Saksikan, resapi, dan ambil pesan positif dari setiap cerita yang disuguhkan.

Editor: Jaya Ridho Nugroho, S.Kom

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri