
Penulis: Ariel Hutapea (2412023) | Editor: Ambarwulan, S.T.
Batam, 3 Agustus 2025 Sebuah prestasi membanggakan berhasil diraih oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam (UIB) angkatan 2024 dan 2022, yaitu Joceslyn, Angelin, dan Muhammad Hafizi, yang berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 dalam ajang Kompetisi Desain Sepatu Unerd DHIGH V2. Ketiganya memenangkan penghargaan tersebut melalui karya berjudul “UNERD Kreskick: Sepatu Anti-Air Inovatif Hadirkan Nostalgia Kresek Masa Kecil” dan “D-High Vermilion Vault.”
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Grand Batam Mall. Pada 31 Juli 2025, Joceslyn dan Angelin mempresentasikan UNERD Kreskick, desain sepatu yang terinspirasi dari pengalaman masa kecil menggunakan kantong kresek sebagai pelindung kaki. Karya ini menonjol berkat nilai nostalgia yang diolah menjadi desain yang emosional dan inovatif secara fungsional. Memadukan warna biru laut, payung pantai, topi, dan pita merah pada tali sepatu, membuat sepatu ini terlihat unik
Kemudian, pada 1 Agustus 2025, Muhammad Hafizi menampilkan karyanya D-High Vermilion Vault, yang memadukan warna merah terang dan putih sebagai simbol energi, keberanian, serta stabilitas. Filosofi warna dan eksekusi desain yang kuat membuat karyanya berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi ini.

(Presentasi Karya dari Joceslyn dan Angelin)
Dalam presentasinya, Joceslyn dan Angelin memaparkan keunggulan dari karya desain sepatu mereka sekaligus menjelaskan latar belakang konsep yang diangkat. Desain “UNERD Kreskick” terinspirasi dari pengalaman masa kecil menggunakan kantong kresek sebagai pelindung kaki sebuah kebiasaan sederhana yang kemudian mereka transformasikan menjadi ide desain sepatu yang fungsional, unik, dan penuh makna. Penjelasan keduanya yang lugas dan menyentuh sisi emosional berhasil menarik perhatian para juri serta membangun keterhubungan antara desain dan pengalaman pribadi yang relevan.

(Presentasi Karya dari Muhammad Hafizi)
Sementara itu, Muhammad Hafizi, melalui karya “D-High Vermilion Vault”, menyampaikan konsep desain yang diangkat dari inspirasi visual sebuah bangunan berwarna merah. Warna tersebut ia implementasikan ke dalam desain sepatu dengan mengusung filosofi vermillion sebagai simbol semangat dan vault sebagai lambang stabilitas. Dalam presentasinya, Hafizi juga memaparkan keunggulan desain miliknya yang tidak dimiliki peserta lain—baik dari sisi pemilihan warna, konsep visual, hingga filosofi yang melatarbelakanginya. Penyampaian yang jelas, sistematis, dan detail membuat karyanya menjadi sorotan yang mencuri perhatian para juri serta para penonton.

(Hasil Desain Sepatu Joceslyn dan Angelin)
Dalam karyanya, Joceslyn dan Angelin ini menonjolkan perpaduan nilai emosional dan inovasi teknis. Sepatu dirancang dengan mempertimbangkan tiga aspek utama: fungsionalitas, kenyamanan, dan estetika. Material utama yang digunakan adalah synthetic metallic leather yang tahan air, dipadukan dengan lapisan PVC glossy/patent leather untuk memperkuat tampilan serta ketahanan terhadap kelembapan. Fitur tambahan seperti lubang sirkulasi udara dan sol berbahan rubber serta phylon juga memberikan kenyamanan dan fleksibilitas optimal saat dikenakan.
Secara visual, perpaduan warna biru muda, putih, dan abu-abu menciptakan tampilan yang merepresentasikan plastik kresek transparan, memperkuat pesan nostalgia yang diusung. Dengan ukuran sampel 41 dan dikategorikan sebagai life style shoes, UNERD Kreskick menjadi bukti keberhasilan Joceslyn dan Angelin dalam menciptakan desain yang tidak hanya estetik dan inovatif, tetapi juga memiliki kedalaman makna dan potensi untuk diproduksi secara masal.

(Hasil Karya dari Muhammad Hafizi)
Sementara karya sepatu D-High Vermilion Vault hasil rancangan Muhammad Hafizi, memadukan fungsionalitas, gaya modern, dan inovasi teknis dalam konsep lifestyle shoes. Sepatu ini menggunakan kombinasi material White dan Black Suede Synthetic, Gray Mesh YT6412, serta aksen Light Red Nylon yang tidak hanya memperkuat struktur tapi juga menambah daya tarik visual. Fitur cross ventilation pada sol memastikan kenyamanan dan sirkulasi udara optimal. Perpaduan warna abu-abu, merah vermilion, dan putih menghadirkan kesan modern dan sporty. Desain yang diperinci dari berbagai sudut ini menunjukkan potensi besar Hafizi dalam menciptakan produk estetik, fungsional, dan layak diproduksi masal.

(Foto Dokumentasi Para Peserta dan Juga Para Juri Serta Panitia)
Di akhir acara, para juri bersama panitia penyelenggara melakukan sesi foto bersama dengan para pemenang sebagai bentuk dokumentasi sekaligus bukti bahwa kompetisi yang diikuti oleh Joceslyn, Angelin dan Muhammad Hafizi telah terlaksana dengan sukses. Momen ini juga disambut dengan antusias dan dukungan penuh dari rekan-rekan mahasiswa lainnya, yang turut memberikan semangat serta apresiasi atas pencapaian yang diraih.
Kebersamaan dan solidaritas yang ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur UIB menjadi gambaran nyata bahwa prestasi tidak hanya dibangun oleh individu, tetapi juga melalui dukungan lingkungan yang saling menguatkan. Kemenangan ini tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga kebanggaan bersama yang menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berani berkompetisi di tingkat nasional.
Diharapkan ke depannya, mahasiswa Arsitektur UIB dapat kembali meraih penghargaan di berbagai ajang kompetisi, serta terus mengharumkan nama universitas melalui karya-karya yang kreatif, inovatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Program Sarjana Arsitektur
Universitas Internasional Batam


