Bagaimana Teknologi Bionic Mengubah Kehidupan Manusia: Dari Protesis hingga Organ Sintetis

Penulis: Haeruddin, S.Kom., M.MSI.

Gambar Story PIN

Sumber Gambar: Pinterest

Teknologi bionic, yang memadukan perangkat mekanis dengan tubuh manusia, telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, memberikan dampak besar dalam dunia medis dan kehidupan sehari-hari. Dengan menciptakan solusi untuk menggantikan atau meningkatkan bagian-bagian tubuh yang hilang atau rusak, teknologi ini tidak hanya menawarkan harapan baru bagi banyak orang, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan yang lebih inovatif. Artikel ini akan membahas bagaimana teknologi bionic, mulai dari protesis hingga organ sintetis, telah mengubah cara kita melihat batas-batas tubuh manusia dan memberikan kemajuan yang mengubah kehidupan.

Protesis Bionic: Kembali Beraktivitas dengan Teknologi Canggih

Protesis adalah salah satu aplikasi paling awal dari teknologi bionic yang telah mengubah hidup banyak orang. Sebelumnya, orang yang kehilangan anggota tubuh harus mengandalkan alat bantu yang cenderung kurang fungsional dan tidak nyaman. Namun, dengan hadirnya protesis bionic, situasi ini mulai berubah. Protesis modern dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih, seperti sensor, motor, dan bahkan penghubung saraf yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol pergerakan anggota tubuh palsu dengan lebih alami dan presisi.

Sebagai contoh, protesis tangan bionic kini dapat meniru gerakan tangan manusia dengan tingkat ketelitian yang luar biasa. Pengguna dapat menggenggam, memegang, dan melakukan tugas sehari-hari, seperti memegang cangkir atau menulis, dengan bantuan protesis yang terhubung langsung ke sistem saraf mereka. Teknologi ini memungkinkan pemulihan yang lebih cepat dan pengembalian fungsi tubuh yang hilang dengan cara yang sebelumnya tidak terbayangkan.

Meningkatkan Kualitas Hidup dengan Implan Bionic

Selain protesis, implan bionic juga telah menjadi bagian integral dari revolusi medis yang memengaruhi banyak orang. Implan bionic, seperti alat pendengar atau implan retina, memberikan harapan baru bagi mereka yang menderita gangguan sensorik. Misalnya, implan koklea, yang digunakan untuk orang yang menderita gangguan pendengaran, memberikan kemampuan untuk mendengar kembali suara dengan cara yang lebih alami, sementara implan retina memungkinkan beberapa orang yang mengalami kebutaan untuk merasakan kembali penglihatan terbatas.

Implan bionic ini tidak hanya memperbaiki kualitas hidup, tetapi juga memberikan kembali kemerdekaan bagi orang-orang yang sebelumnya terbatas oleh kondisi fisik mereka. Selain itu, teknologi ini terus berkembang dengan penambahan kecerdasan buatan (AI), yang memungkinkan perangkat untuk lebih “belajar” dan beradaptasi dengan kebutuhan penggunanya.

Organ Sintetis: Menggantikan Organ yang Rusak atau Kehilangan

Salah satu area yang paling menarik dari teknologi bionic adalah pengembangan organ sintetis. Saat ini, organ buatan seperti jantung, hati, dan ginjal sedang dalam tahap penelitian dan pengembangan, dan meskipun teknologi ini masih dalam tahap awal, potensi yang dimilikinya luar biasa. Organ sintetis dapat menjadi solusi bagi orang yang membutuhkan transplantasi organ, tetapi tidak dapat menemukan donor yang cocok.

Misalnya, jantung buatan yang dirancang dengan menggunakan teknologi bionic memungkinkan pasien dengan gagal jantung untuk hidup lebih lama sementara mereka menunggu transplantasi. Selain itu, teknologi bionic ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memberikan organ yang dapat berfungsi lebih baik daripada organ manusia yang rusak.

Pengembangan organ sintetis yang dapat bekerja dengan lancar dan sepenuhnya menggantikan organ manusia menjadi impian besar dalam dunia medis. Para ilmuwan dan insinyur terus berupaya menciptakan organ yang bukan hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga dapat berintegrasi dengan tubuh manusia tanpa menimbulkan efek samping negatif.

Masa Depan Teknologi Bionic: Mengubah Cara Kita Menjalani Kehidupan

Teknologi bionic telah membuka berbagai kemungkinan baru untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Dari protesis yang memungkinkan individu untuk kembali beraktivitas seperti semula, hingga organ sintetis yang dapat menggantikan organ tubuh yang rusak, teknologi ini terus berkembang dan menjadi lebih canggih. Ke depannya, kita bisa membayangkan dunia di mana lebih banyak bagian tubuh manusia yang dapat diperbaiki atau digantikan dengan teknologi bionic, meningkatkan kualitas hidup, dan memungkinkan manusia untuk hidup lebih lama dan lebih sehat.

Namun, tantangan tetap ada. Selain masalah teknis dalam menciptakan perangkat yang sepenuhnya fungsional, ada juga pertanyaan etis terkait penggunaan teknologi ini. Bagaimana teknologi bionic akan mempengaruhi masyarakat kita secara keseluruhan? Apa dampaknya terhadap hubungan antara manusia dan mesin? Pertanyaan-pertanyaan ini masih akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Kesimpulan

Teknologi bionic telah membawa revolusi besar dalam dunia medis dan kehidupan manusia. Dengan inovasi seperti protesis yang lebih canggih, implan bionic, dan organ sintetis, kehidupan manusia yang sebelumnya terbatas oleh kehilangan anggota tubuh atau gangguan organ kini dapat diperbaiki atau bahkan digantikan. Sementara itu, dengan terus berkembangnya teknologi ini, masa depan tampak lebih cerah dengan kemungkinan-kemungkinan baru yang belum terbayangkan sebelumnya. Dunia yang menggabungkan tubuh manusia dan teknologi bionic semakin dekat, dan dampaknya akan terus mengubah cara kita hidup.

🔍 Tertarik mendalami Teknologi Informasi? Cek Program Studi Teknologi Informasi  UIB dan pilih peminatanmu: Cloud Engineering, Smart Systems, atau Cyber Intelligence. Segera daftarkan dirimu di Pendaftran Program Sarjana Teknologi Informasi.

Editor: Ambarwulan, S.T.

Referensi

  1. Mayo Clinic – Prosthetics and Bionics Website Mayo Clinic menyediakan banyak informasi tentang protesis dan bionics, termasuk bagaimana teknologi ini digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan gangguan fisik. Link: https://www.mayoclinic.org
  2. Harvard University – Bionic Prosthetics Harvard menyediakan banyak artikel dan penelitian terkait dengan perkembangan protesis bionic dan aplikasi di dunia medis. Link: https://www.seas.harvard.edu
  3. MIT – Bionics Research Group Massachusetts Institute of Technology (MIT) memiliki penelitian terkait bionics dan perangkat medis yang dapat menyatu dengan tubuh manusia. Link: https://www.media.mit.edu
  4. BBC News – How Bionic Technology is Changing Medicine Artikel ini mengulas berbagai aplikasi teknologi bionic yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi medis, termasuk protesis dan implan. Link: https://www.bbc.com/news
  5. NIH – Bionic Prosthetics The National Institutes of Health (NIH) juga memiliki banyak artikel terkait dengan bionics dan teknologi medis yang mendukung penggantian atau pemulihan fungsi tubuh. Link: https://www.nih.gov
  6. ScienceDirect – Bionics and Biomedical Engineering ScienceDirect menyediakan artikel dan jurnal terkait dengan bionics dan pengembangan alat medis yang digunakan untuk menggantikan atau meningkatkan bagian tubuh yang hilang atau rusak. Link: https://www.sciencedirect.com
  7. TechCrunch – Bionic Tech Innovations TechCrunch sering melaporkan inovasi teknologi terbaru, termasuk perkembangan dalam bidang bionics yang mencakup protesis dan organ sintetis. Link: https://techcrunch.com
  8. The Guardian – The Rise of Bionic Technology Artikel-artikel di The Guardian sering membahas tentang inovasi dan dampak sosial dari perkembangan teknologi bionic. Link: https://www.theguardian.com

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri