Penulis: Kevin Dhiyo Fazilki (2432060) | Editor: Ambarwulan, S.T.
Program Studi Biologi Universitas Internasional Batam (UIB) menggelar Workshop Penyelarasan Visi Keilmuan dengan Kurikulum pada Senin–Selasa, 15–16 Desember 2025, dengan menghadirkan Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr sebagai narasumber utama. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kurikulum Program Studi Biologi melalui Pemantapan Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran” ini dilaksanakan dalam bentuk workshop dan focus group discussion (FGD) sebagai bagian dari upaya penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Gambar 1. Foto Bersama
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr menekankan bahwa penyelarasan visi keilmuan, kurikulum, dan sarana pendukung merupakan kunci utama dalam pengembangan program studi yang unggul dan berdaya saing. “Kurikulum tidak dapat berdiri sendiri. Ia harus selaras dengan visi keilmuan program studi serta didukung oleh tata kelola laboratorium dan ruang pembelajaran yang memadai agar capaian pembelajaran dapat terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Hartanto menyoroti pentingnya penataan teaching laboratory dan research laboratory secara terpisah untuk menjamin mutu pembelajaran dan riset. Ia juga menekankan perlunya penguatan fasilitas laboratorium biomolekuler, termasuk ketersediaan instrumen analitik seperti Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC–MS) dan pengembangan LC–MS berstandar ISO/IEC 17025. Menurutnya, “Keberadaan laboratorium dengan standar yang jelas tidak hanya mendukung proses pembelajaran dan penelitian, tetapi juga membuka peluang pengembangan layanan pengujian yang dapat meningkatkan reputasi institusi,” jelasnya.
Selain aspek sarana prasarana, workshop ini juga menyoroti perubahan paradigma pembelajaran Biologi. Prof. Hartanto menegaskan bahwa pembelajaran Biologi tidak semata-mata berorientasi pada hafalan, melainkan harus mendorong pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan argumentasi ilmiah. “Teknologi seharusnya menjadi alat bantu dalam pembelajaran, bukan pengganti proses berpikir. Penguatan dasar-dasar biologi tetap menjadi fondasi penting dalam pengembangan kurikulum,” tambahnya.

Gambar 2. Diskusi Penyelarasan VMTS dengan Kurikulum
Workshop ini diikuti oleh dosen Fakultas Kesehatan dan Sains, serta perwakilan LPMI, dan pimpinan Universitas. Diskusi yang berlangsung secara intensif membahas penajaman profil lulusan dan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan visi keilmuan Program Studi Biologi, yaitu One Health Tropis, Ketahanan Kesehatan, dan Keberlanjutan Ekosistem.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Biologi UIB menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penajaman profil lulusan dan CPL, pemetaan kontribusi mata kuliah terhadap keunggulan program studi, penguatan program matrikulasi mahasiswa, serta penataan tata kelola laboratorium yang mendukung akreditasi nasional dan internasional. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi landasan dalam penyempurnaan kurikulum Program Studi Biologi UIB agar semakin adaptif, relevan, dan berdaya saing.

Gambar 3. Tour Laboratorium
Kegiatan workshop ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Internasional Batam dalam menjamin mutu akademik dan pengembangan kurikulum yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan narasumber ahli dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, Program Studi Biologi UIB terus berupaya menghadirkan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta tantangan global di bidang biologi.
Program Sarjana Biologi
Universitas Internasional Batam


