Penulis: Emiliya Febriyani, S.H., M.H. | Editor: Ambarwulan, S.T.
Program Studi Ilmu Hukum Universitas Internasional Batam (PS IH UIB) terus menguatkan keunggulan akademiknya melalui pengembangan pembelajaran yang terintegrasi antara teori dan praktik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Wawancara Magang Mahasiswa Program Sarjana Ilmu Hukum Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 13 Januari 2026, bertempat di Ruang Lecturer Hall Lantai 2 Gedung A Universitas Internasional Batam, dan diikuti oleh 18 mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum yang telah memenuhi persyaratan akademik untuk mengikuti program magang.

Pelaksanaan wawancara magang menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PS IH UIB dalam menjaga kualitas proses pendidikan. Dengan perencanaan yang sistematis serta keterlibatan dosen secara langsung, program studi memastikan bahwa setiap tahapan pembelajaran berjalan sesuai dengan standar akademik yang telah ditetapkan.
Melalui pembelajaran berbasis praktik yang dirancang secara terukur dan berkesinambungan, PS IH UIB terus memperkuat keunggulan akademik serta membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga matang dalam sikap profesional dan tanggung jawab etik.
Proses wawancara dilaksanakan secara langsung oleh Kaprodi PS IH UIB, Emiliya Febriyani, S.H., M.H., Sekprodi PS IH UIB Nadia Carolina Weley, S.H., M.H. dan Dosen PS IH UIB, Hanifah Ghafila Romadona, S.H., M.H.
Pendekatan seleksi ini mencerminkan keseriusan program studi dalam menjaga kualitas pembelajaran berbasis praktik agar selaras dengan capaian pembelajaran lulusan.

Wakil Dekan Fakultas Hukum UIB, Dr. Hari Sutra Disemadi, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan wawancara magang merupakan bagian penting dari upaya fakultas dalam menjaga kualitas proses pendidikan hukum.
“Pembelajaran hukum tidak cukup hanya dibangun di ruang kelas. Melalui proses seleksi magang yang terarah, mahasiswa dipersiapkan agar memiliki kesiapan akademik, mental, dan etika sebelum terjun ke dunia praktik. Inilah bentuk komitmen kami dalam memastikan kualitas lulusan tetap terjaga,” ungkapnya.
Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik menjadi salah satu pendekatan utama dalam membentuk sarjana hukum yang adaptif terhadap dinamika profesi hukum serta mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.
Melalui wawancara ini, mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa magang merupakan bagian integral dari proses pembelajaran hukum. Penempatan magang dilakukan secara selektif agar mahasiswa memperoleh pengalaman praktik yang relevan, kontekstual, dan mampu memperkuat kompetensi akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi jembatan antara pembelajaran akademik dan realitas dunia kerja, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi tantangan profesi hukum.
Program Sarjana Ilmu Hukum
Universitas Internasional Batam


