Penulis: Wahyu Aulia Hasibuan, S.Tr.GZ., M.Gz.; Sari Tilawah, S.T. | Editor: Sari Tilawah, S.T.
Batam, 10 Maret 2026 – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pelaksanaan Community Development Program (CDP) RAFI 2026 (Ramadan dan Idul Fitri). Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin Telin dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri dengan menghadirkan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Penyerahan Simbolisasi dari PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) ke Universitas Internasional Batam (UIB) (Dari kiri ke kanan: Raja Zulkarnain, Dr. Hari Sutra Disemadi, S.H., M.H., Irawan Satrio Leksono, Abdul Rahman Ansyori)
Pada tahun ini, Telin berkolaborasi dengan Universitas Internasional Batam (UIB) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dalam menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sahabat Pintar: Edukasi dan Pelatihan Inovasi Produk Pangan Lokal Berbasis Sirkular dalam Mendukung Pengembangan Wisata Edukasi di Kelurahan Sambau”. Kick off program ini dilaksanakan di Kantor Lurah Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Program ini direncanakan akan berlangsung secara berkelanjutan hingga 29 April 2026 dengan total empat pertemuan yang berisi rangkaian kegiatan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat Kelurahan Sambau. Kegiatan ini melibatkan sivitas akademika dari berbagai program studi di UIB, di antaranya Program Studi Biologi, Gizi, Pariwisata, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Foto Bersama
Kegiatan kick off ini dihadiri oleh masyarakat Kelurahan Sambau, yang terdiri dari kelompok wanita tani, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar Sambau. Dari Universitas Internasional Batam melibatkan sivitas akademika, di antaranya Dr. Hari Sutra Disemadi, S.H., M.H. selaku Kepala LPPM UIB, bersama tim dosen dari berbagai program studi seperti Biologi, Gizi, Pariwisata, dan Sistem Informasi, serta beberapa mahasiswa. Sementara itu, dari pihak Telin turut hadir Irawan Satrio Leksono dan Jordan Andrean selaku Komisaris Telin, serta Abdul Rahman Ansyori selaku Chief Technology Officer Telin bersama jajaran senior leaders Telin. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan langsung dari Lurah Sambau, Raja Zulkarnain.
Dalam sambutannya, Abdul Rahman Ansyori selaku Chief Technology Officer Telin menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Melalui pendekatan kolaboratif bersama perguruan tinggi dan pemerintah daerah, Telin berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat meningkatkan nilai ekonomi dan potensi wisata di wilayah Sambau.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi oleh Lurah Sambau, Raja Zulkarnain atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif antara Telin dan Universitas Internasional Batam. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendorong masyarakat untuk semakin aktif dalam mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan Kelurahan Sambau.

Pemaparan Materi oleh Dosen UIB
Pada sesi kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi edukatif yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya lokal. Materi pertama disampaikan oleh tim dari Program Studi Gizi UIB mengenai pangan lokal dan kandungan gizinya, yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi pangan daerah sebagai sumber nutrisi sekaligus peluang usaha. Selanjutnya, tim dari Program Studi Biologi UIB memaparkan manfaat tanaman hidroponik dan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengembangan pertanian skala rumah tangga yang berkelanjutan.
Selain itu, tim Program Studi Pariwisata UIB memaparkan potensi pangan lokal sebagai bagian dari pengembangan wisata edukasi berbasis ekonomi sirkular di Kelurahan Sambau. Pendekatan ekonomi sirkular diharapkan mampu mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan sekaligus menciptakanD nilai tambah bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan produk pangan lokal yang dapat menjadi daya tarik wisata.

Antusiasme Peserta
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti sesi pemaparan materi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait potensi pengembangan pangan lokal di wilayah mereka. Antusiasme tersebut mencerminkan semangat masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan potensi lokal sebagai peluang usaha sekaligus daya tarik wisata yang berkelanjutan di Sambau. Terakhir, kegiatan ini ditutup dengan foto bersama serta penyerahan simbolisasi kegiatan dari Telin dan UIB.
Melalui program ini, Telin dan Universitas Internasional Batam berharap masyarakat Sambau tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi produk pangan lokal yang bernilai ekonomi dan mendukung pengembangan wisata edukasi berbasis komunitas di wilayah tersebut. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara dunia industri, akademisi, dan pemerintah dalam mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Kolaborasi ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Internasional Batam


