Penulis: Amelia Asadi, S.M. | Editor: Ambarwulan, S.T.
Dosen Prodi Akuntansi, Fakultas Bisnis dan Manajemen UIB, Ivone, S.E., M.M., ACMA., CGMA., CSRS., CSRA., CSP., bersama tim peneliti berhasil mempublikasikan artikel ilmiah berjudul “Balancing Power and Ethics: Chief Executive Officer Impact on Environmental, Social, and Governance Reporting Strategy in Family vs. Non-Family Firms” pada jurnal Corporate and Business Strategy Review, Volume 7, Issue 3, Tahun 2026, yang terindeks Scopus Q2. Publikasi ini menjadi salah satu bukti kontribusi nyata sivitas akademika UIB dalam menghasilkan penelitian berkualitas yang diakui secara internasional.

(Sumber: Biro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIB)
Penelitian tersebut mengkaji hubungan antara praktik earnings management (manajemen laba) dengan pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Secara khusus, penelitian ini membandingkan karakteristik perusahaan keluarga dan non-keluarga, sekaligus menganalisis bagaimana kekuatan Chief Executive Officer (CEO)—meliputi kepemilikan saham, pengalaman, dan prestise—memoderasi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan data 40 perusahaan Indonesia yang memiliki skor ESG di Thomson Reuters selama periode 2018–2022 atau sebanyak 200 observasi, dengan analisis panel menggunakan pendekatan ekonometrika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen laba cenderung menurunkan kualitas pengungkapan ESG, terutama pada perusahaan keluarga. Sementara itu, pada perusahaan non-keluarga, kekuatan CEO memiliki peran yang signifikan dalam memengaruhi kualitas pelaporan ESG.
Dari aspek kebaruan, penelitian ini menawarkan perspektif yang belum banyak dikaji dengan mengintegrasikan pengaruh CEO power sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara manajemen laba dan pengungkapan ESG, serta membandingkan secara langsung kondisi pada perusahaan keluarga dan non-keluarga di Indonesia. Penelitian ini juga memperkaya literatur mengenai tata kelola perusahaan dan keberlanjutan di negara berkembang, yang selama ini masih didominasi oleh studi dari negara maju.

(Sumber: Biro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIB)
Dari sisi kemanfaatan, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi regulator dalam memperkuat kebijakan tata kelola perusahaan dan transparansi pelaporan ESG. Bagi investor, temuan ini memberikan wawasan bahwa penilaian terhadap kualitas ESG tidak hanya bergantung pada skor yang dipublikasikan, tetapi juga perlu mempertimbangkan struktur kepemilikan perusahaan dan karakteristik kepemimpinan CEO. Sementara bagi perusahaan, penelitian ini menjadi masukan untuk membangun tata kelola yang lebih baik sehingga pelaporan keberlanjutan mampu mencerminkan kondisi perusahaan secara lebih kredibel dan akuntabel.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Internasional Batam, Dr. Hari Sutra Disemadi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan publikasi pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q2 menunjukkan kapasitas dosen UIB dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik global, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai isu strategis di bidang tata kelola perusahaan dan keberlanjutan.

(Sumber: Biro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIB)
Sebagai institusi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, Universitas Internasional Batam berkomitmen untuk terus mendorong budaya riset yang unggul, kolaboratif, dan berdampak, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui dukungan terhadap publikasi ilmiah bereputasi, UIB berharap dapat memperkuat kontribusi akademisi dalam menghasilkan solusi berbasis penelitian yang relevan bagi dunia industri, pemerintah, dan masyarakat.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Internasional Batam

