Penulis: Rafa Khoirunnisa (2446025) | Editor: Gilang Ananda,S.Kom.,M.M

Batam, 10 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Internasional Batam (UIB) Angkatan 2025 mengikuti webinar bertajuk “Unlock Your Research with AI – Strategi Menyusun Proposal Penelitian yang Berkualitas” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin berperan dalam dunia penelitian. Webinar menghadirkan Putu Hadi Purnama Jati, M.Sc., Founder JagoPrompt, sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Alifia Lisda Zetty Aqmi, S.M., M.M., Dosen Manajemen UIB.

Dalam webinar ini, peserta memperoleh wawasan mengenai peluang, peran, etika, serta batasan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penelitian akademik. Narasumber menjelaskan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk meningkatkan efisiensi proses penelitian apabila digunakan secara tepat dan tetap menjunjung tinggi prinsip kejujuran serta integritas akademik. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses penelitian, seperti ChatGPT, Gemini, NotebookLM, Perplexity, Claude, dan Bing Copilot, beserta fungsi, keunggulan, dan contoh penerapannya dalam berbagai tahapan penyusunan proposal penelitian.
Dalam pemaparannya, Putu Hadi Purnama Jati, M.Sc. menekankan bahwa, “Semakin banyak tools AI yang tersedia, namun yang terpenting bukan banyaknya aplikasi yang digunakan, melainkan bagaimana kita memilih dan memanfaatkannya secara tepat sesuai kebutuhan penelitian.”

Selain itu, peserta dibekali berbagai strategi praktis dalam mencari ide penelitian yang relevan, menyusun alur kerja penelitian (research workflow), serta memanfaatkan AI untuk mendukung setiap tahapan penyusunan proposal secara lebih efektif. Webinar semakin menarik dengan adanya demonstrasi penggunaan NotebookLM untuk menggali dan mengembangkan ide penelitian berdasarkan sumber referensi yang dimiliki. Narasumber juga membagikan berbagai tips dalam menyusun prompt yang spesifik dan terarah agar menghasilkan keluaran AI yang lebih akurat, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan akademik.
Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, mahasiswa juga berkesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan AI dalam penelitian, mulai dari teknik menyusun prompt yang efektif hingga cara memanfaatkan AI tanpa melanggar etika akademik. Interaksi tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam memanfaatkan teknologi sebagai pendukung proses penelitian.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Pariwisata UIB diharapkan mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak sebagai alat pendukung dalam menyusun proposal penelitian yang sistematis, inovatif, dan berkualitas. Selain meningkatkan efisiensi dalam proses penyusunan penelitian, pemanfaatan AI yang bertanggung jawab juga diharapkan dapat mendorong lahirnya karya ilmiah yang tetap menjunjung tinggi integritas akademik, orisinalitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pariwisata.
Program Sarjana Pariwisata
Universitas Internasional Batam


