Penulis: Lilik Sri Rahayu (2512025) | Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,M.M

Jakarta, 12 Agustus 2026 — Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam (UIB) berkontribusi dalam Seminar Nasional Sains & Keteknikan 2026. Acara ini mempertemukan akademisi, praktisi, serta pemangku kepentingan di bidang sains dan keteknikan.
Seminar ini diselenggarakan di Kemala Ballroom, Kampus Universitas Esa Unggul, Jakarta. Selain itu, kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Inovasi Sains & Keteknikan untuk Reindustrialisasi dan Pembangunan Berkelanjutan.” Oleh karena itu, forum ini membahas berbagai isu strategis terkait teknologi, industri, infrastruktur, dan lingkungan.

(Assoc. Prof. Stivani Ayuning Suwarlan, Ph.D. menyampaikan materi “DPSIR Framework untuk Ketahanan Iklim di Permukiman Pesisir”)
Penerapan DPSIR Framework untuk Permukiman Pesisir
Dalam kegiatan tersebut, Assoc. Prof. Stivani Ayuning Suwarlan, S.T., M.T., Ph.D., hadir sebagai Invited Speaker. Kaprodi Arsitektur UIB ini membawakan materi bertajuk “DPSIR Framework untuk Ketahanan Iklim di Permukiman Pesisir.”
Materi ini mengangkat pendekatan DPSIR (Driver, Pressure, State, Impact, Response). Selanjutnya, pendekatan tersebut digunakan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan kawasan pesisir. Hal ini sangat penting dalam menghadapi perubahan iklim serta perkembangan wilayah.

(Pemaparan studi kasus permukiman pesisir di Kepulauan Riau oleh ibu Stivani)
Studi Kasus Permukiman Pesisir di Kepulauan Riau
Pada pemaparannya, Ibu Stivani menyoroti studi kasus di Kepulauan Riau. Beliau menjelaskan keterkaitan antara perubahan iklim dan tingkat urbanisasi. Selain itu, eksploitasi dan pembangunan kawasan juga memicu degradasi lingkungan.
Akibatnya, masyarakat pesisir menghadapi berbagai risiko nyata. Risiko tersebut meliputi ancaman banjir, abrasi pantai, hingga kerentanan sosial.

(Pemaparan studi kasus permukiman pesisir di Kepulauan Riau oleh ibu Stivani)
Tantangan Kerentanan Iklim dan Solusi Berkelanjutan
Pembahasan dilanjutkan dengan mengulas kerentanan akibat cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan laut. Kondisi ini berpotensi mengganggu mata pencaharian warga serta merusak infrastruktur lokal.
Oleh karena itu, strategi respons yang tepat sangat diperlukan. Salah satu solusinya adalah penguatan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Selain itu, penerapan sistem peringatan dini (early warning system) juga menjadi langkah krusial.

(Pemaparan risiko dan kerentanan iklim pada permukiman pesisir oleh ibu Stivani)
Komitmen UIB dalam Pembangunan Berkelanjutan
Keterlibatan Prodi Arsitektur UIB pada seminar ini memperluas ruang berbagi pengetahuan. Di samping itu, partisipasi ini juga memperkuat jejaring akademik di tingkat nasional.
Dengan demikian, perspektif ilmu arsitektur dapat memberikan kontribusi nyata. Khususnya, dalam menciptakan permukiman pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.
Ingin Berkontribusi dalam Dunia Arsitektur dan Pembangunan Berkelanjutan?
Bergabunglah menjadi bagian dari Universitas Internasional Batam dan kembangkan potensimu bersama para pakar di bidangnya. Daftarkan dirimu sekarang melalui pendaftaran.uib.ac.id!
Program Sarjana Arsitektur
Universitas Internasional Batam


