Penulis: Duke Paopathon Pardede (2461001) | Editor: Gilang Ananda, S.Kom., M.M

Universitas Internasional Batam (UIB) mengirimkan 14 mahasiswa untuk mengikuti UiTM Negeri Sembilan Summer Program 2026 di Malaysia. Program internasional ini diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Negeri Sembilan pada 10–14 Agustus 2026.
Sementara itu, perjalanan delegasi UIB berlangsung pada 9–15 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengenal budaya Malaysia secara langsung. Mereka juga mengunjungi berbagai destinasi serta membangun koneksi dengan mahasiswa dari negara lain.
Bagi mahasiswa UIB, program ini menjadi pengalaman belajar yang melampaui kegiatan akademik di dalam kelas. Selain menambah wawasan, mahasiswa juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi di lingkungan internasional.
14 Mahasiswa UIB Ikuti Program Internasional di Malaysia
Delegasi UIB berasal dari empat program studi, yaitu English Language Education, Information Technology, Law Studies, dan Management.

Mahasiswa dari English Language Education terdiri atas Nasya Amelia Putri, Hiqmi Handayani, Mutia Aliqa Islami, Gati Cahyaning Pertiwi, Nadira Nurul Faiqah, Johnathan Evans, Iffani Junita Tambunan, Inne Dasilva Angel, dan Ririn Lynn Gaydenh Suherman.
Selanjutnya, She Linna dan Dayang Amanina Nalingga berasal dari Information Technology. Engelica dan Shanti Paramita mewakili Law Studies. Sementara itu, Saskia Suci Ramadhani berasal dari Management.
Program ini juga mempertemukan mahasiswa UIB dengan peserta dari Heilongjiang University of Finance and Economics (HUFE), China, Universitas Andalas (UNAND), serta mahasiswa UiTM Negeri Sembilan.
Dengan latar belakang yang beragam, peserta dapat bertukar cerita dan perspektif. Oleh karena itu, program ini tidak hanya menjadi tempat belajar budaya baru. Kegiatan tersebut juga membuka peluang untuk membangun pertemanan dan jaringan internasional.

Jelajahi Melaka, Kuala Lumpur, dan Putrajaya
Selama lima hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang menggabungkan eksplorasi budaya, pembelajaran interaktif, dan kegiatan sosial.
Salah satu kegiatan tersebut adalah Melaka Heritage Studios and HOHO Bus Tour. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengenal sejarah serta warisan budaya Malaysia secara lebih dekat.
Selain itu, peserta mengikuti Kuala Lumpur City Tour. Mereka mengunjungi beberapa destinasi, termasuk KLCC dan Pavilion. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai kehidupan perkotaan dan keberagaman masyarakat Malaysia.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Putrajaya. Para peserta mengikuti Cruise Experience di Putrajaya Lake serta mengunjungi Putra Mosque dan Putrajaya Botanical Garden.
Dari rangkaian kunjungan tersebut, mahasiswa dapat melihat karakteristik arsitektur dan tata kota Malaysia. Mereka juga memperoleh perspektif baru mengenai lingkungan dan budaya yang berbeda dari Indonesia.

Belajar Budaya melalui Pengalaman Langsung
Program ini tidak hanya berisi kunjungan wisata dan budaya. Peserta juga mengikuti kegiatan interaktif, seperti Interactive Malaysian Cultural Experience, Interactive Cooking Session, dan Traditional Dance Workshop.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal tradisi Malaysia melalui pengalaman langsung. Pada saat yang sama, mahasiswa UIB juga berkesempatan memperkenalkan budaya Indonesia kepada peserta lainnya.
Dengan demikian, proses pertukaran budaya berjalan dua arah. Setiap peserta dapat belajar sekaligus berbagi tentang budaya masing-masing.
Interaksi tersebut juga membantu mahasiswa memahami bahwa perbedaan bahasa dan kebiasaan bukanlah hambatan. Sebaliknya, keberagaman menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih luas.

Bangun Pertemanan Lintas Negara
Salah satu pengalaman paling berkesan bagi mahasiswa UIB adalah kesempatan bertemu dengan peserta dari universitas dan negara lain.
Selama program berlangsung, mahasiswa sering berbincang dan mengikuti kegiatan bersama. Mereka juga bekerja sama serta bertukar pengalaman tentang kehidupan sebagai mahasiswa di negara masing-masing.
Nasya Amelia Putri, salah satu peserta dari UIB, mengungkapkan bahwa program tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Terlebih lagi, kegiatan ini merupakan pengalaman pertamanya bepergian ke luar negeri.
Menurut Nasya, mahasiswa dari universitas lain serta student buddies sangat ramah. Meskipun terdapat perbedaan bahasa dan budaya, para peserta tetap dapat membangun hubungan dengan baik.
“The activities were really fun and enjoyable, especially because it was my first time travelling abroad,” ungkap Nasya.
Ia juga menilai interaksi dengan mahasiswa dari China menjadi pengalaman baru. Pertemuan tersebut memperluas pandangannya tentang kehidupan mahasiswa dari negara yang berbeda.
Cultural Exchange Pererat Hubungan Antarpeserta
Bagi Nasya, salah satu momen paling berkesan terjadi saat kegiatan cultural exchange. Dalam sesi tersebut, peserta menampilkan tarian tradisional sebagai bagian dari pertukaran budaya.
Menurutnya, rangkaian summer program selama lima hari cukup padat. Namun, kegiatan pertukaran budaya membuat pengalaman tersebut semakin bermakna.
“Even though the summer camp could be tiring, everything felt lighter when we performed a traditional dance for the cultural exchange,” ujar Nasya.
Melalui tarian, percakapan, dan aktivitas bersama, peserta dapat memperkenalkan budaya mereka. Pada saat yang sama, mereka juga mempelajari tradisi dari peserta lainnya.
Karena itu, perbedaan budaya tidak menjadi penghalang dalam membangun hubungan. Justru, keberagaman menjadi kekuatan yang mempererat hubungan antarpeserta.

Tingkatkan Kemampuan Komunikasi dan Adaptasi
Selain memperluas wawasan budaya, UiTM Negeri Sembilan Summer Program 2026 memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan penting.
Mahasiswa belajar berkomunikasi dengan orang dari latar belakang berbeda. Mereka juga perlu beradaptasi dengan lingkungan baru selama berada di Malaysia.
Kemudian, berbagai aktivitas kelompok mendorong peserta untuk meningkatkan kemampuan kerja sama. Interaksi internasional tersebut juga membantu mahasiswa menjadi lebih percaya diri.
Pengalaman seperti ini tidak seluruhnya dapat diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas. Oleh sebab itu, program mobilitas internasional menjadi salah satu sarana penting untuk mendukung perkembangan mahasiswa.
UIB Dorong Mahasiswa Memiliki Wawasan Global
Partisipasi mahasiswa dalam UiTM Negeri Sembilan Summer Program 2026 menunjukkan komitmen UIB dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional.
Melalui program mobilitas seperti ini, mahasiswa didorong untuk keluar dari lingkungan yang familiar. Mereka dapat mengenal perspektif baru sekaligus memahami keberagaman masyarakat global.
Secara keseluruhan, program ini memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi 14 mahasiswa UIB. Mahasiswa tidak hanya menjelajahi Melaka, Kuala Lumpur, dan Putrajaya. Mereka juga membangun pertemanan baru dan mengikuti berbagai kegiatan budaya.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi perkembangan akademik maupun pribadi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini mendukung semangat UIB untuk mendorong mahasiswa learn, connect, explore, and grow beyond borders.

Mulai Pengalaman Internasionalmu Bersama UIB
Ingin merasakan pengalaman kuliah yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas? Universitas Internasional Batam membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar, berkembang, dan membangun jaringan melalui berbagai kegiatan nasional maupun internasional.
Jadilah bagian dari UIB dan persiapkan dirimu untuk mendapatkan pengalaman akademik dengan wawasan global. Daftar sekarang melalui pendaftaran.uib.ac.id dan mulai perjalananmu bersama UIB!
Kantor Urusan Internasional
Universitas Internasional Batam


