UIB dan UiTM Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Batam melalui Pembelajaran Lapangan dan Kegiatan Konservasi Lingkungan

Penulis: Duke Paopathon Pardede (2461001) | Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,M.M

UIB dan UiTM Eksplorasi Biodiversitas Batam melalui Pembelajaran Lapangan

Pada 26 Agustus 2026, Universitas Internasional Batam (UIB) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, melanjutkan kolaborasi akademik melalui pembelajaran berbasis lapangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Academic Visit, International Seminar, & Community Service: Collaboration between Faculty of Health & Science UIB & Faculty of Applied Sciences UiTM.”

Program tersebut memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa tentang keanekaragaman tumbuhan, konservasi lingkungan, dan ekosistem pesisir. Sebanyak 26 mahasiswa Biologi UiTM mengikuti kegiatan bersama 4 mahasiswa Biologi dan 5 mahasiswa Gizi UIB. Selain itu, 2 dosen UiTM, 9 dosen UIB, serta 1 perwakilan International Relations Office (IRO) turut mendampingi kegiatan.

Eksplorasi Keanekaragaman Tumbuhan di Kebun Raya Batam

Rangkaian kegiatan dimulai pada pagi hari di Kebun Raya Batam. Di lokasi ini, mahasiswa mengenal berbagai jenis tumbuhan melalui observasi langsung dan penjelasan dari instruktur.

Mahasiswa mempelajari karakteristik, fungsi, serta manfaat berbagai tumbuhan. Selain itu, mereka memahami peran kebun raya dalam konservasi, pendidikan, penelitian, dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, mahasiswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di lapangan.

Beberapa tumbuhan yang menjadi bahan pembelajaran antara lain Nepenthes, Aquilaria, Hopea odorata, Vatica granulata, dan Dipterocarpus. Mahasiswa juga mempelajari fungsi ekologis serta nilai konservasi dari tumbuhan tersebut.

Salah satu objek yang menarik perhatian adalah Nepenthes atau kantong semar. Mahasiswa mempelajari struktur kantong dan fungsinya dalam menangkap serangga. Mereka juga memahami bagaimana tumbuhan tersebut beradaptasi pada lingkungan dengan kandungan nutrisi tanah yang terbatas.

Mahasiswa UIB dan UiTM Belajar dalam Tim Internasional

Untuk memperkuat interaksi, mahasiswa UIB dan UiTM dibagi menjadi tiga kelompok campuran. Kelompok tersebut bernama Ixora, Avicennia, dan Nephentes.

Melalui kelompok lintas institusi ini, mahasiswa dapat bertukar pengetahuan dan perspektif. Mereka juga berkomunikasi dengan mahasiswa dari latar belakang akademik serta budaya yang berbeda.

Selanjutnya, setiap kelompok mengumpulkan hasil pengamatan selama kunjungan. Informasi tersebut kemudian dikembangkan menjadi materi presentasi. Proses ini membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi, dan kerja sama dalam tim internasional.

Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa UIB. Mereka dapat belajar bersama mahasiswa internasional dalam suasana di luar kelas.

Salah satu mahasiswa Gizi UIB, Tita, bahkan menggambarkan kegiatan tersebut sebagai pengalaman yang “sangat seru.” Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu aktivitas paling menyenangkan yang pernah ia ikuti bersama dosen.

Mengenal Ekosistem Mangrove Batam

Setelah kegiatan di Kebun Raya Batam, peserta melanjutkan perjalanan ke Mangrove Ecotourism Pandang Tak Jemu.

Di lokasi ini, mahasiswa mempelajari karakteristik dan peran penting ekosistem mangrove bagi kawasan pesisir. Beberapa jenis mangrove yang diperkenalkan meliputi Bruguiera gymnorrhiza, Rhizophora stylosa, Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Avicennia marina, Lumnitzera racemosa, dan Rhizophora mucronata.

Mahasiswa juga mempelajari karakteristik morfologi dan bentuk adaptasi tumbuhan mangrove terhadap lingkungan pesisir. Selain itu, peserta mengenal proses vivipari. Pada proses ini, biji mulai berkecambah ketika masih menempel pada tumbuhan induknya.

Wujud Nyata Konservasi melalui Penanaman Mangrove

Tidak hanya mempelajari teori, peserta juga terlibat dalam kegiatan konservasi. Pada sore hari, mahasiswa melakukan penanaman bibit mangrove di area yang telah ditentukan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh secara langsung. Pada saat yang sama, mereka ikut berkontribusi dalam menjaga serta memulihkan ekosistem pesisir.

Aktivitas ini juga meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kolaborasi Internasional untuk Pembelajaran yang Berdampak

Secara keseluruhan, pembelajaran lapangan UIB dan UiTM memberikan pengalaman akademik sekaligus interkultural bagi mahasiswa. Eksplorasi di Kebun Raya Batam memperkenalkan keanekaragaman ekosistem darat. Sementara itu, kunjungan ke kawasan mangrove memperluas pemahaman mahasiswa tentang ekosistem pesisir.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik. Mereka juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan interaksi lintas budaya.

Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen UIB dan UiTM dalam menghadirkan pembelajaran internasional yang terhubung dengan persoalan nyata di lingkungan. Selain memperkuat hubungan kedua institusi, program ini mendukung internasionalisasi dan pengembangan pembelajaran kolaboratif di pendidikan tinggi.

Yuk, Jadi Bagian dari Pengalaman Internasional di UIB!

Ingin merasakan pengalaman kuliah yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas? Universitas Internasional Batam membuka kesempatan bagi kamu untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun pengalaman internasional selama masa studi.

Daftar sekarang di pendaftaran.uib.ac.id dan mulai perjalananmu bersama UIB. Go International With Us!

Kantor Urusan Internasional

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri