Penulis: Inne Dasilva Angel (2361011) | Editor: Ambarwulan, S.T.

Program Studi Pariwisata Universitas Internasional Batam (UIB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan desa wisata melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Prodi Pariwisata dan Prodi Ilmu Gizi UIB, di bawah koordinasi PS Magister Manajemen sebagai tuan rumah program Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Balai Edukasi Berbasis Community Based Tourism (CBT).

Berbeda dari kegiatan sebelumnya, sesi edukasi kali ini difokuskan kepada anak-anak di lingkungan Desa Wisata Bakau Serip. Tim Prodi Pariwisata dan Ilmu Gizi UIB mengemas materi higienitas dengan cara yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami. Anak-anak diajak belajar tentang pentingnya mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, serta mengenali makanan yang bersih dan sehat pengetahuan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari maupun bagi masa depan mereka sebagai bagian dari komunitas desa wisata.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual untuk mengenalkan nilai-nilai higienitas sejak usia dini, serta membangun kebiasaan baik yang nantinya mendukung standar pelayanan wisata di desa tersebut.

Tiga mahasiswa aktif Prodi Pariwisata angkatan 2024 turut terjun langsung membimbing anak-anak melalui permainan edukatif, demonstrasi cuci tangan, dan sesi tanya jawab. Adapun mahasiswa PS Pariwisata yang terlibat di dalam kegiatan ini adalah Chelsea Yuni Luis (2446016), Angelica Br Tarigan (2446020), Wilhma Amanda Putri (2446019). Kehadiran mahasiswa ini memperkuat pendekatan experiential learning sekaligus memberikan pengalaman nyata berinteraksi dengan komunitas wisata. Kegiatan turut didampingi oleh dua dosen Pariwisata UIB yaitu, Dame Afrina Sihombing, S.E., M.M. dan Dr. Ratih Anggraini, S.Pd., M.M.

Dr. Ratih Anggraini menekankan bahwa edukasi higienitas kepada anak-anak adalah langkah penting dalam membentuk generasi desa wisata yang sadar kebersihan. “Anak-anak adalah agen perubahan masa depan. Ketika mereka memahami kebersihan sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi bagian komunitas yang lebih siap mendukung pelayanan wisata yang aman, sehat, dan profesional,” ujarnya.

Melalui kolaborasi Prodi Pariwisata dan Ilmu Gizi UIB, kegiatan PKM ini diharapkan tidak hanya memberikan edukasi langsung kepada anak-anak, tetapi juga memperkuat fondasi pengembangan Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip sebagai destinasi berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Program Sarjana Pariwisata
Universitas Internasional Batam

