Melalui pendekatan ilmiah dan aplikatif, program studi di Fakultas Kesehatan dan Sains UIB membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang aspek biologis dan gizi, serta keterampilan analitis yang dibutuhkan untuk menghadapi isu-isu kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan di tingkat nasional maupun global.

Dekan Fakultas Kesehatan dan Sains
Fakultas Kesehatan dan Sains (FKS) resmi berdiri pada tahun 2025 dengan tekad untuk mencetak lulusan di bidang kesehatan dan sains yang profesional, kompeten, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
FKS menaungi dua program studi, yaitu Program Sarjana Gizi dan Program Sarjana Biologi. Program Sarjana Gizi mendapatkan pengesahan melalui SK Menteri Pendidikan Nasional No. 89/A/0/2025 tanggal 19 Januari 2025, sedangkan Program Sarjana Biologi melalui SK Menteri Pendidikan Nasional No. 90/A/0/2025 pada tanggal 19 Januari 2025.
Kehadiran FKS beserta kedua program studinya menjadi bukti nyata komitmen Universitas Internasional Batam (UIB) untuk secara berkelanjutan mewadahi, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, sekaligus mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas bagi kemajuan masyarakat.
Menjadi fakultas berstandar internasional dalam menghasilkan lulusan dan IPTEKS di bidang kesehatan dan sains adaptif terhadap global yang dinamis pada tahun 2046.
Mengintegrasikan ilmu dasar, riset terapan, dan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat, program studi di Fakultas Kesehatan dan Sains UIB membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan praktis untuk berkontribusi dalam pengembangan sains kehidupan dan peningkatan kualitas gizi secara berkelanjutan.
Jelajahi anatomi manusia dalam pengalaman belajar yang imersif di Laboratorium Anatomi Digital. Melalui Anatomage Table, koleksi plastinasi, dan model anatomi berkualitas, mahasiswa dapat mengamati tubuh secara tiga dimensi, menelusuri sistem organ, serta memahami hubungan antara struktur, fungsi fisiologis, dan status gizi. Ruang seluas 80 m² dengan kapasitas hingga 50 mahasiswa ini menghadirkan pembelajaran modern yang interaktif, aman, dan relevan bagi calon biolog serta ahli gizi
Laboratorium Histologi membuka dunia mikroskopis yang tidak terlihat oleh mata. Dengan dukungan mikroskop berkualitas dan fasilitas pemrosesan jaringan, mahasiswa mempelajari arsitektur sel dan jaringan manusia, hewan, serta tumbuhan secara detail. Pengalaman ini membangun ketelitian ilmiah sekaligus memperkuat pemahaman tentang hubungan struktur jaringan dengan fungsi biologis, kesehatan, dan gizi
Laboratorium Komputer merupakan pusat pembelajaran digital dan analisis data Fakultas Kesehatan dan Sains. Dalam ruang seluas 320 m² yang mampu menampung hingga 120 pengguna, mahasiswa dapat mengikuti evaluasi berbasis komputer, mengolah data penelitian, menjalankan analisis statistik, serta mengeksplorasi bioinformatika dan filogenetik. Lingkungan terintegrasi ini mempersiapkan mahasiswa menghadapi ekosistem sains modern yang semakin berbasis data
Laboratorium Biologi Molekuler menghadirkan ruang eksplorasi untuk memahami kehidupan hingga tingkat DNA, RNA, dan protein. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam ekstraksi asam nukleat, PCR dan real-time PCR, elektroforesis, spektrofotometri, serta deteksi molekuler. Dengan fasilitas modern, luas 160 m², dan kapasitas 56 mahasiswa, laboratorium ini memperkuat riset keanekaragaman hayati, mikrobiologi, bioteknologi, keamanan pangan, dan gizi molekuler
Laboratorium Biokimia menghubungkan konsep kimia dengan proses kehidupan dan kualitas pangan. Di ruang seluas 320 m² berkapasitas 64 orang, mahasiswa dapat menganalisis metabolisme, aktivitas enzim, karbohidrat, protein, lemak, glukosa, dan berbagai komponen bahan pangan. Dukungan instrumen analitik menjadikan laboratorium ini wadah penting untuk pembelajaran dan penelitian di bidang biokimia, fisiologi, pangan, serta gizi
Laboratorium Patologi Klinik menghadirkan pengalaman analisis laboratorium yang menghubungkan data biologis dengan gambaran kesehatan dan status gizi. Mahasiswa mempelajari hematologi, kimia klinik, dan urinalisis melalui pengolahan sampel darah serta urin menggunakan instrumen terotomatisasi. Setiap kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan ketelitian, etika, biosafety, dan standar operasional laboratorium
Laboratorium Fisiologi mengajak mahasiswa memahami bagaimana tubuh merespons aktivitas, lingkungan, dan asupan gizi melalui pengukuran nyata. Dengan fasilitas untuk menilai fungsi kardiovaskular, pernapasan, kebugaran, komposisi tubuh, dan respons sensorik, ruang seluas 50 m² ini memberikan pengalaman belajar aplikatif yang menghubungkan teori fisiologi dengan kesehatan dan performa manusia
Laboratorium Problem Based Learning dirancang sebagai ruang kolaborasi tempat gagasan berkembang menjadi solusi. Dalam tujuh ruang diskusi yang nyaman, mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk mengurai persoalan biologi, gizi, kesehatan, dan lingkungan, menelaah bukti ilmiah, lalu merumuskan alternatif pemecahan. Pendekatan ini menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim yang dibutuhkan di dunia profesional
Laboratorium Mikrobiologi menjadi ruang untuk mengeksplorasi dunia bakteri, kapang, khamir, dan mikroorganisme lain yang berperan dalam kesehatan, pangan, lingkungan, serta bioteknologi. Dengan luas 340 m², kapasitas 115 orang, dan fasilitas kultur yang lengkap, mahasiswa dapat melakukan isolasi, kultivasi, identifikasi, penghitungan,
Laboratorium Parasitologi menghadirkan pembelajaran mendalam tentang protozoa, helmin, artropoda, serta vektor yang memengaruhi kesehatan manusia dan hewan. Melalui pengamatan spesimen dan preparat, mahasiswa menelusuri morfologi, siklus hidup, hubungan inang–parasit, serta faktor lingkungan yang mendorong penularan. Laboratorium ini memperkuat kompetensi identifikasi, analisis, dan pencegahan penyakit parasitik secara ilmiah
Laboratorium Riset merupakan ruang kolaboratif untuk mengubah pertanyaan ilmiah menjadi temuan yang berdampak. Fasilitas bersama ini mendukung penelitian dosen, mahasiswa, dan mitra dalam bidang biologi, gizi, kesehatan, serta sains terapan. Pengendalian akses, ketertelusuran sampel, kondisi kerja terkontrol, dan pencegahan kontaminasi memastikan setiap penelitian berlangsung secara tertib, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan
Laboratorium Kesehatan Masyarakat membawa pembelajaran dari kampus langsung menuju kebutuhan komunitas. Mahasiswa memadukan epidemiologi, gizi masyarakat, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, biostatistika, dan surveilans untuk memahami persoalan kesehatan populasi secara utuh. Melalui pengukuran antropometri, analisis konsumsi pangan, pengelolaan data, dan perancangan intervensi, laboratorium ini menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan berbasis bukti yang berdampak nyata bagi masyarakat
Laboratorium Animal House Facility menyediakan kerangka pemeliharaan hewan coba yang terkontrol dengan mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare), biosafety, biosecurity, sanitasi, karantina, serta pengendalian akses. Fasilitas ini beroperasi untuk mendukung kegiatan pendidikan, praktikum, dan penelitian eksperimental preklinis yang telah memperoleh persetujuan etik (ethical clearance)

