Penulis: Muhammad Ilham Ashiddiq Tresnawan, S.T., B.Sc., M.Sc.

Sumber: puskomedia.id
Di era digital sekarang, banyak aktivitas yang dulu sepenuhnya manual kini bisa dipantau, dikontrol, dan dianalisis secara otomatis. Semua itu berkat teknologi Internet of Things (IoT), yang menghubungkan benda-benda fisik dengan sistem digital melalui jaringan internet. IoT membuat benda-benda di sekitar kita tidak lagi pasif, tapi bisa “berinteraksi” dengan dunia digital, sehingga kehidupan sehari-hari menjadi lebih efisien, nyaman, dan cerdas.
Dunia fisik adalah segala hal yang bisa kita rasakan secara nyata, mulai dari benda, lingkungan, hingga aktivitas manusia. Dalam konteks IoT, dunia fisik menjadi sumber data utama. Sensor pada perangkat IoT berfungsi menangkap kondisi nyata, misalnya suhu, cahaya, kelembaban, gerakan, atau detak jantung. Data ini kemudian dikirim ke sistem digital untuk diproses dan dijadikan informasi yang berguna. Dengan kata lain, dunia fisik adalah titik awal interaksi IoT, tempat data nyata diambil sebelum diubah menjadi keputusan atau tindakan otomatis.
Dunia digital adalah tempat data dari dunia fisik diolah, dianalisis, dan dijadikan informasi. Cloud, server, aplikasi, dan algoritma berperan sebagai “otak” sistem IoT. Contohnya, data suhu dari sensor ruangan dikirim ke server untuk dianalisis, lalu sistem menentukan apakah AC perlu menyala atau mati. Data detak jantung dari smartwatch bisa diubah menjadi notifikasi kesehatan untuk memberi peringatan dini. Dunia digital inilah yang memungkinkan perangkat fisik merespons secara otomatis dan pintar.
Cara IoT Menghubungkan Dunia Fisik dan Digital
Agar IoT bekerja dengan optimal, ada beberapa komponen utama yang saling terhubung:
- Sensor dan Perangkat Fisik
Sensor bertugas menangkap kondisi dunia nyata, misalnya suhu, kelembaban, cahaya, gerakan, atau detak jantung. Data ini menjadi jembatan awal dari dunia fisik ke dunia digital. Contoh: sensor gerak pada lampu otomatis, sensor suhu pada AC pintar, atau sensor detak jantung di smartwatch.
- Koneksi Internet
Setelah data dikumpulkan, perangkat IoT mengirimnya melalui jaringan seperti Wi-Fi, Bluetooth, atau jaringan seluler. Tanpa koneksi ini, data tidak bisa diteruskan ke sistem digital. Contoh: kamera CCTV rumah mengirim video real-time ke aplikasi smartphone melalui Wi-Fi.
- Pengolahan Data (Cloud & Server)
Data yang dikirim disimpan dan diproses di server atau cloud. Di sini data dianalisis untuk menjadi informasi yang berguna, seperti pola kebiasaan pengguna atau peringatan otomatis. Contoh: smartwatch mengolah data langkah harian untuk memberi rekomendasi olahraga atau tidur.
- Aplikasi dan Antarmuka Pengguna
Hasil analisis ditampilkan ke pengguna melalui aplikasi atau dashboard. Pengguna dapat memantau, mengontrol, atau mengambil keputusan berdasarkan data tersebut. Contoh: aplikasi smart home memberi notifikasi saat kulkas hampir kosong atau lampu rumah menyala secara otomatis saat malam.
Contoh Penerapan IoT dalam Kehidupan Sehari-hari
- Smart Home
Lampu yang menyala otomatis saat malam, AC yang menyesuaikan suhu ruangan, dan kulkas yang memberi notifikasi stok makanan adalah contoh bagaimana dunia fisik (perangkat) terhubung ke dunia digital (aplikasi dan cloud). Semua bisa dikontrol dari smartphone atau berjalan otomatis tanpa campur tangan manusia.
- Kesehatan dan Wearable Devices
Smartwatch memantau detak jantung, pola tidur, dan aktivitas fisik. Data fisik tubuh dikirim ke sistem digital yang menganalisisnya dan memberi rekomendasi kesehatan atau peringatan dini. Dunia fisik dan digital bekerja sama untuk menjaga kesehatan pengguna.
- Transportasi dan Smart City
Lampu lalu lintas pintar, sensor parkir, dan sistem pemantauan jalan membuat kota lebih efisien. Sensor di jalan (dunia fisik) mengirim data ke sistem digital, sehingga lampu lalu lintas bisa diatur otomatis untuk mengurangi kemacetan, dan sistem parkir memberi informasi real-time kepada pengendara.
- Industri dan Produksi
Mesin pabrik dilengkapi sensor yang memantau kondisi kerja dan kualitas produksi. Data dari mesin dikirim ke sistem digital untuk dianalisis, sehingga prediksi kerusakan atau optimasi produksi bisa dilakukan. Dunia fisik (mesin dan bahan) dan digital (sistem analisis) saling terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi.
IoT adalah jembatan utama yang menghubungkan dunia fisik dan dunia digital. Dunia fisik menyediakan data nyata melalui sensor, sementara dunia digital mengolah data menjadi informasi yang bisa digunakan untuk otomatisasi, pengambilan keputusan, dan prediksi. Dalam kehidupan sehari-hari, IoT membuat rumah lebih cerdas, kesehatan lebih terpantau, transportasi lebih efisien, dan industri lebih produktif. IoT bukan sekadar teknologi canggih, tetapi penghubung yang mengintegrasikan pengalaman nyata dengan sistem digital, sehingga hidup menjadi lebih mudah, nyaman, dan efisien.
🔍 Tertarik mendalami Teknologi Informasi? Cek Program Studi Teknologi Informasi Universitas Internasional Batam dan pilih peminatanmu: Cloud Engineering, Smart Systems, atau Cyber Intelligence. Segera daftarkan dirimu di Pendaftran Program Sarjana Teknologi Informasi.
Editor: Ambarwulan, S.T.
Referensi
- Ashton, K. (2009). That “Internet of Things” thing. RFID Journal.
- Atzori, L., Iera, A., & Morabito, G. (2010). The Internet of Things: A survey. Computer Networks, 54(15), 2787–2805.
- Gubbi, J., Buyya, R., Marusic, S., & Palaniswami, M. (2013). Internet of Things (IoT): A vision, architectural elements, and future directions. Future Generation Computer Systems, 29(7), 1645–1660.
- Stankovic, J. A. (2014). Research directions for the Internet of Things. IEEE Internet of Things Journal, 1(1), 3–9.
- Buyya, R., & Dastjerdi, A. V. (2016). Internet of Things: Principles and Paradigms. Morgan Kaufmann.
- Kleppmann, M. (2017). Designing Data-Intensive Applications. O’Reilly Media.
- Cisco. (2023). Internet of Things (IoT) Overview.
- IBM. (2023). What is the Internet of Things (IoT)?
- Microsoft Learn. (2023). Introduction to Internet of Things.
- Amazon Web Services (AWS). (2023). What is IoT?
- MIT OpenCourseWare. (2023). Internet of Things Systems.
- Coursera. (2023). Introduction to the Internet of Things and Embedded Systems.


