Program Sarjana TI Gelar Kelas Praktisi Mengajar Mata Kuliah Pengantar Teknologi Informasi

Penulis: Muhammad Ilham Ashiddiq Tresnawan, S.T., B.Sc., M.Sc. | Editor: Ambarwulan, S.T.

Program Sarjana Teknologi Informasi Universitas Internasional Batam menyelenggarakan Kelas Praktisi Mengajar pada mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik serta penguatan keterlibatan dunia industri dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diawali dengan kata sambutan dan arahan dari Bapak Haeruddin, S.Kom., M.MSI., selaku Ketua Program Studi Teknologi Informasi, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Bapak Haeruddin, S.Kom., M.MSI. menyampaikan bahwa kehadiran praktisi industri dalam kegiatan pembelajaran merupakan langkah strategis untuk memperkaya wawasan mahasiswa terhadap realitas dunia kerja. Beliau juga mengarahkan mahasiswa agar dapat memanfaatkan kegiatan ini secara optimal sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman, meningkatkan keterampilan praktis, serta membangun pola pikir profesional sejak dini.

Kelas Praktisi Mengajar ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Desember 2025, pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, dan diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Webex. Pelaksanaan kegiatan secara daring memungkinkan interaksi yang fleksibel dan efektif antara narasumber dan mahasiswa tanpa mengurangi kualitas penyampaian materi maupun diskusi.

Kegiatan ini menghadirkan Bapak Julius Eka Wimardini, S.Kom, sebagai narasumber dan praktisi mengajar untuk mahasiswa kelas 1TIMA dan 1TIMB. Dengan pengalaman profesional yang dimiliki, narasumber membagikan pengetahuan serta praktik terbaik, terkait aspek keamanan teknologi informasi yang menjadi fondasi penting dalam penguasaan teknologi di era digital.

Pada sesi pertama, materi difokuskan pada IT Essentials: Security, pembahasan berbagai jenis serangan jaringan (network attacks), serta transformasi pendekatan keamanan jaringan melalui konsep Secure Access Service Edge (SASE). Mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai ancaman social engineering sebagai bentuk manipulasi psikologis, pentingnya kebijakan keamanan dan kepatuhan (compliance), serta aspek keamanan fisik dalam melindungi infrastruktur teknologi seperti server dan workstation.

Materi selanjutnya menekankan pentingnya proteksi data, meliputi enkripsi, integritas, imutabilitas, dan mekanisme pencadangan (backup), serta praktik penghapusan data secara permanen (data destruction permanently) untuk mencegah kebocoran informasi. Selain itu, dibahas pula penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) sebagai salah satu mekanisme pengamanan akses yang semakin penting dalam sistem teknologi informasi.

Pada sesi kedua, pembahasan berfokus pada aspek implementatif dan teknis, antara lain pengamanan sistem operasi Windows, keamanan jaringan wireless, serta teknik troubleshooting keamanan yang sistematis. Narasumber juga menjelaskan penerapan Group Policy Object (GPO), konsep Role-Based Access Control (RBAC), penggunaan firewall host-based untuk penyaringan lalu lintas pada endpoint, serta praktik browser hardening dan sandboxing.

Selain itu, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pemeliharaan kepatuhan (compliance), keamanan jaringan nirkabel termasuk protokol utama dan mekanisme autentikasi, serta perbandingan antara firewall jaringan stateless dan stateful. Sesi ini dilengkapi dengan penjelasan proses troubleshooting keamanan enam langkah yang disampaikan secara bertahap, dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif.

Sepanjang kegiatan berlangsung, mahasiswa didorong untuk aktif berpartisipasi melalui diskusi dan pertanyaan yang relevan dengan materi maupun tantangan nyata di dunia industri. Interaksi langsung dengan praktisi memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap penerapan teknologi informasi, khususnya di bidang keamanan.

Pelaksanaan Kelas Praktisi Mengajar ini sejalan dengan capaian pembelajaran lulusan Program Sarjana Teknologi Informasi Universitas Internasional Batam yang menekankan keseimbangan antara penguasaan konsep dasar, keterampilan praktis, kemampuan berpikir kritis, serta komunikasi profesional. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui keterlibatan dunia industri.

Melalui kegiatan ini, Universitas Internasional Batam kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Kelas Praktisi Mengajar diharapkan dapat terus menjadi bagian dari strategi pembelajaran berkelanjutan dalam mencetak lulusan teknologi informasi yang kompeten, beretika, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional di era transformasi digital.

šŸ” Tertarik mendalami Teknologi Informasi? Cek Program Studi Teknologi Informasi  Universitas Internasional Batam dan pilih peminatanmu: Cloud Engineering, Smart Systems, atau Cyber Intelligence. Segera daftarkan dirimu di Pendaftran Program Sarjana Teknologi Informasi.

Program Sarjana Teknologi Informasi

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri