Batam, 03 Juni 2025 – Program Sahabat Pintar yang diinisiasi oleh PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) bekerja sama dengan Universitas Internasional Batam (UIB) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIB merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Telin yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan, khususnya dalam hal literasi digital dan pengembangan keterampilan. Pada Rabu, 28 Mei 2025, program Sahabat Pintar 2.0 bertajuk “Sahabat Pintar: Sinergi Kreatif untuk Komunitas Pesisir Pantai yang Maju dan Berkelanjutan” di Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu, Kampung Tua Bakau Serip, Sambau, Nongsa telah selesai dilaksanakan. Dengan melibatkan 25 peserta dari empat Kampung Tua di Nongsa, yaitu Kampung Tua Bakau Serip, Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kampung Tua Terih, dan Kampung Tua Nongsa Pantai, program ini sukses memberikan dampak nyata dan manfaat bagi para peserta.
Program Sahabat Pintar ini dilaksanakan selama tiga bulan mulai dari 28 Februari hingga 28 Mei 2025 dimana LPPM UIB sebagai koordinator penyelenggaraan kegiatan dengan mengikutsertakan 9 dosen dan 23 mahasiswa dari beberapa program studi UIB. Serangkaian kurikulum pembelajaran seperti Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Literasi Industri Kreatif telah dipaparkan secara interaktif dan kondusif oleh para dosen yang ahli dibidangnya. Selain itu, mahasiswa juga turut serta terlibat pada saat memberikan pelatihan.
Pelatihan Bahasa Inggris diadakan selama enam kali pertemuan dipimpin oleh Leil Badrah Zaki, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan memaparkan materi yang mencakup topik-topik utama seperti menyapa dan memperkenalkan diri untuk interaksi sehari-hari, memberikan petunjuk arah di tempat wisata, dan menangani transaksi jual beli dengan menggunakan Bahasa inggris. Dilanjutkan dengan Bahasa Mandarin yang dipimpin oleh Kepala Pusat Pengembangan Budaya dan Bahasa Mandarin, Nicky, B.Ed., M.TCSOL., peserta dikenalkan pada beberapa kata-kata Bahasa Mandarin yang sering digunakan untuk menyapa dan memperkenalkan diri.
Antusiasme peserta tidak berhenti sampai di situ. Peserta masih bersemangat mengikuti pelatihan Literasi Industri Kreatif yang dibimbing oleh dosen-dosen Fakultas Bisnis dan Manajemen; Sari Dewi, S.E., M.Ak, Dr. Dewi Khornida Marheni, S.E., M.M., Ridhayati Farid, S.Psi., M.M., Yuddy Giovanna Priscilla, S.E., M.M., Erizal Wibisono Santoso, S.Ak., M.Acc, Latifa Al Rosyidah Imas, S.M., B.BusCom., M.B.A, dan Dame Afrina Sihombing, S.E., M.M. Pelatihan ini memberikan materi mencakup pengetahuan tentang teknologi pendukung, peluang pasar dan mengembangkan ide menjadi produk atau layanan bernilai ekonomi dan budaya. Peserta juga diajak untuk mengembangkan minat bisnis atau bisnis yang telah berjalan dengan membuat Bisnis Model Kanvas.
Setelah beberapa minggu menjalankan pelatihan, pertemuan terakhir 28 Mei 2025 diadakan untuk mengevaluasi program Sahabat Pintar yang telah selesai dilaksanakan. Peserta sangat mengapresiasi kegiatan ini yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami sangat berterimakasih kepada UIB dan Telin yang mengadakan program ini. Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat di sini”, ujar Asmirati, salah satu peserta Program Sahabat Pintar. Peserta berharap, program Sahabat Pintar ini dapat berlanjut dengan durasi kegiatan yang bertambah dan materi pelatihan yang praktikal.
Sebagai bagian dari pilar Environmental, Social, dan Governance (ESG), kegiatan Sahabat Pintar oleh Telin dan UIB ini menjadi langkah awal untuk mencapai Suistainable Development Goals (SDGs) yang memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya masyarakat pesisir Sambau, Nongsa. Program ini dinilai sangat positif oleh masyarakat dengan pengharapan adanya program serupa untuk meningkatkan potensi ekowisata yang maju dan keberlanjutan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Universitas Internasional Batam