Penulis: Romario Galiano (2432085)

Sumber: Pinterest
Di tengah gempita revolusi digital, istilah-istilah baru seperti kecerdasan buatan, big data, komputasi awan, dan Internet of Things kerap menghiasi percakapan publik. Media menyorot kecanggihan robot cerdas, perusahaan raksasa teknologi mempromosikan layanan cloud, dan kampus-kampus ramai membahas algoritma pembelajaran mesin. Namun, di balik sorotan cahaya terang itu, ada sederet teknologi lama yang terlupakan. Teknologi ini mungkin sudah tidak lagi digunakan secara luas, bahkan sebagian sudah punah, tetapi warisannya terus hidup dalam bentuk lain dan tanpa sadar menopang seluruh bangunan transformasi digital modern.
Floppy disk, misalnya, hanyalah keping tipis berkapasitas 1,44 MB ukuran yang kini tidak cukup bahkan untuk sebuah foto beresolusi tinggi. Tetapi, di masanya, disket adalah jembatan yang memungkinkan orang membawa data dari satu komputer ke komputer lain. Ide sederhana ini membuka jalan bagi lahirnya flashdisk, kartu memori, hingga penyimpanan berbasis cloud.
Hal serupa berlaku pada pager. Meski kini hanya tinggal sejarah, pager pernah menjadi simbol mobilitas komunikasi. Alat kecil ini memperlihatkan bahwa pesan dapat disampaikan secara cepat kepada seseorang, tanpa memerlukan tatap muka langsung atau sambungan telepon kabel. Walau sederhana, gagasan bahwa manusia bisa dihubungi kapan pun dan di mana pun kemudian berkembang menjadi SMS, telepon genggam, dan aplikasi pesan instan yang kita nikmati hari ini. Pager mungkin telah lenyap, tetapi prinsip komunikasi mobile yang dibawanya masih menjadi fondasi inovasi komunikasi digital.
Fax pun memiliki kisah serupa. Di era 1980 sampai 1990, mesin fax dianggap revolusioner karena mampu mengirim dokumen lintas kota bahkan lintas negara hanya dalam hitungan menit. Bagi dunia bisnis, teknologi ini mempercepat transaksi dan memperkuat jaringan komunikasi global. Meskipun sekarang tergantikan oleh email, aplikasi pengiriman file, dan tanda tangan digital, fax telah menanamkan nilai penting: kecepatan berbagi dokumen adalah kunci efisiensi.
Lalu ada intranet, jaringan internal perusahaan yang sering kali dianggap membosankan dan terbatas. Namun, dengan adanya intranet dapat memperkenalkan konsep berbagi dokumen, berita, dan pengumuman dalam satu ruang digital. Apa yang dahulu terlihat kaku kini menjelma dalam bentuk yang lebih dinamis seperti Google Workspace, Microsoft Teams, atau Slack. Semua itu adalah lanjutan dari eksperimen sederhana bernama intranet.
Sementara itu, serat optik adalah pilar paling nyata dan masih bertahan hingga kini. Jika dunia digital ibarat sebuah bangunan megah, maka kabel serat optik adalah pondasi beton yang menahannya. Tanpa serat optik, mustahil kita bisa menikmati internet cepat, streaming video, konferensi daring, hingga metaverse. Teknologi ini lahir dari penelitian panjang di bidang fisika cahaya dan komunikasi, dan kini menjadi urat nadi yang menghubungkan miliaran perangkat di seluruh dunia.
Tidak hanya itu, core memory teknologi penyimpanan yang digunakan komputer generasi awal juga meninggalkan warisan besar. Walau kini telah digantikan oleh RAM modern, core memory mengajarkan prinsip kecepatan dan ketahanan memori dalam komputasi. Demikian pula Lotus Notes, perangkat lunak yang mungkin terdengar asing bagi generasi sekarang, tetapi dulu menjadi salah satu sistem pertama yang memungkinkan kolaborasi dokumen digital. Tanpa Lotus Notes, mungkin Google Docs dan platform serupa tidak akan pernah lahir dengan konsep real-time collaboration.
Teknologi-teknologi tersebut memang tampak sederhana jika dibandingkan dengan kecanggihan hari ini. Namun, kesederhanaan mereka adalah pintu yang membuka perjalanan panjang menuju transformasi digital. Pager telah bereinkarnasi menjadi smartphone multifungsi. Floppy disk yang ringkih berganti rupa menjadi cloud storage yang mampu menyimpan data tanpa batas. Fax yang bising berganti menjadi email dan aplikasi dokumen elektronik. Intranet yang kaku bertransformasi menjadi ruang kerja digital yang interaktif. Semua itu membuktikan bahwa inovasi adalah proses bertahap, bukan lompatan instan.
Mengingat kembali teknologi terabaikan ini bukanlah sekadar nostalgia. Ia adalah refleksi bahwa masa depan selalu dibangun di atas pondasi masa lalu. Teknologi lama memberi kita pelajaran berharga: bahwa setiap capaian besar adalah hasil dari jejak-jejak kecil yang sering kali tidak kita sadari. Tanpa mereka, perjalanan digital kita tidak akan pernah sampai sejauh ini.
Maka, ketika kita berbicara tentang transformasi digital, jangan hanya terpukau oleh gemerlap teknologi terbaru. Ingatlah bahwa di balik layar ada para “pahlawan sunyi” teknologi terabaikan yang tetap berdiri sebagai tiang penopang. Mereka mungkin tidak lagi hadir dalam wujud fisiknya, tetapi spirit dan prinsip yang mereka tanamkan terus hidup dalam inovasi modern. Dan dari sanalah, masa depan teknologi akan terus dibangun, sedikit demi sedikit, di atas jejak yang pernah dianggap sepele.
🔍 Tertarik mendalami Teknologi Informasi? Cek Program Studi Teknologi Informasi UIB dan pilih peminatanmu: Cloud Engineering, Smart Systems, atau Cyber Intelligence. Segera daftarkan dirimu di Pendaftran Program Sarjana Teknologi Informasi.
Editor: Ambarwulan, S.T.
Referensi
- TechRadar Pro, 2023. 6 Forgotten Office Technologies That Secretly Shaped Today’s Remote Work Revolution. Tersedia di: https://www.techradar.com/pro/6-forgotten-office-technologies-that-secretly-shaped-todays-remote-work-revolution
- Amazon Web Services (AWS), 2024. What is Digital Transformation? Tersedia di: https://aws.amazon.com/what-is/digital-transformation
- Wikipedia, 2025. Information Age. Tersedia di: https://en.wikipedia.org/wiki/Information_Age
- Wikipedia, 2025. Digital Thread. Tersedia di: https://en.wikipedia.org/wiki/Digital_thread
- Computer History Museum, 2023. Floppy Disk History. Tersedia di: https://computerhistory.org/blog/floppy-disk-history
- IEEE Spectrum, 2017. The Rise and Fall of the Pager. Tersedia di: https://spectrum.ieee.org/the-rise-and-fall-of-the-pager
- Britannica, 2025. Fax (Telecommunication Device). Tersedia di: https://www.britannica.com/technology/fax
- HowStuffWorks, 2021. How Intranets Work. Tersedia di: https://computer.howstuffworks.com/intranet.htm
- Ciena, 2022. The Importance of Fiber Optics in the Digital Age. Tersedia di: https://www.ciena.com/insights/importance-of-fiber-optics
- IBM Archives, 2023. Lotus Notes History. Tersedia di: https://www.ibm.com/history/lotus-notes

