Penulis: Shalsabila Nurlani Gultom | Editor: Ambarwulan, S.T.

Batam, 17 Desember 2025, Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam (UIB) sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi dan Penayangan Film “The Sea Guardian” yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Fakultas Kedokteran, Kampus UIB. Acara ini merupakan kolaborasi antara Indigenous Peoples’ Initiatives (IMA) dan UIB yang bertujuan untuk mengangkat isu perlindungan laut, pemberdayaan masyarakat adat, dalam menjaga kelestarian sumber daya maritim Indonesia. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dipimpin oleh Antony, S.H., M.H. selaku moderator, dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter “The Sea Guardian”.
Kegiatan ini menghadirkan pembicara lintas sektor, di antaranya Nukila Evanty, S.J.D. selaku Direktur Indigenous Peoples’ Initiatives (IMA), Prof. Rina Shahriyani Shahrullah, Ph.D. dan Ninne Zahara Silviani, S.H., M.H. dari Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam, Maputra Prasetyo, S.St.Pi., M.H. dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kolonel Bakamla Yudi Priyatno, S.E. sebagai Kepala Bidang Operasi Zona Bakamla Barat, Laksma. TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han. dari Kodaeral IV, serta Yogi Eka Saputra dari Media Tempo dan Mongabay Indonesia. Diskusi dipandu oleh Antony, S.H., M.H. dari Universitas Internasional Batam sebagai moderator.
Para narasumber membahas berbagai topik penting mulai dari kejahatan kelautan, perlindungan masyarakat adat, hingga upaya penegakan hukum terhadap eksploitasi sumber daya alam laut. Dalam pemaparannya, Nukila Evanty, S.J.D. menekankan pentingnya keterlibatan komunitas adat dalam menjaga wilayah laut tradisional mereka. Prof. Rina Shahriyani Shahrullah, Ph.D. menyoroti urgensi kolaborasi hukum internasional dan nasional dalam penegakan hukum kelautan, sementara Ninne Zahara Silviani, S.H., M.H. menambahkan bahwa pendidikan hukum lingkungan menjadi kunci dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pelestarian maritim.

“Melalui film ini, kita tidak hanya melihat perjuangan penjaga laut, tetapi juga memahami bagaimana keadilan sosial dan ekologi berjalan beriringan,” ujar Prof. Rina Shahriyani Shahrullah, Ph.D. dalam diskusinya. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Hukum UIB dengan antusias. Diskusi dan penayangan film ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam pelestarian lingkungan maritim serta memahami pentingnya pendekatan hukum dan kebijakan dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan.
Program Studi Magister Hukum
Universitas Internasional Batam


