LPPM UIB Gelar Seminar “From Service to Science”: Dorong Transformasi Pengabdian Masyarakat Menjadi Publikasi Ilmiah Berdampak

Penulis: Fatimah Az Zahra Firstarida Aghata (2512029) | Editor: Sheila Septiany, S.Ak., M.M.

Batam, 21 Mei 2026 – Pada hari rabu, 20 Mei 2026 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Internasional Batam (UIB) menyelenggarakan Seminar bertajuk “From Service to Science: Transformasi Pengabdian Masyarakat Menjadi Publikasi Ilmiah Berdampak” bertempat di Virtual Conference (V-Con) Gedung A Lt. 2, Universitas Internasional Batam. Kegiatan yang dihadiri oleh para dosen dan tenaga pengajar UIB ini menghadirkan dua narasumber: Dr. Ratih Anggraini, S.Pd., M.M. yang berbagi pengalaman dalam membangun strategi memulai pengabdian masyarakat yang berdampak, serta Wahyu Aulia Hasibuan, S.Tr.Gz., M.Gz. yang memaparkan strategi optimalisasi pelaksanaan dan publikasi PkM.

(Cover berita LPPM “from service to science”)

Dalam sesi pertama, Dr. Ratih Anggraini memaparkan konsep Kolaborasi PkM Berdampak yang berlandaskan enam fondasi utama (6 Core Foundations): memahami kebutuhan dan karakteristik masyarakat secara mendalam, memastikan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan, membangun akses dan literasi digital, merancang inovasi yang kontekstual dan relevan dengan kondisi lokal, melaksanakan pendampingan serta peningkatan kapasitas secara berkelanjutan, dan membangun kolaborasi multi-stakeholder antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat. Semangat ini tercermin dalam tagline yang ia bawa: “We come, we listen, we support, and we build.”

(Dokumentasi LPPM)

Dr. Ratih memperkuat paparannya dengan menampilkan studi kasus nyata dari program PkM Mahasiswa Magister Manajemen UIB Batch 24B dan Batch 25 di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Kecamatan Nongsa, Batam, yang berhasil mengembangkan digitalisasi media sosial, pemetaan lokasi wisata, hingga website resmi desa (bakauserip.com) sebagai wujud inovasi digital yang berpihak pada kearifan lokal. Seminar ini memberikan pembekalan komprehensif bagi para peserta dalam menjalankan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.

(Website resmi desa (bakauserip.com))

Pada sesi kedua, Wahyu Aulia Hasibuan menjelaskan lima tujuan utama PkM, mulai dari memberikan solusi atas permasalahan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, mengimplementasikan hasil penelitian dosen, mendukung pembangunan berkelanjutan, hingga meningkatkan rekognisi akademik dosen. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan PkM harus memenuhi kriteria umum: menyelesaikan masalah nyata, selaras dengan roadmap institusi, memiliki mitra yang jelas, berbasis keahlian dosen, serta menghasilkan dampak yang nyata dan berkelanjutan. Untuk mengoptimalkan pelaksanaannya, dosen didorong untuk melibatkan rekan dosen, mahasiswa, mitra pelaksana maupun penerima manfaat, serta memastikan setiap kegiatan menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah atau kekayaan intelektual.

(Dokumentasi LPPM)

Wahyu Aulia memaparkan tujuan dan kriteria umum PkM, mulai dari memberikan solusi atas permasalahan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, mengimplementasikan hasil penelitian dosen, mendukung pembangunan berkelanjutan, hingga meningkatkan rekognisi akademik dosen. Ia juga menjelaskan alur pengajuan PkM melalui SIM LPPM UIB, yang mencakup pendaftaran kegiatan, pengajuan proposal, proses approval bertahap (oleh Ka. Prodi, Dekan, LPPM, dan WR-1), penerbitan surat tugas, pelaksanaan kegiatan, hingga pengunggahan laporan akhir. Di sesi yang sama, narasumber turut menginformasikan Call for Community Service Implementers yang tengah dibuka LPPM UIB, yaitu program PkM bertema “Inovasi Ekonomi Kreatif Berbasis Gender untuk Mendorong Kemandirian dan Keberlanjutan Masyarakat Pesisir Batam” yang akan dilaksanakan pada Periode Ganjil 2026/2027 di Pulau Ngenang dan Pulau Mubut Darat. Program ini dikoordinatori oleh Wahyu Aulia Hasibuan, S.Tr.Gz., M.Gz. bersama Ramadani Fitra, S.Si., M.Si.; Amelia Masza, S.T., M.T.; Erizal Wibisono Santoso, S.Ak., M.Acc.; dan Antony, S.H., M.H., serta terbuka untuk seluruh dosen dan mahasiswa UIB yang ingin berpartisipasi.

Melalui arahan kedua narasumber, para dosen semakin memahami bahwa PkM yang berkualitas membutuhkan perencanaan matang, kolaborasi yang kuat, dan orientasi dampak yang jelas — sekaligus dapat ditransformasikan menjadi publikasi ilmiah yang berdampak bagi institusi dan masyarakat luas.

(Dokumentasi LPPM)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri