Penulis & Editor: Ambarwulan, S.T.
(Sumber: Publikasi Humas UIB)
Universitas Internasional Batam (UIB) menggelar seminar bertajuk “Career Mapping untuk Siswa yang Gagal SNBP/SNBT” pada Kamis, 21 Mei 2026 di Aula Lantai 2 Gedung Fakultas Kedokteran UIB. Kegiatan ini dihadiri oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA/MA se-Kota Batam sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan strategi pendampingan bagi siswa yang belum berhasil lolos seleksi SNBP maupun SNBT.
Seminar dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta dan dilanjutkan pembukaan oleh Kepala Biro Humas dan Kerja Sama UIB, Dr. Listia Nurjanah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya peran guru BK dalam membantu siswa tetap optimis dan memiliki arah masa depan setelah menghadapi kegagalan seleksi perguruan tinggi negeri.
“Kegagalan dalam satu proses seleksi bukan berarti akhir dari perjalanan pendidikan siswa. Yang terpenting adalah bagaimana mereka tetap memiliki motivasi dan melihat peluang lain untuk berkembang,” ujar Dr. Listia Nurjanah.
(Sumber: Publikasi Humas UIB)
Kegiatan utama seminar menghadirkan Ketua Program Studi Profesi Kedokteran UIB, dr. Revit Jayanti S, Sp. KJ., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dr. Revit menjelaskan bahwa career mapping menjadi langkah penting untuk membantu siswa mengenali potensi diri, menentukan tujuan, dan menyusun langkah masa depan secara lebih terarah.
“Career mapping bukan hanya tentang memilih jurusan atau kampus, tetapi membantu siswa mengenali diri, menetapkan tujuan, dan menyusun langkah nyata untuk masa depan mereka,” jelas dr. Revit.
Materi seminar membahas bagaimana guru BK dapat membantu siswa memahami minat, bakat, nilai, dan kepribadian mereka sebagai dasar dalam menentukan arah pendidikan dan karier. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya mengenali peluang kerja dan kebutuhan masa depan agar siswa dapat mengambil keputusan yang lebih tepat setelah lulus sekolah.
Dalam sesi tersebut, dr. Revit turut menekankan bahwa siswa perlu memiliki fokus pada tujuan hidup jangka panjang, bukan hanya terpaku pada hasil seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Dengan pendekatan yang tepat, siswa tetap dapat meraih kesuksesan melalui berbagai jalur pendidikan maupun pengembangan diri lainnya.
Seminar berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dimanfaatkan para guru BK untuk berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi siswa setelah pengumuman SNBP dan SNBT. Berbagai topik dibahas, mulai dari tekanan mental siswa, kebingungan memilih jalur alternatif pendidikan, hingga cara membangun kembali rasa percaya diri siswa.
(Sumber: Publikasi Humas UIB)
Setelah sesi seminar, kegiatan dilanjutkan dengan paparan program beasiswa UIB oleh Dr. Listia Nurjanah. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan informasi mengenai berbagai pilihan beasiswa yang dapat menjadi alternatif bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan finansial.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama sebagai momen silaturahmi dan networking antara pihak sekolah dan Universitas Internasional Batam. Melalui seminar ini, UIB menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dan membantu guru BK dalam mendampingi siswa menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri dan terarah.
Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama
Universitas Internasional Batam


