Dosen Program Studi Akuntansi, Universitas Internasional Batam (UIB) berkontribusi dalam penelitian mengenai green innovation dan Environmental, Social, and Governance (ESG) performance melalui publikasi ilmiah di Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen (JAKMAN), Volume 7 Nomor 4 Tahun 2026, halaman 107–122. Artikel berjudul “Green Innovation and ESG Performance: Trends, Themes, and Future Directions from a Bibliometric-Systematic Review” ditulis oleh Erna Wati, Yolanda Masnita, Husna Leila Yusran, dan Meiliana Suparman dari Universitas Trisakti dan Universitas Internasional Batam.
Publikasi ini membahas perkembangan penelitian tentang inovasi hijau dan kinerja ESG selama periode 2015–2025. Penelitian tersebut mengidentifikasi tema utama, perkembangan publikasi, serta arah penelitian mendatang yang berkaitan dengan keberlanjutan perusahaan.

Penelitian Green Innovation dan ESG Performance
Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan literatur mengenai hubungan antara inovasi hijau dan kinerja ESG. Topik tersebut semakin penting karena perusahaan menghadapi tuntutan untuk menjalankan praktik bisnis yang memperhatikan lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola.
Tim peneliti menggunakan pendekatan Bibliometric-Systematic Literature Review (B-SLR) dengan panduan PRISMA 2020. Mereka menelusuri artikel jurnal terindeks Scopus yang terbit pada 2015–2025. Selanjutnya, tim menganalisis publikasi terpilih menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan hubungan antarkata kunci, struktur penelitian, serta perkembangan tema.
Proses penelusuran menghasilkan 486 rekaman publikasi. Setelah melalui tahap penyaringan, pemeriksaan kelayakan, dan seleksi berdasarkan kriteria penelitian, tim memasukkan 22 artikel ke dalam analisis akhir.
Jumlah tersebut mencerminkan proses seleksi berdasarkan kesesuaian topik, jenis publikasi, bahasa, dan ketersediaan teks lengkap. Penelitian ini berfokus pada pemetaan perkembangan pengetahuan, bukan pada pengukuran besarnya pengaruh inovasi hijau terhadap kinerja ESG secara statistik.
Temuan Utama dan Arah Penelitian Mendatang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian akademik terhadap green innovation dan ESG performance meningkat setelah 2022. Publikasi dalam kumpulan data penelitian mencapai puncak pada 2024, dengan 13 artikel. Sementara itu, pada 2023 tercatat tujuh artikel dan pada 2022 terdapat satu artikel.
Analisis tematik juga mengidentifikasi beberapa isu penting. Tema tersebut meliputi transformasi digital, pembiayaan hijau, kualitas pengungkapan ESG, mekanisme tata kelola, dan dukungan kelembagaan. Kelima aspek ini membantu menjelaskan kondisi yang dapat memperkuat hubungan antara inovasi hijau dan kinerja ESG.
Temuan penelitian memperlihatkan bahwa inovasi hijau tidak selalu menghasilkan peningkatan kinerja ESG secara otomatis. Perusahaan membutuhkan kemampuan organisasi, dukungan pembiayaan, tata kelola yang kredibel, serta penerapan inovasi yang nyata. Sebaliknya, inovasi yang hanya berorientasi pada pemenuhan formalitas dapat memberikan dampak yang lebih terbatas.
Selain itu, penelitian ini menyoroti hubungan timbal balik antara inovasi hijau dan kinerja ESG. Inovasi hijau dapat mendukung peningkatan kinerja keberlanjutan perusahaan. Di sisi lain, pengungkapan ESG yang berkualitas juga dapat mendorong inovasi melalui perbaikan akses pembiayaan dan peningkatan pengawasan eksternal.
Tim peneliti merekomendasikan penelitian lanjutan yang menguji hubungan tersebut melalui pendekatan yang lebih mendalam. Kajian mendatang juga perlu memperluas bukti empiris dari negara berkembang, termasuk kawasan ASEAN, serta membedakan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam pengukuran ESG.

Kontribusi Akademik bagi Pengembangan Kajian Keberlanjutan
Publikasi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian keberlanjutan dengan mengintegrasikan pemetaan bibliometrik dan sintesis tematik. Pendekatan tersebut membantu peneliti memahami perkembangan bidang kajian sekaligus mengidentifikasi hubungan antara inovasi, kapabilitas organisasi, pembiayaan, dan tata kelola.
Bagi dunia akademik dan praktisi bisnis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk memahami faktor yang mendukung penerapan inovasi hijau secara lebih efektif. Kajian ini juga membuka peluang penelitian lanjutan mengenai strategi keberlanjutan perusahaan dan pengembangan kinerja ESG, khususnya pada negara berkembang.
Kepala LPPM UIB, Bapak Dr. Hari Sutra Disemadi menekankan pentingnya penelitian dan publikasi ilmiah dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan serta menjawab tantangan keberlanjutan. Melalui penelitian yang relevan dan berbasis kajian akademik, perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
Universitas Internasional Batam (UIB) berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah sivitas akademika. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya UIB dalam memperkuat budaya riset, mendorong inovasi, serta menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan.
Publikasi tersebut tercatat dalam JAKMAN Volume 7 Nomor 4 Tahun 2026 dengan DOI 10.35912/jakman.v7.n4.107-122.2026. Artikel diterima pada 9 Juli 2026.
Bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi akademik dan berkontribusi melalui kegiatan penelitian, informasi program studi dan penerimaan mahasiswa baru Universitas Internasional Batam dapat diakses melalui pendaftaran.uib.ac.id.
Penulis: Amelia Asadi,S.M || Editor: Gilang Ananda, S.Kom., M.M


