Mahasiswa FH UIB Perkuat Kompetensi Global melalui Pertukaran Budaya di UiTM Malaysia

Penulis: Elsa Mey Sari – 2641261 | Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,M.M

Malaysia, 9 Juli 2026 – Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam (FH UIB) terus memperkuat pengalaman internasional mahasiswa. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pertukaran Budaya di UiTM Malaysia.

Kegiatan ini melibatkan 17 mahasiswa Fakultas Hukum UIB bersama mahasiswa Faculty of Law, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian International Study Tour FH UIB ke Malaysia.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengikuti kunjungan internasional. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung melalui interaksi sosial dan budaya bersama mahasiswa dari negara lain.

Mahasiswa UIB dan UiTM Saling Mengenalkan Budaya

Dalam kegiatan pertukaran budaya, mahasiswa FH UIB dan UiTM memperkenalkan kebudayaan dari negara masing-masing.

Pembahasan mencakup tradisi, kebiasaan, bahasa, nilai sosial, serta berbagai kekayaan budaya Indonesia dan Malaysia. Selain itu, mahasiswa saling berbagi pengalaman mengenai kehidupan masyarakat di kedua negara.

Proses pertukaran berlangsung secara aktif dan kolaboratif. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga ikut terlibat dalam diskusi serta aktivitas lintas budaya.

Interaksi tersebut memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa FH UIB. Mereka dapat memahami secara langsung bagaimana perbedaan budaya memengaruhi pola komunikasi dan kehidupan sosial masyarakat.

Pertukaran Budaya Mendukung Kompetensi Mahasiswa Hukum

Bagi mahasiswa Ilmu Hukum UIB, pengalaman lintas budaya memiliki hubungan erat dengan kompetensi calon sarjana hukum.

Hukum tidak dapat dipisahkan dari masyarakat, budaya, dan nilai sosial tempat hukum tersebut berkembang. Oleh karena itu, mahasiswa hukum perlu memahami beragam latar belakang masyarakat.

Terlebih lagi, kehidupan masyarakat saat ini semakin terhubung secara global. Kemampuan memahami perbedaan menjadi bekal penting ketika mahasiswa menghadapi persoalan hukum dalam lingkungan multikultural.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga melatih berbagai keterampilan. Di antaranya adalah komunikasi lintas budaya, kolaborasi, toleransi, kemampuan beradaptasi, serta keterbukaan terhadap perspektif baru.

Selain itu, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membangun jejaring internasional sejak masih berada di bangku kuliah.

Memperluas Wawasan Mahasiswa di Kawasan Asia Tenggara

Pertemuan dengan mahasiswa UiTM juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa FH UIB untuk mengenal kehidupan sosial dan budaya Malaysia secara lebih dekat.

Pengalaman tersebut semakin relevan karena Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan geografis serta hubungan sosial yang kuat.

Batam sendiri berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan berbagai negara di Asia Tenggara. Karena itu, mahasiswa UIB perlu memiliki pemahaman mengenai dinamika masyarakat di tingkat regional maupun internasional.

Pengalaman langsung seperti ini diharapkan dapat memperluas cara pandang mahasiswa terhadap lingkungan global.

FH UIB Dorong Mahasiswa Memahami Keberagaman

Dekan Fakultas Hukum UIB, Assoc. Prof. Dr. Lu Sudirman S.H., M.M., M. Hum., menjelaskan bahwa pengalaman internasional mahasiswa tidak hanya diarahkan pada penguatan akademik.

Menurutnya, kegiatan internasional juga penting untuk membentuk kemampuan mahasiswa dalam memahami keberagaman.

“Melalui pertukaran budaya, mahasiswa belajar untuk mengenal, menghargai, dan berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Pengalaman seperti ini penting untuk membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan global sekaligus tetap memahami dan menghargai identitas budayanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Program Sarjana Ilmu Hukum UIB, Dr. Emiliya Febriyani, S.H., M.H., menilai kegiatan PkM internasional dapat menghadirkan pengalaman belajar di luar ruang kelas.

“Mahasiswa hukum hari ini perlu dipersiapkan untuk mampu berinteraksi dan bekerja dalam lingkungan yang semakin global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga belajar berkomunikasi, berkolaborasi, memahami perbedaan, dan beradaptasi secara langsung dalam lingkungan internasional,” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelengkap kompetensi akademik yang mahasiswa dapatkan selama menjalani perkuliahan.

Perkuat Kolaborasi FH UIB dan UiTM Malaysia

Pelaksanaan PkM pertukaran budaya turut memperkuat hubungan antara Fakultas Hukum UIB dan Faculty of Law UiTM Malaysia.

Kolaborasi antarmahasiswa membuka peluang interaksi yang lebih luas. Dengan demikian, hubungan kedua institusi tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga mencakup pertukaran sosial dan budaya.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa International Study Tour FH UIB tidak hanya berisi kunjungan ke perguruan tinggi luar negeri.

Sebaliknya, mahasiswa didorong untuk menjadi peserta aktif. Mereka dapat belajar, berbagi pengetahuan, memperkenalkan budaya Indonesia, serta membangun jejaring internasional.

Melalui berbagai program internasional tersebut, Program Studi Ilmu Hukum UIB berkomitmen mempersiapkan lulusan yang kompeten secara akademik dan profesional. Selain itu, lulusan diharapkan memiliki wawasan global, mampu beradaptasi, dan siap bekerja dalam lingkungan multikultural.

Ingin Kuliah Hukum dengan Pengalaman Internasional?

Bagi kamu yang ingin mempelajari ilmu hukum sekaligus memperoleh peluang pengalaman internasional, Program Studi Ilmu Hukum Universitas Internasional Batam dapat menjadi pilihan.

Temukan kesempatan belajar, membangun jejaring, dan mengembangkan kompetensi global bersama UIB. Daftar sekarang melalui pendaftaran.uib.ac.id dan jadilah bagian dari generasi #BeUIB.

 

Program Sarjana Ilmu Hukum

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri