Mahasiswa Ilmu Hukum UIB Ikuti Student Exchange di Taiwan

Penulis : Elsa Mey Sari – 2461261 | Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,M.M

Program Studi Ilmu Hukum Universitas Internasional Batam (UIB) kembali membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional. Kali ini, Rayvinn Phang (NPM 2551017) mengikuti program Student Exchange di National University of Kaohsiung (NUK), Taiwan.

Rayvinn akan menjalani program tersebut selama satu semester. Kegiatan berlangsung mulai 1 September 2026 hingga 1 Februari 2027.

Keikutsertaan Rayvinn menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum UIB dalam mendorong mahasiswa belajar di lingkungan akademik global. Selain mengikuti perkuliahan, ia juga akan mengenal sistem pendidikan dan budaya yang berbeda dari Indonesia.

Student Exchange UIB Perluas Pengalaman Global Mahasiswa

Program Student Exchange mahasiswa Ilmu Hukum UIB memberikan kesempatan belajar yang lebih luas. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di luar negeri.

Mereka juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya. Selain itu, mahasiswa memiliki kesempatan untuk membangun jejaring internasional, meningkatkan kemandirian, dan melatih kemampuan beradaptasi.

Pengalaman internasional semakin penting bagi mahasiswa Ilmu Hukum. Saat ini, berbagai persoalan hukum berkembang melampaui batas negara.

Misalnya, perdagangan internasional, teknologi digital, pelindungan data pribadi, serta kekayaan intelektual. Isu sosial dan ekonomi global juga terus berkembang. Oleh karena itu, calon sarjana hukum perlu memiliki perspektif yang luas.

Fakultas Hukum UIB Dorong Mahasiswa Berani Mendunia

Dekan Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam, Dr. Lu Sudirman, S.H., M.M., M.Hum., mengapresiasi kesempatan yang diperoleh Rayvinn.

“Kami ingin mahasiswa Fakultas Hukum UIB tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan memperoleh pengalaman di lingkungan internasional. Selama berada di Taiwan, Rayvinn juga membawa identitas sebagai mahasiswa Ilmu Hukum UIB. Kami berharap kesempatan ini dapat membentuk kemandirian, keterbukaan berpikir, serta wawasan global yang akan menjadi bekal penting bagi masa depannya,” ujar Dr. Lu Sudirman.

Lebih lanjut, pengalaman tersebut diharapkan memberikan manfaat setelah Rayvinn kembali ke UIB. Pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga oleh lingkungan akademik.

Perspektif Global Penting bagi Mahasiswa Ilmu Hukum

Ketua Program Sarjana Ilmu Hukum UIB, Dr. Emiliya Febriyani, S.H., M.H., menegaskan pentingnya wawasan internasional bagi mahasiswa hukum.

“Pembelajaran hukum saat ini tidak lagi dapat dipandang hanya dari perspektif nasional. Mahasiswa perlu memahami bahwa perkembangan hukum juga dipengaruhi oleh perubahan teknologi, ekonomi, budaya, dan hubungan antarnegara. Kami berharap Rayvinn dapat memanfaatkan setiap kesempatan selama berada di National University of Kaohsiung untuk belajar, membangun jejaring, serta memperluas cara pandangnya sebagai calon sarjana hukum,” ungkap Dr. Emiliya Febriyani.

Selama berada di Taiwan, Rayvinn akan menghadapi berbagai pengalaman baru. Ia akan mengikuti pola pembelajaran yang berbeda dan berkomunikasi dalam lingkungan multikultural.

Selain itu, ia perlu beradaptasi dengan kehidupan akademik di luar negeri. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan membentuk pribadi yang percaya diri, mandiri, adaptif, dan siap berinteraksi di lingkungan internasional.

Perkuat Komitmen Internasionalisasi UIB

Keikutsertaan Rayvinn dalam Student Exchange di Taiwan turut memperkuat upaya Program Studi Ilmu Hukum UIB dalam mendorong mobilitas internasional mahasiswa.

Sebelumnya, mahasiswa Ilmu Hukum UIB juga telah memperoleh pengalaman global melalui study tour, forum ilmiah, presentasi akademik, kolaborasi, serta berbagai kegiatan lintas negara.

Perjalanan Rayvinn dari Batam menuju Kaohsiung pun menjadi lebih dari sekadar kesempatan belajar selama satu semester. Ia membawa semangat mahasiswa UIB untuk terus berkembang dan memperluas jejaring internasional.

Melalui program yang berlangsung hingga 1 Februari 2027 tersebut, Rayvinn diharapkan menjadi representasi positif Universitas Internasional Batam. Setelah kembali, ia juga diharapkan membawa pengetahuan dan perspektif baru bagi sivitas akademika UIB.

Keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil peluang internasional. Sebab, pengalaman global dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia profesional yang semakin terhubung.

Wujudkan Pengalaman Kuliah Global Bersama UIB

Ingin mendapatkan pengalaman kuliah dengan peluang belajar, berjejaring, dan mengikuti berbagai program internasional? Universitas Internasional Batam membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang di lingkungan pendidikan yang berorientasi global.

Daftar sekarang di pendaftaran.uib.ac.id dan mulai perjalananmu bersama UIB. Go International With Us!

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri