Mahasiswa Ilmu Hukum UIB Raih Top 5 Duta Bahasa Kepri 2026, Bukti Kompetensi Generasi Hukum Modern

Penulis: Alfarel Justin Pora (2551020) | Editor: Ambarwulan, S.T.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Internasional Batam (PS IH UIB). Teja Maulana Hakim (NPM 2351149) berhasil meraih predikat Top 5 Besar Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang.

(Sumber: Prodi Ilmu Hukum UIB)

Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau. Para peserta harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang kompetitif, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, pembekalan, karantina, hingga malam puncak pemilihan. Selain itu, peserta juga diuji melalui berbagai aspek kompetensi, seperti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), wawasan kebahasaan, kepemimpinan, serta kemampuan berinteraksi dengan masyarakat.

Keberhasilan Teja meraih posisi Top 5 Besar menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Hukum UIB tidak hanya dibekali kemampuan akademik di bidang hukum, tetapi juga memiliki kompetensi komunikasi, kepemimpinan, dan literasi kebahasaan yang sangat penting bagi profesi hukum. Kemampuan menyampaikan argumentasi secara efektif, berpikir kritis, serta berinteraksi dengan berbagai kalangan merupakan keterampilan yang menjadi bagian penting dalam pendidikan hukum modern.

(Sumber: Prodi Ilmu Hukum UIB)

Predikat yang diraih Teja juga mencerminkan keberhasilannya dalam mengimplementasikan semangat Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Melalui performa yang konsisten selama seluruh rangkaian seleksi, Teja berhasil menunjukkan kualitas diri yang mampu bersaing dengan peserta-peserta terbaik dari seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Kepala Program Sarjana Ilmu Hukum UIB, Emiliya Febriyani, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Teja menunjukkan bahwa pendidikan hukum tidak hanya berorientasi pada penguasaan regulasi dan teori hukum, tetapi juga pada kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Teja Maulana Hakim. Seorang sarjana hukum tidak hanya dituntut memahami hukum secara substansial, tetapi juga harus mampu berkomunikasi dengan baik, membangun argumentasi yang kuat, serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Hukum UIB memiliki kompetensi yang komprehensif dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa PS IH UIB terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan pengembangan diri sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan hukum di ruang kelas, tetapi juga mengembangkan keterampilan profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Prestasi yang diraih Teja Maulana Hakim menjadi kebanggaan bagi PS IH dan Universitas Internasional Batam. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen PS IH UIB dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi secara aktif dalam berbagai bidang, baik akademik maupun kemasyarakatan. Diharapkan capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri serta mengharumkan nama UIB di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Program Sarjana Ilmu Hukum

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri