Dosen UIB Andina Fasha, S.IP., M.M. Perkuat Kolaborasi Riset dengan Akademisi IBI Kesatuan melalui Publikasi tentang Ekowisata Berkelanjutan

Penulis: Amelia Asadi, S.M. | Editor: Ambarwulan, S.T.

Universitas Internasional Batam (UIB) kembali menorehkan capaian akademik melalui publikasi ilmiah dosen Program Studi Manajemen, Andina Fasha, S.IP., M.M., bersama tim peneliti yang terdiri atas Cheryn Kang, Lady, serta Dr. Budi Setiawan dari Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK), Bogor. Kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut menghasilkan artikel ilmiah berjudul “Integrating Green Marketing and Environmental Behavior to Predict Revisit Intention in Indonesian Ecotourism” yang dipublikasikan pada Jurnal Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi (SIMO) Volume 7 Nomor 2 Tahun 2026. Jurnal ini telah terindeks SINTA 2 (S2) sebagai salah satu jurnal nasional bereputasi.

Penelitian ini mengangkat isu strategis mengenai perkembangan ekowisata di Indonesia yang terus meningkat seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap konsep pariwisata berkelanjutan. Meskipun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara kepedulian wisatawan terhadap lingkungan dengan perilaku nyata yang mereka lakukan selama berkunjung ke destinasi wisata alam. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana digital green marketing campaign, environmental belief, dan environmental interpretation memengaruhi environmental behavior, yang pada akhirnya berdampak pada revisit intention atau niat wisatawan untuk kembali mengunjungi destinasi ekowisata. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 478 responden yang pernah mengunjungi kawasan Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu Kota Batam, dengan analisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.

(Sumber: Biro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman langsung wisatawan dalam memahami lingkungan di lokasi wisata (environmental interpretation) menjadi faktor yang paling kuat dalam membentuk perilaku ramah lingkungan dibandingkan promosi digital yang diterima sebelum kunjungan. Selain itu, perilaku peduli lingkungan terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan loyalitas wisatawan sehingga mendorong keinginan untuk kembali berkunjung ke destinasi ekowisata. Temuan ini memberikan gambaran bahwa keberhasilan pengelolaan ekowisata tidak hanya bergantung pada promosi digital, tetapi juga pada penyediaan pengalaman edukatif yang mampu membangun keterlibatan wisatawan terhadap kelestarian lingkungan.

Dari aspek kebaruan (novelty), penelitian ini menawarkan model konseptual yang mengintegrasikan Digital Green Marketing Campaign (DGMC), Environmental Belief (EB), dan Environmental Interpretation (EI) ke dalam satu kerangka analisis yang komprehensif dengan menempatkan Environmental Behavior sebagai variabel mediasi dalam menjelaskan Revisit Intention. Pendekatan tersebut memperluas penerapan Theory of Planned Behavior (TPB) dalam konteks ekowisata, sekaligus memberikan pemahaman baru mengenai bagaimana komunikasi digital, keyakinan lingkungan, dan pengalaman interpretatif di lokasi wisata saling berinteraksi dalam membentuk perilaku wisatawan yang berkelanjutan.

Dari sisi kemanfaatan, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pengelola destinasi wisata, pelaku industri pariwisata, maupun pembuat kebijakan dalam merancang strategi pengembangan ekowisata yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar promosi digital diimbangi dengan penyediaan program interpretasi lingkungan yang berkualitas, edukasi kepada pengunjung, serta kolaborasi antara pengelola destinasi, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, dan masyarakat lokal guna meningkatkan perilaku wisatawan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, pengembangan ekowisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga pada pelestarian ekosistem dan keberlanjutan destinasi wisata dalam jangka panjang.

(Sumber: Biro Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Internasional Batam, Dr. Hari Sutra Disemadi, menyampaikan apresiasi atas capaian publikasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi riset dengan perguruan tinggi lain menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas penelitian sekaligus meningkatkan kontribusi akademisi UIB terhadap penyelesaian berbagai permasalahan masyarakat melalui penelitian yang inovatif dan berdampak.

“Publikasi ini menunjukkan bahwa dosen UIB mampu menghasilkan penelitian yang relevan dengan isu global, khususnya mengenai keberlanjutan lingkungan dan pengembangan sektor pariwisata. Kolaborasi dengan institusi eksternal juga menjadi bagian penting dalam memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan kualitas luaran penelitian,” ujar Dr. Hari Sutra Disemadi.

Melalui berbagai capaian publikasi ilmiah bereputasi, Universitas Internasional Batam berkomitmen untuk terus mendorong budaya riset yang unggul, inovatif, kolaboratif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri