Batam – Program Sarjana Ilmu Hukum Universitas Internasional Batam (UIB) kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan ekosistem riset dan kolaborasi internasional. Pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Program Studi Ilmu Hukum UIB berhasil menghasilkan berbagai penelitian kolaboratif bersama perguruan tinggi nasional dan internasional yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA serta jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q1, Q2, dan Q3.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Ilmu Hukum UIB terus mengembangkan budaya penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai isu hukum kontemporer. Melalui kolaborasi lintas negara, dosen UIB tidak hanya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, tetapi juga memperluas jejaring akademik di tingkat global.
Dalam pelaksanaan penelitian tersebut, Fakultas Hukum UIB bekerja sama dengan berbagai institusi terkemuka dunia, di antaranya Ramkhamhaeng University (Thailand), Van Lang University (Vietnam), University of Bradford (United Kingdom), Universiti Teknologi MARA (Malaysia), University of Szeged (Hungary), University of Phayao (Thailand), Faculty of Law NEF Law College Gauhati University (India), Universiti Teknologi Malaysia, serta mitra nasional seperti Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dan Universitas Pelita Harapan.
Kolaborasi tersebut menghasilkan 11 penelitian yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi dengan berbagai topik strategis, antara lain:
- Tata kelola pemerintahan digital dan smart city
- Perlindungan data pribadi dan privasi konsumen
- Hak asasi manusia dalam praktik bisnis
- Kekayaan intelektual dan indikasi geografis
- Pariwisata berkelanjutan berbasis kekayaan intelektual
- Adaptasi sistem peradilan di era disrupsi teknologi
- Perlindungan masyarakat adat
- Hukum persaingan usaha dan ekosistem platform digital ASEAN
Keberhasilan publikasi pada jurnal Scopus Q1, Q2, Q3 maupun jurnal nasional terakreditasi SINTA menunjukkan meningkatnya kualitas penelitian dosen Fakultas Hukum UIB sekaligus memperkuat reputasi akademik UIB di tingkat internasional.
| No. | Kolaborasi Penelitian | Judul Penelitian |
| 1 | Ramkhamhaeng University, Thailand | Corruption Risks in Smart City Initiatives in Indonesia: Analysis of Legal Framework Adequacy (Indeks SINTA 2) |
| 2 | Van Lang University, Vietnam | Emergency Law as a Tool of Executive Centralization in Indonesia, Thailand, and Vietnam (Indeks Scopus Q3) |
| 3 | Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Indonesia | Consumer Privacy and Data Tracking in the Digital Economy: Legal Frameworks and Future Challenges in Indonesia and Thailand (Indeks SINTA 2) |
| 4 | University of Bradford, United Kingdom | Human Rights Protection in Business Practices: Between Social Responsibility and Legal Compliance (Indeks SINTA 3) |
| 5 | Universiti Teknologi MARA, Malaysia | Human Rights Protection in Business Practices: Between Social Responsibility and Legal Compliance (Indeks SINTA 3) |
| 6 | University of Szeged, Hungary | The Adaptability of the Indonesian Judiciary in the Era of Law and Technology Disruption (Indeks Scopus Q2) |
| 7 | University of Phayao, Thailand | Assessing Local Communities’ Roles in Geographical Indication Dispute Resolution: Challenges in Southeast Asia (Indeks Scopus Q2) |
| 8 | Universitas Pelita Harapan, Indonesia | Assessing Local Communities’ Roles in Geographical Indication Dispute Resolution: Challenges in Southeast Asia (Indeks Scopus Q2) |
| 9 | Faculty of Law, NEF Law College, Gauhati University, India | Providing Housing to the Indigenous People of Orang Laut: Fulfilling Rights or Changing Culture? (Indeks Scopus Q1) |
| 10 | Universiti Teknologi MARA, Malaysia | IPR-Based Sustainable Tourism through the Lens of Roscoe Pound’s Sociological Jurisprudence: Comparative Analysis of Indonesia, Malaysia, and Thailand (Indeks Scopus Q1) |
| 11 | Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia | Unregulated Self-Preferencing in ASEAN Digital Platform Ecosystems (Indeks SINTA 2) |
Dekan Fakultas Hukum UIB, Dr. Lu Sudirman, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen fakultas dalam membangun budaya riset yang berkelanjutan dan memperluas internasionalisasi pendidikan tinggi.
“Melalui penelitian kolaboratif dan joint publication, dosen tidak hanya meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, tetapi juga membangun jejaring akademik lintas institusi dan lintas negara untuk menjawab berbagai tantangan hukum global.”
Selain meningkatkan reputasi akademik, hasil penelitian tersebut juga diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih relevan dengan perkembangan hukum nasional maupun internasional. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga memahami praktik penelitian lintas yurisdiksi, analisis perbandingan hukum, serta berbagai isu hukum yang berkembang di tingkat global.
Komitmen terhadap riset berkualitas ini menjadi salah satu langkah strategis Universitas Internasional Batam dalam menghasilkan lulusan yang kritis, profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika dunia hukum di era transformasi digital.
Melalui penguatan kolaborasi internasional, peningkatan kualitas penelitian, dan publikasi pada jurnal bereputasi, Program Sarjana Ilmu Hukum UIB semakin memantapkan posisinya sebagai program studi hukum yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Daftar Kuliah di Universitas Internasional Batam (UIB)
Ingin menjadi bagian dari kampus yang aktif membangun kolaborasi internasional, menghasilkan riset bereputasi, dan mencetak lulusan berdaya saing global? Universitas Internasional Batam (UIB) membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk bergabung melalui berbagai program studi unggulan.
Pendaftaran mahasiswa baru UIB dapat dilakukan secara online melalui: pendaftaran.uib.ac.id
Mulailah langkah menuju masa depan bersama Universitas Internasional Batam, kampus yang berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, inovasi, dan jejaring global.
Program Sarajana Ilmu Hukum
Universitas Internasional Batam


