Penulis: Shafira Nur Aulia (2511013)
Dalam analisis struktur, balok lurus yang menerima beban merata akan mengalami momen lentur dan lendutan. Semakin besar bentang serta beban yang bekerja, maka momen yang terjadi juga semakin besar. Karena itu, balok lurus harus dirancang cukup kuat agar aman menahan beban.
Selain balok lurus, terdapat juga balok pelengkung atau arch. Salah satu bentuk yang sering dibahas adalah balok pelengkung parabola. Struktur ini menarik karena pada kondisi tertentu dapat menghasilkan momen lentur nol atau sangat kecil. Hal ini terjadi karena bentuk struktur mengikuti jalur gaya akibat beban yang bekerja.
1. Momen pada Balok Lurus
Jika balok lurus sederhana diberi beban merata, maka akan timbul momen lentur terbesar di tengah bentang. Diagram momen untuk kasus ini berbentuk parabola, dengan nilai nol di tumpuan dan maksimum di tengah bentang (Hibbeler, 2017).
Artinya, beban merata secara alami menghasilkan distribusi momen berbentuk parabola.

Gambar 1. Balok lurus dengan beban merata dan diagram momen parabola
1.1 Bentuk Parabola dan Jalur Gaya
Balok pelengkung parabola memiliki bentuk yang sama seperti diagram momen balok lurus akibat beban merata. Saat beban bekerja, gaya akan cenderung mengikuti bentuk lengkung tersebut dan diteruskan menuju tumpuan.
Akibatnya, gaya dalam yang dominan menjadi gaya tekan aksial, sedangkan momen lentur menjadi sangat kecil. Prinsip ini dikenal sebagai funicular shape, yaitu bentuk struktur yang menyesuaikan jalur gaya sehingga momen dapat diminimalkan (Lewis, 2016).
- Mengapa Momen Bisa Nol?
Momen terjadi jika gaya bekerja memiliki jarak terhadap sumbu elemen. Pada balok pelengkung parabola, garis kerja gaya berada dekat sumbu struktur. Karena itu, lengan momen menjadi sangat kecil.
Jika bentuk parabola sempurna, beban benar-benar merata, dan tumpuan ideal, maka secara teori momen lentur dapat bernilai nol. Struktur bekerja hampir sepenuhnya sebagai elemen tekan.

Gambar 2. Balok pelengkung parabola dengan beban merata
- Kondisi Nyata
Pada pelaksanaan nyata, momen biasanya tidak benar-benar nol karena adanya beban tambahan, bentuk yang tidak sempurna, atau kondisi tumpuan yang berbeda. Walaupun begitu, nilai momennya tetap lebih kecil dibanding balok lurus.

Gambar 3. Jembatan arch bridge
Kesimpulan
Balok pelengkung parabola dapat menghasilkan momen nol karena bentuknya mengikuti distribusi gaya akibat beban merata. Beban akan disalurkan sebagai gaya tekan menuju tumpuan sehingga momen lentur dapat hilang secara teoritis. Prinsip ini menunjukkan bahwa bentuk struktur sangat mempengaruhi cara struktur menahan beban dan efisiensi kerjanya.
Editor: Hadijah Aulia Putri (2411075)
Daftar Pustaka
Gere, J.M., & Goodno, B.J. (2012). Mechanics of Materials. Cengage Learning.
Hibbeler, R.C. (2017). Structural Analysis. Pearson Education.
Wang, C.K. (1983). Intermediate Structural Analysis. McGraw-Hill.
Lewis, W.J. (2016). Mathematical model of a moment-less arch. Proceedings of the Royal Society A.
Pi, Y.L., Bradford, M.A., et al. (2023). Engineering Structures.


