Penulis: Duke Paopathon Pardede (2461001) | Editor: Gilang Ananda,S.Kom.,M.M
Universitas Internasional Batam (UIB) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kolaborasi riset internasional dan meningkatkan kualitas akademik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi UIB dalam FACT International Research Writing Bootcamp (IRWB) 2026.
Kegiatan ini berlangsung pada 1–3 September 2026 di Tamu Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia. FACT IRWB 2026 mengangkat tema “Advancing High-Impact Research Through Strategic Collaboration.”
Program tersebut diselenggarakan oleh Audit Forensic and Criminology Cluster (AFC) bersama Pejabat Penyelidikan dan Jaringan Industri (PPII), Faculty of Accountancy, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Puncak Alam Campus.

18 Akademisi UIB Ikuti Program Riset Internasional
Sebanyak 18 akademisi dari Fakultas Bisnis dan Manajemen (FBM) UIB mengikuti program ini. Delegasi tersebut berasal dari berbagai posisi akademik dan bidang keilmuan.
Beberapa di antaranya adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Meiliana, Dekan FBM Dr. Dewi Khornida Marheni, serta Prof. Dr. Oda Ignatius Besar Hariyanto. Selain itu, delegasi juga melibatkan pimpinan program studi, International Relations Office, serta para dosen FBM.
Melalui keikutsertaan tersebut, UIB berupaya memperluas jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk bertukar perspektif penelitian dan menemukan peluang pengembangan proyek riset bersama.
Dorong Penelitian Kolaboratif dan Publikasi Internasional
Selama bootcamp, peserta mengikuti berbagai aktivitas yang berfokus pada pengembangan penelitian dan penulisan akademik. Program ini juga menekankan pentingnya kerja sama strategis antarinstitusi.
Dalam kegiatan tersebut, UIB terlibat dalam diskusi bersama UiTM, BINUS University, dan Universitas Buddhi Dharma (UBD). Diskusi tersebut membuka ruang bagi para peneliti untuk menemukan kesamaan minat penelitian.
Selanjutnya, para peserta dapat mengembangkan potensi penelitian kolaboratif berdasarkan bidang keahlian masing-masing. Luaran penelitian dari kolaborasi tersebut diharapkan dapat diarahkan menuju publikasi pada jurnal terindeks Scopus.
Dengan demikian, FACT IRWB 2026 tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah. Program ini juga menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan.

Akademisi UIB Raih Best Submission Q1
Prestasi membanggakan turut diraih oleh UIB dalam program tersebut. Kepala Program Studi Pariwisata UIB, Fahmi Muhammad Rizky, memperoleh penghargaan Best Submission (Q1).
Penghargaan ini menunjukkan potensi akademisi UIB dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan memiliki relevansi internasional. Selain itu, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan UIB.
UIB Perluas Kerja Sama dengan UiTM
Setelah bootcamp selesai, perwakilan UIB bersama Universitas Buddhi Dharma melanjutkan kegiatan melalui kunjungan ke UiTM. Kunjungan ini bertujuan membahas kemungkinan kolaborasi kelembagaan secara lebih lanjut.
Pembahasan difokuskan pada peluang penelitian bersama dan pengembangan kegiatan akademik. Oleh karena itu, pertemuan tersebut menjadi kelanjutan dari komunikasi yang telah terbangun selama FACT IRWB 2026.
Keikutsertaan UIB dalam FACT International Research Writing Bootcamp 2026 menunjukkan komitmen universitas dalam mengembangkan ekosistem riset bertaraf internasional. Melalui kolaborasi, publikasi, dan penguatan jejaring akademik, UIB terus mendorong penelitian yang mampu memberikan dampak bagi dunia akademik maupun masyarakat.
Ingin merasakan pengalaman belajar dengan wawasan internasional dan berbagai peluang kolaborasi global? Bergabunglah bersama Universitas Internasional Batam. Daftar sekarang melalui pendaftaran.uib.ac.id.


