Dosen Gizi UIB dan STIKES Husada Borneo meneliti pemasaran makanan digital dan pengaruhnya terhadap pilihan makanan anak dan remaja.

Dosen Program Studi Gizi Universitas Internasional Batam (UIB) mengkaji pengaruh pemasaran makanan digital terhadap pilihan makanan anak dan remaja. Penelitian berjudul “The Influence of Digital Food Marketing on Children’s and Adolescents’ Food Choices” terbit dalam Journal of Nutrition Explorations, Volume 4 Nomor 3, Agustus 2026. Artikel ini dipublikasikan secara daring pada 28 Agustus 2026.

Penelitian tersebut melibatkan Prananingrum Kinasih, Miftahul Jannah, Wahyu Aulia Hasibuan, Dame Afrina Sihombing, dan Trioni Widyastuti. Tiga peneliti pertama berasal dari Department of Nutrition, Universitas Internasional Batam. Dame Afrina Sihombing berasal dari Department of Tourism, UIB, sedangkan Trioni Widyastuti berasal dari STIKES Husada Borneo.

Melalui kajian ini, tim peneliti menelaah bagaimana iklan makanan di media sosial, konten influencer, permainan digital, dan promosi berbasis algoritma memengaruhi preferensi serta perilaku konsumsi anak dan remaja. Temuan tersebut menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan generasi muda di tengah perkembangan pemasaran digital.

Pemasaran Makanan Digital Memengaruhi Pilihan Anak dan Remaja

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara industri makanan memasarkan produknya. Jika sebelumnya promosi lebih banyak menggunakan televisi dan media cetak, kini perusahaan memanfaatkan TikTok, Instagram, YouTube, Facebook, serta aplikasi permainan untuk menjangkau konsumen muda.

Strategi tersebut memungkinkan perusahaan menampilkan iklan berdasarkan minat dan aktivitas pengguna. Selain itu, promosi sering hadir dalam bentuk hiburan, video influencer, tantangan makanan, dan konten yang dibagikan antarpengguna.

Penelitian ini menyoroti kerentanan anak dan remaja terhadap strategi tersebut. Anak yang lebih muda cenderung mengalami kesulitan membedakan hiburan dengan iklan. Sementara itu, remaja menghadapi pengaruh lingkungan pertemanan, kebutuhan penerimaan sosial, dan pembentukan identitas diri.

Kondisi tersebut membuat pemasaran makanan digital tidak hanya meningkatkan pengenalan merek. Paparan iklan juga berkaitan dengan munculnya keinginan mengonsumsi produk, preferensi terhadap makanan tertentu, serta perubahan pilihan makanan.

Hasil Kajian Menunjukkan Risiko Paparan Iklan Makanan Tidak Sehat

Tim peneliti menggunakan metode narrative review untuk menyintesis bukti ilmiah dari berbagai penelitian. Proses penelusuran menemukan 52.986 artikel. Setelah melalui tahapan penyaringan berdasarkan kriteria penelitian, tim menganalisis 15 artikel yang memenuhi persyaratan inklusi. Kajian tersebut mencakup penelitian primer maupun sumber sekunder yang relevan.

Hasil sintesis menunjukkan bahwa anak dan remaja terpapar pemasaran makanan digital melalui beragam platform. Produk yang banyak dipromosikan mencakup makanan cepat saji, minuman manis, permen, dan makanan ringan tinggi gula, garam, serta lemak.

Selain itu, konten influencer dan interaksi antarteman dapat memperkuat daya tarik produk. Personalisasi iklan berbasis algoritma juga membuat promosi lebih sesuai dengan kebiasaan pengguna, sehingga anak dan remaja semakin sulit mengenali tujuan komersial di balik konten yang mereka lihat.

Paparan tersebut berkaitan dengan peningkatan kesadaran merek, keinginan mengonsumsi makanan, dan preferensi terhadap produk yang dipromosikan. Beberapa penelitian yang ditelaah juga menemukan hubungan dengan peningkatan konsumsi produk tertentu. Namun, kekuatan hubungan berbeda menurut platform, kelompok usia, dan indikator perilaku yang diteliti.

Peneliti Dorong Literasi Digital dan Edukasi Gizi

Berdasarkan hasil kajian, tim peneliti menekankan perlunya penguatan regulasi pemasaran makanan digital, khususnya promosi produk yang kurang sehat kepada anak dan remaja. Pengawasan terhadap platform digital dan praktik penargetan iklan menjadi bagian penting dari upaya perlindungan tersebut.

Selain regulasi, literasi media digital dan edukasi gizi perlu diberikan kepada anak serta remaja. Kedua pendekatan ini dapat membantu mereka mengenali strategi persuasif dalam iklan dan mempertimbangkan informasi makanan secara lebih kritis.

Penelitian ini juga memberikan kontribusi akademik terhadap kajian gizi dan perilaku konsumen di era digital. Melalui sintesis berbagai penelitian, tim menyajikan gambaran mengenai saluran pemasaran, mekanisme pengaruh iklan, serta risiko yang perlu mendapat perhatian dalam upaya membangun lingkungan pangan digital yang lebih sehat.

LPPM UIB Dorong Penguatan Penelitian dan Publikasi Ilmiah

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIB, Dr. Hari Sutra Disemadi, terus mendorong pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah yang memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta menjawab kebutuhan masyarakat. Penelitian mengenai pemasaran makanan digital ini menjadi salah satu kajian yang mengangkat isu aktual di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat, khususnya pada kelompok anak dan remaja.

Menurut arah pengembangan penelitian perguruan tinggi, publikasi ilmiah memiliki peran penting dalam menyebarluaskan hasil kajian kepada masyarakat akademik dan pemangku kepentingan. Selain memperkaya literatur ilmiah, penelitian juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan program edukasi yang lebih tepat sasaran. Kajian mengenai pemasaran makanan digital, misalnya, dapat mendukung peningkatan kesadaran tentang pentingnya literasi digital, pemahaman gizi, serta perlindungan anak dari paparan promosi produk yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi.

UIB berkomitmen memperkuat budaya penelitian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, dan memperluas kontribusi sivitas akademika melalui kolaborasi lintas disiplin. Komitmen ini juga sejalan dengan upaya mendorong penelitian yang relevan dengan tantangan masyarakat dan perkembangan teknologi. Melalui dukungan terhadap kegiatan penelitian dan publikasi, UIB diharapkan terus menghasilkan karya akademik yang bermanfaat, memperluas wawasan ilmiah, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan masyarakat.

 

Penulis: Amelia Asadi,S.M  || Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,,M.M

 

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri