Eksplorasi Urban dan Kolaborasi Akademik Internasional UIB–UTHM Perkuat Wawasan Arsitektur Global

Penulis: Nasya Amelia Putri (2461025) | Editor: Ambarwulan, S.T.

Universitas Internasional Batam (UIB) berhasil menyelenggarakan program Urban Insight: Architecture Field Study and Academic Exchange UIB x UTHM 2026 pada tanggal 6–7 April 2026 yang bertempat di Aula B lantai 2 UIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif internasionalisasi yang diinisiasi oleh Biro International Relations Office (IRO) bekerja sama dengan Program Studi Arsitektur. Program ini melibatkan sekitar 75 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta delegasi dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pemangku kepentingan eksternal seperti Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam serta Lembaga Adat Melayu. Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan ruang pembelajaran komprehensif yang mengintegrasikan aspek akademik, praktik profesional, serta nilai-nilai budaya dalam bidang arsitektur. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan tanpa kendala yang berarti.

Hari pertama kegiatan difokuskan pada aktivitas field study atau observasi lapangan sebagai tahap awal pengumpulan data. Para peserta secara langsung turun ke kawasan Nagoya di Batam, yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas urban yang dinamis. Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap berbagai aspek seperti tata ruang kawasan, karakteristik bangunan, aktivitas ekonomi, serta interaksi sosial masyarakat setempat. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif, di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat secara langsung implementasinya di lapangan. Data dan temuan yang diperoleh selama observasi ini kemudian menjadi dasar utama dalam penyusunan analisis dan presentasi akademik pada hari berikutnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, analitis, serta mampu mengaitkan kondisi nyata dengan konsep arsitektur dan perencanaan kota.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi akademik yang menampilkan hasil observasi dan analisis mahasiswa. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Program Studi Arsitektur UIB, Stivani Ayuning Suwarlan, Ph.D., yang menekankan pentingnya integrasi antara pengalaman lapangan dan pembelajaran akademik. Mahasiswa dari kedua universitas mempresentasikan hasil temuan mereka dengan pendekatan yang beragam, menunjukkan kemampuan dalam mengolah data menjadi gagasan yang terstruktur dan solutif. Sesi ini berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi dan umpan balik dari dosen serta peserta lainnya. Hal ini tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi akademik mahasiswa, tetapi juga memperkaya sudut pandang mereka dalam melihat permasalahan arsitektur secara global. Suasana akademik yang dinamis menjadi salah satu kekuatan utama dalam kegiatan ini.

Pada sesi selanjutnya, kegiatan dilengkapi dengan diskusi bersama perwakilan dari Lembaga Adat Melayu yang membahas pembangunan berbasis budaya lokal serta peran nilai-nilai tradisional dalam arsitektur. Diskusi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dan budaya dalam proses perancangan. Kehadiran narasumber dari lembaga budaya memberikan perspektif nyata yang memperkaya pemahaman mahasiswa di luar teori akademik. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti diskusi dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Diskusi ini menjadi jembatan antara pendekatan modern dalam arsitektur dengan kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Dengan demikian, mahasiswa didorong untuk menghasilkan konsep yang tidak hanya inovatif tetapi juga kontekstual.

Kegiatan juga mencakup sesi koordinasi bersama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam yang membahas praktik perencanaan kota dan kebijakan pembangunan. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan gambaran langsung mengenai tantangan dan strategi dalam pengembangan wilayah perkotaan. Diskusi ini memperlihatkan bagaimana kebijakan pemerintah berperan dalam membentuk wajah kota serta mempengaruhi praktik arsitektur. Mahasiswa dapat memahami keterkaitan antara teori yang dipelajari di kelas dengan implementasi nyata di lapangan. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan solusi pembangunan yang berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih relevan dan aplikatif.

Selain kegiatan akademik, program ini juga menghadirkan sesi pertukaran budaya yang dibawakan oleh delegasi UTHM. Mahasiswa menampilkan berbagai pertunjukan seperti tarian Melayu, bernyanyi, serta sesi karaoke bersama yang menciptakan suasana hangat dan interaktif. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar peserta sekaligus meningkatkan pemahaman lintas budaya. Interaksi informal yang terjadi memberikan pengalaman berharga dalam membangun komunikasi global dan kerja sama tim. Suasana yang tercipta menunjukkan bahwa kolaborasi internasional tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga pada hubungan sosial dan budaya. Hal ini menjadi nilai tambah yang memperkaya keseluruhan program.

Secara keseluruhan, program Urban Insight: Architecture Field Study and Academic Exchange UIB x UTHM 2026 berhasil mencapai tujuannya dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional serta meningkatkan wawasan global mahasiswa di bidang arsitektur. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya integrasi antara pembelajaran berbasis lapangan, analisis akademik, serta pemahaman budaya dalam proses pendidikan. Melalui program ini, UIB dan UTHM kembali menegaskan komitmen untuk mengembangkan kerja sama berkelanjutan di masa depan, seperti pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, serta forum akademik internasional. Keterlibatan berbagai pihak juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depannya. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi di Universitas Internasional Batam. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berwawasan global.

International Relation Office

Universitas International Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri