UIB dan NTU Singapura Hadirkan Layanan Kesehatan Masyarakat Melalui Program Health Screening Internasional di Kampung Air

Penulis: Duke Paopathon Pardede (2461001) | Editor: Ambarwulan, S.T.

(Sumber: International Relation Office)

Universitas Internasional Batam (UIB) melalui International Relations Office (IRO) bersama Fakultas Kedokteran UIB berhasil berkolaborasi dengan Lee Kong Chian School of Medicine, Nanyang Technological University (NTU) Singapura, dalam menyelenggarakan Community Health Screening Program di Kampung Air, Batam, sebagai bagian dari rangkaian Academic Exchange, Cultural Immersion, and Community Health Screening Program 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada 9 dan 11 Juli 2026 ini merupakan bagian dari Project DAYA, sebuah Overseas Community Involvement Project (OCIP) yang diprakarsai oleh mahasiswa kedokteran NTU dengan fokus pada pelayanan kesehatan preventif, pengabdian kepada masyarakat, serta pembelajaran lintas negara. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar sekaligus memberikan pengalaman belajar berbasis praktik bagi mahasiswa dari kedua institusi. Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat, kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi kerja sama internasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan mendapat sambutan yang sangat antusias dari warga Kampung Air.

(Sumber: International Relation Office)

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali pada Kamis, 9 Juli 2026, melalui pelaksanaan Children’s Health Screening yang bertempat di Kapelas Gereja Kampung Air. Sejak pagi hari, masyarakat telah berdatangan bersama anak-anak mereka untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan secara gratis. Tercatat sekitar 110 anak mengikuti kegiatan ini, menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak usia dini. Mahasiswa kedokteran dari NTU Singapura bekerja sama dengan mahasiswa serta dosen Fakultas Kedokteran Universitas Internasional Batam dalam memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dan terstruktur. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, penilaian status gizi, pemeriksaan penglihatan, pemeriksaan kesehatan gigi, edukasi kebersihan tangan, hingga konsultasi kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta.

(Sumber: International Relation Office)

Salah satu keunggulan utama dari Project DAYA adalah pendekatannya yang menitikberatkan pada promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, bukan sekadar melakukan pemeriksaan medis. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya pola makan sehat, menjaga kebersihan diri, merawat kesehatan gigi, serta membiasakan diri menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Edukasi kesehatan dikemas melalui berbagai aktivitas interaktif, permainan edukatif, dan komunikasi yang menyenangkan sehingga proses belajar menjadi lebih menarik bagi anak-anak. Selain itu, peserta juga memperoleh makanan ringan sehat dan materi edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan preventif ini mencerminkan komitmen bersama antara UIB dan NTU dalam membangun masyarakat yang lebih sehat melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan sejak usia dini.

(Sumber: International Relation Office)

Program ini juga menjadi sarana pembelajaran internasional yang sangat berharga bagi mahasiswa dari kedua universitas. Mahasiswa kedokteran dari Singapura dan Indonesia bekerja secara kolaboratif dalam berbagai kelompok pelayanan sehingga dapat saling bertukar pengalaman, wawasan klinis, serta pendekatan komunikasi dengan masyarakat dari latar belakang budaya yang berbeda. Interaksi tersebut membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim lintas budaya, meningkatkan empati, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi yang sangat dibutuhkan dalam dunia kesehatan global. Seluruh proses pemeriksaan didampingi oleh dosen dan tenaga medis profesional dari kedua institusi untuk memastikan bahwa setiap layanan diberikan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku. Pengalaman ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi internasional mampu memperkaya proses pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman nyata di lapangan.

(Sumber: International Relation Office)

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada Sabtu, 11 Juli 2026, melalui pelaksanaan Adult Health Screening yang diselenggarakan di lokasi yang sama, yaitu Kapelas Gereja Kampung Air. Sebanyak 47 warga dewasa mengikuti pemeriksaan kesehatan komprehensif yang dirancang untuk mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit tidak menular sejak dini. Berbagai layanan kesehatan yang tersedia meliputi pemeriksaan tekanan darah, indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, kadar gula darah, pemeriksaan penglihatan, asesmen fisioterapi, konsultasi dokter, hingga edukasi kesehatan secara individual. Setiap peserta dapat mengikuti beberapa pos pemeriksaan sesuai kebutuhan sehingga memperoleh gambaran kondisi kesehatannya secara menyeluruh. Sistem pelayanan yang terorganisasi dengan baik membuat seluruh proses pemeriksaan berlangsung efektif tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(Sumber: International Relation Office)

Hasil pemeriksaan menunjukkan pentingnya pelaksanaan program kesehatan berbasis masyarakat sebagai langkah preventif dalam mendeteksi berbagai risiko penyakit. Beberapa peserta diketahui memiliki faktor risiko seperti hipertensi, kadar gula darah yang tinggi, obesitas, gangguan penglihatan, hingga keluhan muskuloskeletal. Setelah pemeriksaan selesai, seluruh peserta memperoleh konsultasi secara langsung mengenai pola hidup sehat, pengaturan nutrisi, aktivitas fisik yang sesuai, serta rekomendasi tindak lanjut apabila diperlukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan. Peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga diarahkan untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kegiatan tidak berhenti pada proses skrining semata, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh edukasi dan arahan yang tepat mengenai kondisi kesehatannya.

(Sumber: International Relation Office)

Selain pelayanan medis, kegiatan ini juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Para peserta memperoleh edukasi mengenai pencegahan penyakit kronis, pentingnya pola makan seimbang, aktivitas fisik yang teratur, serta pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan nasional. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai kondisi kesehatan mereka serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Diskusi yang berlangsung secara interaktif antara tenaga kesehatan dan masyarakat menciptakan suasana edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta. Pendekatan yang menggabungkan skrining, konsultasi, edukasi, dan rujukan ini sejalan dengan semangat Project DAYA dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sadar akan pentingnya kesehatan preventif.

(Sumber: International Relation Office)

Dari sisi kelembagaan, pelaksanaan Community Health Screening di Kampung Air menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat kerja sama antara Universitas Internasional Batam dan Nanyang Technological University Singapura. Melalui perpaduan kegiatan pertukaran akademik, service-learning, dan pengabdian kepada masyarakat, kedua institusi berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi internasional mampu memberikan manfaat yang nyata bagi dunia pendidikan sekaligus masyarakat luas. Keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat juga memberikan pengalaman profesional yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan akademik kedua universitas dan membuka peluang kerja sama lanjutan di bidang pendidikan kedokteran, penelitian, maupun program pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.

(Sumber: International Relation Office)

Secara keseluruhan, Community Health Screening Program di Kampung Air berhasil memberikan pelayanan kesehatan kepada lebih dari 150 warga, yang terdiri atas sekitar 110 anak-anak dan 47 peserta dewasa selama dua hari pelaksanaan kegiatan. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya antusiasme warga terhadap layanan kesehatan preventif yang dihadirkan melalui kolaborasi internasional. Lebih dari sekadar program pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini membuktikan bahwa internasionalisasi pendidikan tinggi dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Melalui inisiatif seperti Project DAYA, Universitas Internasional Batam terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi global, pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pembangunan kesehatan di Indonesia.

International Relation Office

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri