Webinar Pendidikan Kewarganegaraan UIB #1 Perkuat Pemahaman Mahasiswa tentang Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan

Penulis: Fajar Gumanty (2542105), Fatimah Az Zahra Firstarida Aghata (2512029) | Editor: Gilang Ananda,S.Kom.,.M.M

(LPPM) Universitas Internasional Batam (UIB) ini berlangsung secara daring melalui Microsoft Teams pada Selasa (30/6/2026) pukul 18.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi yang mengambil mata kuliah wajib universitas tersebut.

Mengusung tema “Kewarganegaraan Berintegritas di Era Digital”, webinar menghadirkan Dedi Jaya, S.H., M.H. sebagai narasumber dengan topik “Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan”. Pada sesi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter, integritas, serta kesadaran berbangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dalam pemaparannya, Dedi Jaya menjelaskan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi tidak hanya membahas konsep kewarganegaraan, konstitusi, maupun sejarah bangsa. Lebih dari itu, Pendidikan Kewarganegaraan merupakan proses pendidikan yang dirancang secara sadar dan sistematis untuk membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang berintegritas, memiliki kesadaran hukum, berkarakter kebangsaan, serta bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, komprehensif, dan rasional dalam menyikapi berbagai persoalan kebangsaan di era digital.

Gambar 1. Dedi Jaya, S.H., M.H. membuka perkuliahan dengan materi Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan.

Selain itu, narasumber menekankan bahwa hakikat Pendidikan Kewarganegaraan bukan sekadar menghafal teori, melainkan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini bertujuan membangun identitas kebangsaan melalui penguatan nilai keindonesiaan, pembentukan peradaban manusia (civility), serta peningkatan kesadaran hukum. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang bermartabat, menjunjung tinggi etika, menghargai keberagaman, serta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap tindakan.

“Kecerdasan akademik hanyalah alat, namun karakter dan kesadaran bernegaralah yang menentukan apakah alat tersebut digunakan untuk membangun bangsa atau justru menghancurkannya.”

— Dedi Jaya, S.H., M.H.

Gambar 2. Narasumber menjelaskan hakikat Pendidikan Kewarganegaraan sebagai proses internalisasi nilai-nilai Pancasila, civility, dan pembentukan karakter bangsa.

Materi dalam Webinar Pendidikan Kewarganegaraan UIB juga mengangkat pentingnya resiliensi nasional di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Dedi Jaya menegaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan menyaring informasi, menggunakan media digital secara bijak, serta tidak mudah terpengaruh oleh ideologi transnasional yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Tanpa landasan nilai yang kuat, kecerdasan dan akses informasi yang dimiliki mahasiswa berpotensi disalahgunakan, mulai dari penyebaran hoaks, polarisasi digital, hingga lunturnya rasa cinta tanah air. Oleh sebab itu, Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang beridentitas nasional kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan global.

Gambar 3. Materi mengenai nilai keindonesiaan, resiliensi nasional, dan pentingnya menjaga identitas bangsa di era globalisasi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi nilai-nilai kewarganegaraan dalam kehidupan digital, etika bermedia sosial, serta tantangan menjaga persatuan bangsa di tengah perkembangan teknologi. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus menghubungkan teori yang dipelajari dengan berbagai fenomena yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Webinar Pendidikan Kewarganegaraan UIB ini, mahasiswa memperoleh pemahaman awal mengenai ruang lingkup dan tujuan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai mata kuliah yang berorientasi pada pembentukan karakter bangsa. LPPM Universitas Internasional Batam berharap rangkaian perkuliahan selama satu semester dapat melahirkan generasi muda yang berintegritas, memiliki kesadaran konstitusional, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan akademik, sosial, maupun profesional. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi warga negara yang aktif, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri