Penulis: Ariel Hutapea (2412023) | Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,M.M

Memasuki hari kedua, Minggu, 26 Juli 2026, antusiasme peserta dan pengunjung tetap tinggi untuk mengikuti rangkaian kegiatan PALIMPSEST 2026. Kegiatan kembali diawali dengan Exhibition Open, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat, mahasiswa, dosen, serta praktisi untuk menikmati berbagai karya arsitektur yang dipamerkan oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam (UIB). Seperti pada hari sebelumnya, jalannya acara dipandu oleh Faqih Bintang Haqqani dan Qonita Firdausy selaku Master of Ceremony (MC), yang mengarahkan setiap rangkaian kegiatan dengan komunikatif sehingga suasana acara tetap interaktif dan kondusif hingga akhir pelaksanaan.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Project Showcase yang menampilkan lima karya mahasiswa dengan pendekatan desain yang beragam. Setiap tim mempresentasikan latar belakang proyek, konsep perancangan, proses pengembangan desain, hingga solusi arsitektural yang ditawarkan dalam menjawab berbagai isu dan kebutuhan ruang di masyarakat.
(Show Case Project Mahasiswa Hari Kedua)
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Project Showcase yang menampilkan lima karya mahasiswa dengan pendekatan desain yang beragam. Pada sesi ini, setiap tim mempresentasikan latar belakang proyek, konsep perancangan, proses pengembangan desain, hingga solusi arsitektural yang ditawarkan sebagai jawaban atas berbagai isu dan kebutuhan ruang di masyarakat. Sesi presentasi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan dalam menyampaikan gagasan desain kepada dosen, praktisi, dan para pengunjung.
Presentasi pertama dibawakan oleh Neil, yang memperkenalkan proyek Octagon House. Melalui pemaparannya, Neil menjelaskan konsep hunian modern dengan pendekatan bentuk geometris yang inovatif, pemanfaatan ruang yang efisien, serta desain yang mampu memberikan pengalaman ruang yang nyaman dan fungsional bagi penghuninya.
Selanjutnya, Lilik mempresentasikan proyek Tropical Sloping Roof House. Dalam presentasinya, Lilik menjelaskan konsep hunian tropis yang mengoptimalkan bentuk atap miring sebagai respons terhadap kondisi iklim Indonesia, dengan memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta perlindungan terhadap panas dan curah hujan.
Project showcase berikutnya menghadirkan Cresia yang mempresentasikan karya Asa Kizuna. Proyek ini mengangkat konsep ruang yang menitikberatkan pada hubungan antarmanusia, kebersamaan, serta terciptanya lingkungan yang harmonis melalui pendekatan desain yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Sesi kemudian dilanjutkan dengan presentasi proyek Heal & Learn oleh Vineeta, Evelyn, Kory, dan Susanto. Tim menjelaskan konsep fasilitas yang mengintegrasikan fungsi pembelajaran dan penyembuhan dalam satu kawasan, dengan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, serta proses edukasi melalui penataan ruang yang nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.

(Show Case Project Mahasiswa Hari Kedua)
Sebagai penutup sesi Project Showcase hari kedua, Fauziah, Ariel, Ocha, dan Merlisa mempresentasikan proyek Jong Berlabuh. Tim mengangkat konsep desain yang memadukan nilai-nilai budaya lokal dengan pendekatan arsitektur kontemporer, sehingga menghasilkan rancangan yang tidak hanya memiliki identitas yang kuat, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan ruang masyarakat secara berkelanjutan.
Seluruh sesi presentasi berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi dan tanya jawab antara presenter, dosen, praktisi, serta pengunjung yang hadir. Berbagai apresiasi, kritik, dan saran yang diberikan menjadi pengalaman berharga bagi setiap tim dalam menyempurnakan gagasan desain sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi profesional mereka. Melalui Project Showcase ini, mahasiswa tidak hanya memamerkan hasil karya, tetapi juga menunjukkan proses berpikir, inovasi, dan kemampuan memecahkan permasalahan melalui pendekatan arsitektur yang kreatif dan solutif.

(Foto Bersama dan Penutupan Kegiatan Palimpsest 2026)
Sebagai penutup seluruh rangkaian PALIMPSEST 2026, diselenggarakan Awarding & Closing Ceremony sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang telah menampilkan karya terbaiknya, serta kepada seluruh panitia, narasumber, sponsor, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Suasana penutupan berlangsung penuh kehangatan, ditandai dengan penyerahan penghargaan, foto bersama seluruh panitia, narasumber, peserta, dan pengunjung, serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan PALIMPSEST 2026.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pada pukul 21.00 WIB, PALIMPSEST 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran karya mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi inspirasi, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kolaborasi antara dunia akademik, praktisi, dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam dalam mendukung lahirnya generasi arsitek yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Program Sarjana Arsitektur
Universitas Internasional Batam


