PALIMPSEST 2026 UIB: Mahasiswa Arsitektur Tampilkan Karya Inovatif dan Inspiratif dalam Pameran Kreativitas

Penulis: Ariel Hutapea (2412023) | Editor: Gilang Ananda, S.Kom.,M.M

Batam, 25–26 Juli 2026 Program Studi Arsitektur Universitas Internasional Batam (UIB) sukses menyelenggarakan PALIMPSEST 2026 yang mengusung tema “Layers of Thought, Space, and Time” di Muso Art Cafe, Batam. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil karya desain arsitektur sekaligus membangun ruang diskusi bersama praktisi dan akademisi mengenai perkembangan dunia arsitektur kreatif.

PALIMPSEST 2026 menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang menggabungkan pameran karya, project showcase, talk show, hingga sesi penghargaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan hasil eksplorasi desain kepada masyarakat, tetapi juga mendapatkan masukan langsung dari para profesional di bidang arsitektur dan industri kreatif.


(Opening Ceremony dan Talk Show Bersama MC, Anggota IAI dan RUBI)

Pada hari pertama, Sabtu, 25 Juli 2026, kegiatan diawali dengan Exhibition Open yang memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk menikmati berbagai karya mahasiswa Arsitektur Universitas Internasional Batam yang dipamerkan di Muso Art Cafe. Seluruh rangkaian kegiatan PALIMPSEST 2026 dipandu dengan komunikatif dan interaktif oleh Faqih Bintang Haqqani dan Qonita Firdausy selaku Master of Ceremony (MC), yang mengarahkan jalannya acara sejak hari pertama hingga penutupan pada hari kedua. Dengan pembawaan yang hangat dan profesional, keduanya berhasil menciptakan suasana yang kondusif serta menjaga kelancaran setiap sesi kegiatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Opening Ceremony sebagai penanda resmi dibukanya PALIMPSEST 2026. Setelah seremoni pembukaan, MC memandu peserta memasuki sesi Talk Show bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang membahas perkembangan profesi arsitek, tantangan dunia kerja, serta pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam praktik arsitektur masa kini. Antusiasme peserta terus berlanjut pada sesi Talk Show bersama RUBI, yang menghadirkan wawasan mengenai implementasi kreativitas, pemanfaatan teknologi, serta peluang kolaborasi antara dunia akademik dan industri kreatif. Setiap sesi berlangsung secara interaktif dengan dipandu oleh MC, sehingga tercipta komunikasi yang aktif antara narasumber dan para peserta.


(Project Showcase dari mahasiswa Arsitektur)

Memasuki sesi utama, mahasiswa menampilkan hasil eksplorasi desain mereka melalui Project Showcase, yang menjadi salah satu agenda utama PALIMPSEST 2026. Pada sesi ini, setiap tim diberikan kesempatan untuk mempresentasikan konsep perancangan di hadapan dosen, praktisi, mahasiswa, serta para pengunjung pameran. Presentasi tidak hanya berfokus pada hasil akhir desain, tetapi juga mengulas latar belakang permasalahan, proses analisis, pengembangan konsep, hingga solusi arsitektural yang ditawarkan untuk menjawab isu-isu yang diangkat dalam masing-masing proyek.

Project showcase pertama menghadirkan karya berjudul “Healing Nexus” yang dipresentasikan oleh Willy, Rinah, Seprina, dan Ismi. Tim memaparkan konsep desain yang mengedepankan terciptanya ruang yang mampu mendukung proses pemulihan melalui pendekatan arsitektur yang berorientasi pada kenyamanan pengguna, keterhubungan dengan alam, serta kualitas ruang yang menenangkan.

Selanjutnya, proyek “Marina Creative Center” dipresentasikan oleh Tan, Erlangga, dan Rafly. Melalui karya ini, tim menawarkan gagasan sebuah pusat kreativitas yang dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi masyarakat, dengan mengintegrasikan fungsi edukasi, seni, dan aktivitas kreatif dalam satu kawasan yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Presentasi berikutnya menampilkan proyek “Reventive Hospital” yang disampaikan oleh Alda, Muthia, dan Afwan. Dalam paparannya, tim menjelaskan konsep fasilitas kesehatan yang mengedepankan desain yang fungsional, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan pasien serta tenaga medis, sehingga mampu menciptakan lingkungan penyembuhan yang lebih optimal.

Sebagai penutup sesi Project Showcase hari pertama, Joceslyn, Riska, dan Angelin mempresentasikan proyek “Arvana”. Karya ini menampilkan pendekatan desain yang menggabungkan nilai estetika, keberlanjutan, serta inovasi dalam menciptakan ruang yang mampu menjawab kebutuhan pengguna sekaligus memberikan pengalaman ruang yang berkualitas.

Selama sesi berlangsung, setiap tim memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan para narasumber, dosen, dan pengunjung melalui sesi tanya jawab. Berbagai masukan, kritik, dan apresiasi yang diberikan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kualitas desain, memperkuat kemampuan komunikasi profesional, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mempresentasikan gagasan arsitektur kepada publik.


(Penutupan hari Pertama)

Rangkaian kegiatan pada hari pertama ditutup dengan Exhibition Tour, yang menjadi kesempatan bagi para pengunjung untuk mengamati secara langsung seluruh karya arsitektur yang dipamerkan oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur UIB. Dalam sesi ini, para mahasiswa berperan sebagai presenter yang menjelaskan latar belakang proyek, konsep perancangan, proses desain, hingga berbagai pertimbangan yang melandasi setiap keputusan desain kepada para pengunjung. Interaksi yang terjalin berlangsung secara aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga menciptakan pertukaran ide serta wawasan antara mahasiswa, dosen, praktisi, dan masyarakat yang hadir.

Suasana pameran semakin semarak dengan antusiasme pengunjung yang memberikan apresiasi serta berbagai masukan konstruktif terhadap karya-karya yang dipamerkan. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi profesional, memperluas jaringan, serta memperoleh perspektif baru dari berbagai kalangan mengenai hasil karya yang telah mereka kembangkan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari pertama, seluruh narasumber, dosen, panitia, mahasiswa, dan para audiens mengabadikan kebersamaan melalui sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan hari pertama sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi yang terbangun selama PALIMPSEST 2026. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, pameran hari pertama resmi ditutup pada pukul 22.00 WIB, sebelum kembali dibuka pada hari berikutnya dengan agenda yang tidak kalah menarik.

 

Program Sarjana Arsitektur

Universitas Internasional Batam

Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
(0778) 7437111
Temukan kami

Telusuri